System Melawan Takdir

System Melawan Takdir
Ch 111 : Membunuh Ahli Ranah Saint Heavenly


__ADS_3

'Teknik Dewa Api Penghancur Bintang' merupakan teknik yang sangat kuat dan sangat disegani di Alam Dewa.


Umumnya teknik ini akan membantu penggunanya semakin kuat bila emosi maupun semakin terpojok penggunanya akan semakin kuat dan membuat banyak terobosan.


Sekarang posisi Fam Zhanze cukup terpojok dan emosinya meluap dengan deras. ini disebabkan oleh Rey yang kini tengah dipukuli oleh Asura bermata perak.


Saint Qi didalam dantian Fam ZhanE semakin deras dan tidak lama Fam Zhanze merasakan Saint Qinya meledak. ia tersenyum dan tertawa keras.


Akhirnya dirinya telah mencapai Ranah Saint Orde Ketiga dan ledakan Saint Qi membuat dirinya memiliki banyak Saint Qi. Asura bermata merah dan biru sangat terkejut dan semakin waspada.


"Baiklah kalian berdua akan merasakan kekuatanku, Api Pembakar Bintang!!" Teriak Fam Zhanze yang membuat dua Asura gemetar seketika.


Semburan Api berwarna putih sangat mencolok, dua Asura langsung menyiapkan teknik terkuat mereka "Penghalang Air Asura!!, Ledakan Saint Qi!!".


Fam Zhanze tetap maju meski didepannya ada ledakan Saint Qi yang cukup kuat dan berkemungkinan untuk membuat dirinya terpental.


Ledakan Saint Qi dengan mudah dihancurkan oleh Fam Zhanze, penghalang air bahkan langsung lenyap dengan lambaian tangan dari Fam Zhanze dan dua Asura hanya bisa berlari.


Mereka berdua terus menerus berlari, Fam Zhanze bahkan mengejar seperti binatang buas dan ini membuat Formasi dari Asura itu runtuh.


"Mau lari kemana kalian ha!!" Teriak Fam Zhanze sambil melesatkan banyak api kearah mereka berdua.


Para Ahli yang menyaksikan dua Asura yang berada di Ranah Saint King dikejar oleh Ahli Ranah Saint dan ini membuat parah Ahli tersenyum canggung.


"Bajingan!!, kerjarlah dia jangan kejar aku!!".


"Bodoh!!, kejarlah dia!!!".


Dua Asura itu saling adu mulut dan terus menerus bertengkar. Asura perempuan tidak tahan dengan sikap rekannya, ia melesat dengan cepat kearah Fam Zhanze.


Fam Zhanze langsung menyerang dengan ganas tapi serangan Fam Zhanze berhasil ditahan oleh Asura perempuan itu dan tidak meninggalkan bekas sedikitpun.


"Kalian!!" Teriakan dari Asura perempuan membuat dua Asura tidak lagi bertengkar dan mereka bergabung dengan Asura perempuan.

__ADS_1


"Kau sangat kuat dan mendominasi" Puji Asura perempuan sambil terkekeh.


Fam Zhanze menyeringai "Memang aku kuat namun kau lebih kuat kan".


Mereka berdua tertawa dengan aura yang saling bertabrakan dan Saint Qi yang sudah bocor. dalam hitungan detik, mereka berdua melesat dengan cepat dan menyebabkan banyak getaran dilangit.


Disisi Rey yang kini terpojok, ia tadi melihat sekilas bahwa Fam Zhanze sedang terpojok dan dirinya juga sama. Rey yang saat ini masih terkena serangan Asura bermata perak mulai sedikit emosi.


Rey akhirnya merasa tidak punya pilihan lagi 'Transformasi Asura!!'.


Seketika aura kuat langsung muncul diseluruh tubuh Rey, Asura bermata perak bahkan langsung menjauhi Rey dan memiliki tatapan waspada.


"Aura apa ini?, aura ini sangat familiar dan terasa amat menekan garis keturunanku" Gumam Asura bermata perak dengan wajah yang sangat buruk.


Asura perempuan, Asura bermata merah, Asura bermata biru dan Asura berbadan kekar juga merasakan tindasan garis keturunan. mereka bertiga memiliki garis keturunan palsu dan Asura perempuan memiliki garis keturunan murni.


Jelas Asura perempuan itu sangat tertekan, ini seperti garis keturunan asli dari Patriak Klan Asura dan bahkan mereka tidak bisa berkata apa-apa.


Rey yang tengah memakai Transformasi Asuranya merasakan bahwa dirinya semakin kuat dan Saint Qinya sangat melimpah. rambutnya telah berubah menjadi warna perak.


"Baiklah bisa kita serius sekarang?" Rey tersenyum lalu melesat kearah Asura bermata perak, Asura bermata perak juga langsung melesat kearah Rey.


Mereka saling beradu domain asli dan juga adu serangan. terlihat bahwa Asura bermata perak cukup tertekan dan bahkan Rey hanya terlihat seperti bermain-main.


"Siapa kau!!, mengapa memiliki garis keturunan Ras Asura?" Tanya Asura bermata perak sambil terus menerus bertarung melawan Rey.


Rey menyeringai "Kau tidak layak untuk mengetahui identitasku".


Rey langsung memakai Lima Warna Pedang Iblis dengan sangat ahli dan bahkan Gu Lannya sudah mulai cukup terkendali. Asura bermata perak kini berkali-kali terkena tebasan.


[Master dimohon untuk segera menyelesaikan pertarungan, jika tidak konsekuensinya akan berat]


Rey mengangguk ringan, ia tahu bahwa Transformasi Asura tidak akan bertahan lama dan juga tahu bahwa jika terlalu lama memakai Transformasi Asura. Rey akan mengalami cedera seperti waktu lalu.

__ADS_1


"Padatkan!!" Teriak Rey lalu Saint Qinya memadat dan bersiap untuk melesatkan kearah Asura bermata perak.


"Kau ingin mengakhiri pertarungan ini ya?, baiklah akan kuladeni dirimu, Teknik Pembakar Saint Qi Asura!!" Seketika lonjakan Saint Qi dari Asura bermata perak langsung meledak.


Asura bermata perak terlihat sangat kuat dan juga sangat mendominasi. domain asli miliknya dengan domain asli milik Rey saling bertabrakan dan terus menerus saling menekan.


"Padatkan!!" Teriak Asura bermata perak, mereka berdua sudah memadatkan Saint Qi mereka didalam telapak tangan mereka dan bersiap untuk serangan akhir.


"HAA!!" Teriak mereka berdua yang sudah merasa cukup untuk serangan terakhir, ledakan dari tabrakan serangan mereka berdua membuat tanah bergetar dan langit seolah runtuh.


"DUAR!!!!!!".


Debu-debh berterbangan, banyak Ahli mulai menghindari area sekitar dan mencari ditempat yang aman. Asura perempuan dengan Asura lainnya juga menjauh.


Fam Zhanze, Fam San dan pihak mereka juga ikut menjauh. mereka masih tidak tahu siapa yang mati dan siapa yang menang.


Fam Zhanze dan Fam San tertawa cukup keras "Hahaha!!, seperti yang diharapkan oleh Tuan".


Mereka berdua melesat kearah debu itu, mereka membawa Rey yang sudah berbentuk manusia dan juga mengalami banyak luka dikujur tubuhnya.


"A-aku menang!!" Teriak Rey sambil membanggakan dirinya dan bahkan Fam Zhanze beserta Fam San berteriak kegirangan.


Empat Asura yang seperti pemimpin sangat terpukul, mereka melihat Asura bermata perak yang perlahan-lahan menjadi debu dan jiwanya langsung hancur.


Inilah konsekuensi dari membakar Saint Qinya, empat pemimpin itu ingin pergi namun sebuah formasi telah menyelimuti sekitar dan membuat mereka tidak bisa pergi.


"Kita hanya bisa bertarung sampai mati" Asura perempuan cukup menghela nafas dan tiga Asura lainnya mengangguk.


Melihat empat Pemimpin Asura yang tersisa masih ingin lanjut untuk bertarung, Asura abnormal lainnya juga akan bertarung sampai mati dan membuat pihak manusia mengalami banyak kerugian.


Rey merasakan garis keturunan dari Asura perempuan cukup dekat dengan Transformasi Asuranya.


To Be Continued

__ADS_1


Makasih Readers yang sudah membaca Novel saya jangan lupa Like sama Komen dan Favorit ya Readers makasih 😁😁


__ADS_2