
Kini Rey yang mempersilahkan Xue Yin masuk dengan hormat dan juga senyuman yang khas hingga membuat Xue Yin berfikir dia bukan Rey.
Kini Rey dan Xue Yin sudah berada di tempat ruang tamu didalam mansion Rey. "Ada kedatangan apa nona Xue Yin kesini?" Tanya Rey sambil menyajikan minuaman. "Panggil saja Yin, aku datang kesini ingin berlatih tanding denganmu" Balas Xue Yin sambil menatap Rey tajam.
"Hmmm.., baiklah aku juga sedang ingin mencari seorang yang mau menjadi latih tandingku" Ujar Rey yang menang beneran ingin mencari seorang untuk latih tanding karena menurutnya gerakan pedangnga kurang rapi dan masih ada yang kurang. "Baiklah apakah bisa kita mulai sekarang?" Balas Xue Yin sambil mengeluarkan pedang dari cincinnya.
"Baiklah mari ikut saya" Ujar Rey kemudian membawa Xue Yin ke area luas yang dikhususkan untuk berlatih dan latihan tanding. "Baiklah kita mulai" Balas Xue Yin kemudian melesat dengan cepat ke arah Rey.
Rey juga langsung dengan cepat melesat, kini murni pertarungan menggunakan pedang tanpa energi murni dan artefak yang meningkatkan kekuatan.
"Pedang seribu bayangan" Ujar Rey kini mulai menggunakan seni bela diri. "Lingkaran Pedang Roh" Balas Xue Yin membuat sebuah lingkaran untuk menahan serangan dari Rey.
"Tring"." Tring". suara tangkisan pedang kini membuat Rey langsung mencari celah, Rey yang menemukan celah langsung melesat dengan cepat, Rey kini langsung menendang perut Xue Yin dengan cepat namun ditampis oleh Xue Yin. "Bug". Xue Yin kini terpental beberapa cm.
Rey kini juga langsung dengan cepat melesat kearah Xue Yin dan mengarahkan pedangnya ke hadapan Xue Yin. "Tebasan Satu Arah" Ujar Xue Yin menggunakan seni bela diri yang kuat dan menekan. "Shadow Step" Balas Rey kemudian menghindari serangan Xue Yin dengan cepat meski begitu ia masih terkena serabgannya dan bajunya sedikit robek.
"Sepertinya nona Xue Yin semakin kuat, saya benar-benar akan serius sekarang" Ujar Rey kemudian mulai menggunakan Qinya ia langsung melesat dengan cepat. "Tring"." Tring'. suara brnturan pedang kini membuat Rey semakin semangat karena Xue Yin sekarang sangat tertekan karena perbedaan jauh Qinga dan Qi Rey.
Selang beberapa saat kini Xue Yin terengah-engah dan Rey hanya bersantai. "Sepertinya kanu sangat kuat Rey, saat aku berlatih tanding denganmu, aku mulai mengerti perbedaan kekuatan kita" Ujar Xue Yin yang memasukkan pedangnya kesarungnya dan kedalam cincin. "Kamu juga lumayan Yin, giatlah berlatih dan kamu pasti menjadi orang yang kuat" Balas Rey dengan sopan.
__ADS_1
"Hahahah!!!, kalian berdua benar-benar menyuguhkan pemadangan yang indah" Ujar suara yang tidak lain adalah Kepala Sekte. "Hormat kepala sekte" Balas Rey dan Xue Yin memberiks hormat.
"Bangunlah, aku kesini karena tidak sengaja mendengar sebuah pertarungan" Ujar Ketua Sekte. "Kalian adalah masa depan sekte, aku menjadi sangat bangga disaat kalian begitu akrab" Lanjut Ketua Sekte kemudian meninggalkan Rey dan Xue Yin.
"Baiklah mari masuk, ingin beristirahat sebentar?" Tanya Rey. "Baiklah aku akan beristirahat sebentar" Balas Xue Yin mengikuti Rey masuk kedalam mansion.
Kini Rey dan Xue Yin sudah berada di ruang tamu untuk bermeditasi memulihkan energi Qi mereka.
Selang beberapa saat kini Rey sudah mulai membuka mata. "Semua Qiku sudah pulih" Gumam Rey memandang Xue Yin yang belum selesai bermeditasi. "Apa yang akan kamu lakukan selanjutnya?" Tanya Rey yang melihat Xue Yin sudah membuka mata dan malu saat ditatap Rey.
"I-ini kenapa kamu sangat berbeda disaat diarena?" Balas Xue Yin sambil bingung dengan sikap Rey yang sama sekali tidak bersikap dingin kepadanya. "Kalau soal itu aku hanya menjaga image, diluar aku akan kelihatan dingin dan jika tidak diluar tentu saja bersikap lembut apalagi jika berhubungan soal cewek secantik dirimu tentu aku akan bicara dengan lembut" Ujar Rey membuat Xue Yin menjadi malu dan wajahnya memerah.
"Hahaha!!, aku bercanda jadi apa yang akan kamu lakukan kedepannya?" Tanya Rey. "Aku ingin bersiap-siap untuk pertarungan antar sekte" Balas Xue Yin.
Rey yang sampai sekarang masih terdiam dan memikirkan dengan keras bahwa jika dia bisa mendapatkannya mungkin akan sangat indah hidupnya. "Sepertinya aku akan berlatih dan besok berlatih tanding lagi" Gumam Rey kemudian mulai bermeditasi lagi didalam kamarnya.
"Sepertinya pemuda ini mulai terpikst dengan putriku jika begitu aku akan mendukungnya" Gumam seseorang dari atas yang tidak lain adalah Patriak Klan Xue yang memakai seni bela diri rahasia dari Klan Xue.
7 Hari telah berlaku kini Rey selalu berlatih tanding dengan Xue Yin dan selalu merasa bahwa keahlian berpedangnya sudah semakin sangat kuat.
__ADS_1
Keseharian Rey hanya mandi, makan, berlatih dan bermeditasi.
Xue Yin juga begitu pula karena Patriak Xue sudah tahu bahwa Xue Yin akan berlatih tanding dengan Rey, ia merasa anaknya akan cukup dekat dengan Rey dan mungkin saja Rey bisa ditarik kedalam keluarganya dan menjadi bagian dari keluarga Xue.
Begitu pula dengan Xue Yin yang kini sering menghabiskan waktu dengan Rey mulai dari makan, berlatih, mengobrol dan lain-lain hingga membuat rumor mengatakan mereka sepasang kekasih.
Ini juga membuat beberapa murid inti marah karena Xue Yin disukai oleh salah satu murid inti dan juga salah satu dari top 5 besar di murid inti.
Meski begitu Xue Yin selalu menolak dan murid inti itu tidak bisa melakukan apa-apa karena ayah Xue Yin adalah patriak klan Xue.
Pemuda yang menyukai Xue Yin adalah dari Klan Gu dan juga tuan muda pertama dari Klan Gu yang memiliki bakat yang bagus hingga disebut sebagai turunan surgawi.
Rey yang mendengar rumor-rumor tidak memperdulikan hal itu dan malah semakin hari semakin dekat dengan Xue Yin bahkan sekarang Xue Yin sering menginap di mansion Rey.
Mereka juga mendapatkan izin dari ketua sekte dan orang yang berkaitan seperti ayah Xue Yin.
Fam Shiro yang mengamati Rey kini sudah yakin bahwa Rey adalah cucunya yang hilang karena sikap menggoda dan ahli dalam menaklukkan hati cewek adalah keahlian tersendiri milik Fam Rey cucunya.
Fam Shiro kini mulai mencari siapa yang membuang cucunya, meskipun itu orang yang sangat kuat Fam Shiro akan tetap membunuhnya dan meskipun keluarganya ia akan tetap membunuhnya.
__ADS_1
End
Makasih Readers yang sudah membaca Novel saya jangan lupa Like sama Komen ya Readers makasih 😁😁