System Melawan Takdir

System Melawan Takdir
Ch 42 : Bersiap Menuju Reruntuhan Kuno


__ADS_3

"Ohh.., ya tuan saya mendengar rumor tentang sebuah reruntuhan kuno yang berada didekat Sekte Seribu Pedang akan dibuka dalam waktu setengah tahun" Kata Fam Yuan.


Rey sedikit terkejut tentang sebuah reruntuhan kuno yang akan terbuka dalam waktu dekat dan juga Rey sebenarnya ingin segera menyelesaikan urusannya di Kekaisaran Phoenix Suci ini.


"Reruntuhan kuno ya?, apakah kamu bisa menjelaskan rincian tentang reruntuhan kuno ini?" Tanya Rey sambil memegang dagunya.


"Baiklah tuan saya akan menjelaskan rinciannya" Balas Fam Yuan kemudian menjelaskan tentang reruntuhan kuno ini.


Reruntuhan kuno ini disebut sebagai reruntuhan seorang yang berada di Ranah Kaisar, menurut rumor mengatakan bahwa reruntuhan kuno ini tempat makam seorang Kultivator Ranah Kaisar dan menurut rumor juga mengatakan bahwa banyak harta karun.


Rey sendiri tertarik dengan harta karun yang berada didalam reruntuhan kuno namun Rey masih belum tahu jenis bahaya apa yang akan datang kepadanya saat berada di reruntuhan kuno dan makhluk seperti apa yang menjaganya.


Fam Yuan juga menjelaskan bahwa reruntuhan kuno ini dulu pernah muncul dalam dua dekade yang lalu dan menewaskan hampir 80% Kultivator yang masuk.


Menurut kultivator yang kembali selamat didalam reruntuhan kuno ini ada sebuah penghalang petir yang menyambar siapapun yang ingin masuk lebih dalam dan terdapat banyak monster yang kuat.


Kultivator yang masuk hanya diperbolehkan di Ranah Keilahian saja, diatas itu akan tersambar petir hingga mati dan umurnya tidak boleh lebih dari 25 tahun keatas.


Reruntuhan kuno yang berhasil dijelajahi hanya sampai pintu kelima, menurut ahli yang dulu pernah kesana reruntuhan kuno ini memiliki banyak area dan lima pintu itu hanya awalan saja.


Para ahli yang berhasil keluar dari reruntuhan kuno mendapatkan banyak harta dan kultivasi mereka meningkatkan sangat pesat. juga kebanyakan ahli akan mengirimkan murid mereka karena mereka cukup tahu sedikit tentang reruntuhan kuno.


Fam Yuan juga bilang bahwa yang akan berpartisipasi dalam reruntuhan kuno bukan hanya Sekte Seribu Pedang saja, melainkan semua Sekte kelas satu maupun dua yang berada di dekatnya dan terkadang ada Sekte yang jauh juga.


Sekte yang sering berpartisipasi masuk reruntuhan kuno biasanya Sekte Kelas Satu yang tidak lain adalah Sekte Naga Angin, Sekte Awan Cerah, Sekte Singa Emas dan Sekte Api Membara.


Sekte Hati Es juga terkadang berpartisipasi namun hanya jarang karena mereka hanya memiliki sedikit murid, Sekte Hati Es hanya memiliki murid perempuan dan tidak memiliki murid laki-laki.

__ADS_1


Juga ada orang dari Kekaisaran Phoenix Suci yang ikut, Sekte Seribu Pedang juga ikut maupun Klan kecil maupun besar lainnya dan juga ada Aula bernama Aula Kekosongan yang sangat mendominasi.


Menurut Fam Yuan diatas Sekte Kelas Satu adalah Aula yang sangat mendominasi, biasanya disetiap Aula memiliki ahli yang kuat dan sangat jarang muncul jika hanya masalah dunia.


Aula Kekosongan adalah aula yang terkuat yang berada dibenua tengah namun mereka memiliki saingan yaitu Aula Cahaya Kebaktian yang merupakan kekuatan yang bisa mengimbanginya.


Dua Aula ini cukup kuat untuk mengguncang benua tengah namun mereka tidak melakukannya karena ada sebuah perjanjian tidak tertulis yang akan membinasakan mereka jika terjadi perkelahian dan akan membantai disetiap aula.


Namun dua Aula ini hanyalah kekuatan yang sepele di benua utama menurut Fam Yuan yang tahu dimana tempat benua utama itu dan menjelaskan bahwa didunia utama sangatlah mengerikan.


"Jadi begitu aku tidak menyangka bahwa reruntuhan kuno ini akan dimasuki oleh banyak kekuatan besar" Kata Rey sambil menggelengkan kepalanya.


"Tenang saja tuan, saya akan membantu anda bila anda kesulitan dan saya akak selalu bersama anda sehidup semati" Balas Fam Yuan sambil bereksperisi tersenyum.


"Tidak perlu kali ini aku akan datang sendiri karena aku telah lama tidak berpetualang dan membuat seluruh badanku sakit bila tidak bergerak" Kata Rey sambil tersenyum karena ia akan berlatih dengan giat untuk meningkatkan kekuatannya.


Fam Yuan mengangguk kemudian pergi meninggalkan kamar Rey dan menghilang dengan cepat. Rey sendiri kini berada di ruangan jiwanya dan ingin berlatih di ruangan jiwa saja.


"Tuan kenapa anda kesini?" Tanya Bai Long yang dengan cepat mengetahui keberadaan Rey.


"Aku ingin melatih Roh Bela Diriku" Balas Rey singkat kemudian melihat Pedang biru yang besar.


"Ohh ya Bai Long apakah aku bisa mempelajari ilmu bela diri bila aku berada di dunia jiwa?" Tanya Rey sambil melihat sekeliling Pedang biru.


"Anda bisa mempelajarinya tuan, namun perlu diketahui bahwa anda hanya bisa berada di dunia jiwa selama seminggu sekali dan butuh beberapa jam lagi untuk kembali kesini" Balas Bai Long.


Rey mengangguk kemudian mulai berlatih Roh Bela Dirinya yang sekarang sudah bisa digerakan dan nampak sangat mendominasi disetiap ayunanya.

__ADS_1


Setengah tahun telah berlalu sejak Rey berlatih di dunia jiwa, kini Rey sendiri telah mencapai penguasaan Roh Bela Diri dengan sangat baik dan memiliki pemahaman tentang Pedang dengan sangat baik.


Rey kini beridiri didepan gunung yang sangat besar dan sangat kokoh. didunia jiwa rupanya terdapat sebuah dunia kecil yang masih seperti zaman purba dan terdapat banyak gunung.


"Heaven Splitter!!" Teriak Rey dengan cepat memgayunkan pedangnya dan sebuah pedang berbentuk sabit dengan cepat membelah gunung menjadi dua bagian.


"BOOMM!!".


Ledakan itu membuat dunia itu dengan cepat terbelah menjadi dua dan nampak tebasan yang sangat indah.


"Selamat tuan telah memahami ilmu bela diri anda semakin ahli dan sangat mendominasi" Puji Bai Long yang mendekati Rey dan tersenyum cerah.


"Tidak ini hanya bagian kedua dari Heaven Splitter" Balas Rey kemudian kembali ke dunia jiwa tempat Pedang berada.


"Baiklah aku sudah disini selama setengah tahun, aku perlu kembali untuk bersiap menuju ke reruntuhan kuno" Gumam Rey kemudian keluar dari dunia jiwa.


Rey membuka matanya dengan perlahan-lahan, Rey terkejut saat melihat Fam Yuan yang sudah berada didepannya dan nampak sangat bersemangat.


"Bagaimana dengan persiapan menuju ke reruntuhan kuno?" Tanya Rey sambil memegang dagunya.


"Semuanya sudah dipersiapkan anda bisa langsung melihat semua orang yang akan berpartisipasi memasuki reruntuhan kuno" Balas Fam Yua sambil tersenyum cerah.


Setengah tahun Rey melatih dirinya, ia kini merasa cukup kuat untuk melawan ahli di Ranah Keilahian dengan bantuan Roh Bela Dirinya yang sudah ditingkatkan ketingkat Xuan tingkat Enam.


To Be Continued


Makasih Readers yang sudah membaca Novel saya jangan lupa Like sama Komen dan Favorit ya Readers makasih 😁😁

__ADS_1


__ADS_2