System Melawan Takdir

System Melawan Takdir
Ch 116 : Serangan Diam-Diam


__ADS_3

Untungnya tidak ada hukum alam lagi jika tidak Rey hanya biasa menggunakan Transformasi Asuranya untuk menahan hukum alam berikutnya jika ada.


Karena terobosan yang membuat Rey langsung naik ke Ranah Saint Heavenly Orde Ketiga, aliran Saint Qinya cukup deras dan juga tidak stabil.


Rey duduk bersila kemudian bermeditasi untuk menstabilkan Saint Qinya yang tidak stabil, Fam Zhanze dan Fam San beserta Fam Xu sangat senang karena Rey berhasil menerobos.


Disisi para Ahli terutama Xiang yang kepalanya sangat pusing karena Rey telah naik ke Ranah Saint Heavenly dengan cukup mudah dan hanya kehabisan Saint Qi.


Ji Bai terkekeh melihat Xiang yang memegang kepalanya "Saudara Xiang kesepakatan kita".


Xiang menoleh lalu menghela nafas panjang dan berkata pelan "Baiklah dengan ini saya Xiang Kaou bersumpah untuk bekerja sama dengan Ras Manusia, jika saya melanggarnya kultivasi saya akan hilang tersambar petir".


Ji Bai mengangguk saat sebuah energi hangat mengalir kedalam butuh Xiang Kaou dan kini saatnya giliran Gang. Gang terkekeh "Saya Gang Nie bersumpah untuk bekerjasama dengan Ras Manusia, jika saya melanggarnya kultivasi saya akan hilang tersambar petir".


Dengan begini 3 Ras telah bersatu meski Ras Elf tidak ikut, dengan bersatunya 3 Ras maka sejarah benua tengah sekarang mulai berubah dan lebih baik.


Mereka melihat Rey yang sekarang sedang menstabilkan kultivasinya dan menunggu untuk selesai menstabilkan kultivasinya terlebih dahulu lalu berbincang.


Fam Nan bergumam "Sepertinya memang benar bahwa dia adalah Masterku".


Salah satu Iblis Agung yang melihat Rey telah berhasil naik ke Ranah Saint Heavenly bergumam "Sepertinya tidak ada cara lain selain diriku yang maju".


Salah satu Iblis Agung tiba-tiba menghilang tanpa ada yang mengetahuinya, meski tidak ada yang mengetahuinya Fam Zhanze dan Fam San sudah mengetahui hal itu.


Rey yang masih menstabilkan Kultivasinya masih belum mengetahui adanya bahaya yang akan datang dan juga bahkan Ahli lainnya yang masih tidak menyadarinya.


Tiba-tiba sebuah Saint Qi yang amat kuat melesat dengan cepat kearah Rey dan ini membuat banyak Ahli yang berada disana langsung waspada.


"Saudara Xiang apakah ini ada hubungannya dengan Satu Iblis Agungmu yang tidak ada disini?" Tanya Ji Bai yang hanya melihat dua Iblis Agung termasu Xiang.


Xiang Kaou yang mendengar itu ingin marah karena difitnah namun saat melihat salah satu Iblis Agung yang bersamanya tidak ada ia berekspresi buruk.

__ADS_1


"Sepertinya salah satu Iblis Agung telah berkhianat" Semua Ahli yang mendengar itu terkejut karena jika seorang Iblis ingin menjadi Iblis Agung mereka tidak diperbolehkan untuk berkhianat.


Gang Nie yang melihat keributan terjadi langsung memiliki wajah dingin "Jangan kalian teruskan keributan ini, lebih baik kita pikirkan cara untuk menghadang serangan ini".


Mereka semua mengangguk, serangan ini telah dipersiapkan dengan matang bahkan Ahli Ranah Emperor sepertinya tidak akan mampu untuk menahan serangan ini.


Fam Zhanze beserta Fam San yang melihat itu langsung terbang kearah serangan itu, Ji Bai beserta Ahli lainnya yang melihat itu terkejut "Apa yang dia ingin lakukan?".


Mereka masih tidak tahu apa yang akan dilakukan oleh Fam Zhanze beserta Fam San, Fam Zhanze membuat kobaran api berwarna putih yang amat dasyat.


"Api Kehidupan!!" Teriak Fam Nan yang mengetahui bahwa Api Kehidupan merupakan Api yang terlahir secara alami dan juga dapat menyembuhkan segala penyakit.


Jika dibuat untuk menyerang Api Kehidupan sudah seperti semua counter untuk segala serangan jika Ranahnya sama jika Ranahnya berbeda mungkin hanya dapat menahannya.


Fam San sendiri sangat mencolok karena bayangan seorang manusia yang nampak kejam dengan pedangnya muncul dibelakangnya dan bahkan para Ahli disana merasa tertekan.


"Tubuh Sejati!!" Teriak Fam Nan yang melihat tubuh sejati seorang kultivator yang hanya dapat dipakai jika berada di Ranah Great Emperor dan Fam San menggunakannya hanya saat berada di Ranah Saint.


Dua serangan itu langsung melesat kearah gelombang Saint Qi itu, suara ledakan yang amat dasyat terdengar dan bahkan Bintang Langit Ungu lagi-lagi bergetar.


"BUMM!!".


Fam Zhanze beserta Fam San terkekeh karena harus memakai serangan gabungan untuk menghancurkan gelombang Saint Qi itu mereka sekarang lega dan bahkan mereka sedikit lelah.


"Mati!!" Teriak seorang Iblis yang tiba-tiba muncul di belakang Rey yang sedang menstabilkan kultivasinya.


"SLEP!!".


Semua orang terkejut karena Iblis Agung yang berkhianat sekarang muncul dibelakang Rey dan bahkan sekarang ia menusuk jantung Rey.


Rey menyemburkan darah lalu berkata pelan "Mengapa kau ingin membunuhku?".

__ADS_1


Iblis Agung itu terkekeh "Karena ini perintah dasar bodoh!".


Iblis Agung itu menendang Rey, darah segera berjatuhan dan ini membuat marah Fam Zhanze beserta Fam San. mereka berdua melesat kearah Iblis Agung itu.


"BAJINGAN!!!, BERANINYA KAU MENYERANG SECARA DIAM-DIAM!!" Teriak Fam Zhanze beserta Fam San dengan melesatkan Saint Qi yang amat kuat.


Iblis Agung itu terkekeh lalu berteriak "Tuan!!!"


Dengan cepat serangan dari Fam Zhanze beserta Fam San langsung menghilang dan debu berterbangan dimana-mana beserta ada aura kuat yang muncul.


Fam Zhanze tidak peduli dengan hal itu, ia berlari kearah Rey dan melihat kondisinya "Tuan apakah anda tidak apa-apa?".


Rey terkekeh "Bodoh!, hanya serangan kecil tidak akan menembus jantungku!".


Rey berdiri lalu terkekeh, semua orang terkejut bahkan para Ahli Ranah Saint Heavenly tidak percaya bahwa Rey tidak terluka sama sekali dan apa yang dia semburkan tadi.


Iblis Agung itu sangat kaget "Bagaimana bisa kau tidak terluka sama sekali?, padahal saya menggunakan Artefak Kelas Emperor Profound untuk menusuk jantungmu".


Rey tersenyum "Oops sepertinya kau tidak tahu bahwa Artefak Kelas Emperor Profound tidak mampu untuk melukai tubuhku".


"Apa!!" Semua orang terkejut dengan perkataan Rey, ini berarti bahwa Fisik Rey sangat menakutkan dan bahkan mungkin Ahli Ranah Emperor Profound tidak bisa melukainya.


Rey menyeringai "Baiklah karena aku sudah berhasil membuatmu keluar mengapa kau tidak mengenalkan dirimu wahai pak tua berjubah misterius?".


Semua orang melihat ada 1 pria berjubah berwarna emas yang ada didekat Iblis Agung itu dan samar-samar banyak Ahli yang ada didekatnya meski tidak terlihat.


Pak tua berjubah emas tertawa "Bocah seharusnya kau tadi berpura-pura mati saja daripada harus bangun dan kubunuh!"


Rey tersenyum "Meski kau memiliki banyak anjing yang setia tapi ini adalah wilayah kekuasaanku dan bukan wilayahmu".


To Be Continued

__ADS_1


Makasih Readers yang sudah membaca Novel saya jangan lupa Like sama Komen dan Favorit ya Readers makasih 😁😁


__ADS_2