
Pria muda yang terlihati kapal luar angka mengepalkan tinjunya lalu berkata "Wang Gu menyapa senior sekalian".
Pria ini terlihat sopan Rey juga tahu bahwa Wang Gu sangat sopan jadi para senior menyapa balik "Tan Tian menyapa junior, ini senior Tan Xuan, Tan Huang, Fam Zhanze dan Junior Rey".
Mereka saling mengangguk ringan, Tan Tian beserta yang lainnya ingin tahu apa yang diinginkan oleh Tanah Suci Awan dari mereka dan tentu saja mereka tidak akan bertanya.
"Mohon maaf jika tidak sopan, dari Klan manakah para senior?" Tanya Wang Gu dengan sopan dan tidak ada nada sombong dari nadanya.
"Kami dari Fraksi Langit Ungu anda sendiri pasti Tuan Muda dari Tuan Suci Awan kan?" Tan Tian menjawab dengan sopan dan terlihat tidak ada aura permusuhan.
Wang Gu beserta penatuanya terkejut dengan Fraksi Langit Ungu, meski sudah pernah mendengar siapa sangka kekuatan mereka akan sangat kuat dan memiliki banyak Ahli.
Ini membuat Wang Gu semakin ingin mengetahui tentang Fraksi Langit Ungu, ia lalu berkata "Ohh Fraksi Langit Ungu yang kuat, junior telah mendengar tentang Fraksi Langit Ungu".
"Jika para senior tidak keberatan mengapa tidak mampir ke Tanah Suci Awan?" Tanya Wang Gu dengan santai, jika dia dapat membuat mereka menjadi teman Tanah Suci Awan bukankan mungkin baginya untuk menjadi Patriak Klan Wang.
Perebutan kekuasan di Tanah Suci Awan sangat sering terjadi oleh karena itu ada beberapa putra dari tuan Tanah Suci Awan yang merebutkan posisi tuan Tanah Suci Awan.
Contohnya Wang Gu merupakan penerus kedua yang merupakan saingan dari penerus pertama dan tentu saja kekuasannya tidak sebaik penerus pertama.
Tan Tian mengangguk lalu berkata "Tenang saja kita akan mengunjungi Tanah Suci Awan dalam pertemuan yang digelar dalam 3 bulan kedepan".
Setelah itu Wang Gu mengangguk, mereka salam sebentar lalu pergi meninggalkan Rey dan yang lainnya. Wang Gu memiliki tujuan lain jadinya tidak memiliki banyak waktu.
Setelah mereka pergi, langit retak disekitar Rey dan muncul banyak kultivator kuat lainnya. mereka berasal dari Aula Kekosongan dan mereka tidak memiliki aura permusuhan.
Paruh baya itu mengepalkan pukulannya lalu berkata dengan suara ramah "Fam Guho menyapa para teman sekalian".
Mereka membalas lalu mengenalkan masing-masing dari mereka, aula kekosongan mengirim Fam Guho dan dua puluh paruh baya lain yang terlihat cukup kuat.
__ADS_1
Tan Tian membuka mulutnya lalu berkata "Wakil Pemimpin dari Aula Kekosongan datang jauh-jauh kesini untuk apa?".
Mendengar pertanyaan Tan Tian, Fam Guho memiliki eskpresi tenang lalu melakukan gerakan aneh dan sebuah formasi seketika mengelilingi area sekitar.
Tan Tian beserta yang lainnya tidak panik sama sekali, melihat bahwa mereka tidak bergerak Fam Guho menghela nafas panjang lalu berkata "Teman kalian pasti dari benua utama, saya tidak tahu apa yang anda lakukan disini?".
Tan Tian sedikit berfikir sebentar lalu berkata pelan "Anda pasti berasal dari Klan Fam, saya merupakan patriak Klan Tan yang telah jatuh".
Fam Guho seketika langsung membungkuk hormat, mereka mengenal Klan Tan yang merupakan teman seperjuangan di benua utama dan tentu saja mereka harus hormat.
"Saya menyapa Patriak Klan Tan, mohon maaf atas ketidaksopanannya senior" Fam Guho terlihat amat hormat dan terlihat semuanya adalah ketulusan.
Yang lainnya juga hormat, mereka merupakan murid Klan Fam yang ikut Fam Guho untuk membangun kekuatan di benua tengah dan tentu saja mereka amat setia.
Tan Tian menggeleng kepalanya lalu berkata "Tidak perlu formal, saya sekarang bukan patriak Klan Tan lagi jadi kalian bisa berbicara dengan santai".
Mereka mengangguk lalu Fam Guho bertanya "Senior jika boleh bertanya siapa yang menyerang anda?".
Fam Guho langsung mengeluarkan tatapan marah, siapa sangka bahwa Aliansi Tujuh Bintang berani membuat masalah dibenua tengah ia lalu berkata "Senior ini tidak bisa dibiarkan, saya akan menghubungi benua utama".
Tan Tian mengangguk lalu menoleh kearah Tan Xuan dan berkata "Mereka berdua adalah Ahli kuat dari Klan Tan yang ada di benua utama, kalian bisa mengobrol dengan mereka karena memiliki koneksi dengan benua utama".
Mereka mengangguk lalu membuat tempat duduk dan mulai berbicara tentang Aliansi Tujuh Bintang yang mulai menganggu benua tengah.
Mereka mengobrol-ngobrol dengan santai, Rey sendiri mulai memasuki dunia jiwa dan tentu saja ada Bai Long yang selalu ada didunia jiwa.
Ia melihat bahwa tuannya mengunjunginya lalu berkata dengan sopan "Tuan anda datang".
Rey mengangguk lalu berkata "Bai Long saya jarang mengunjungi anda, apakah kamu sedih?".
__ADS_1
Bai Long menggeleng kepalanya lalu berkata pelan "Bai Long tidak sedih tuan, merupakan rahmat karena tuan mengunjungi Bai Long".
Rey mengangguk liat memanggil system 'System berapa hadiah yang kudapat setelah membunuh Ahli Alam Half-Saint'.
[Membunuh 5 Ahli Alam Half-Saint, Memperoleh 2.500.000 XP dan 2.500.000 Poin XP]
'Ohh 1 Ahli Alam Half-Saint memiliki 500.000 Poin XP, perbedaannya sangat signifikan ya'.
[Tentu Master karena Ahli Alam Half-Saint memiliki Saint Qi didalam tubuhnya dan tentu saja mereka memiliki banyak Poin XP]
Rey terbenam dalam pikirannya lalu ia membuka matanya dan ia mulai berkata pelan "Senior Tan Tian, senior sekalian, saya sepertinya ingin menerobos ke Alam Raja Mendalam".
Semua orang melihat Rey lalu nampak seperti mulai mengetahui, mereka langsung membuat pelindung yang kuat dan menoleh kearah Rey. Tan Tian membuka mulutnya lalu berkata "Baiklah Rey kamu bisa menerobos ke Alam Raja Mendalam".
Rey mengangguk lalu berbicara dengan system 'System tingkatkan'.
[Mengurangi 1.300.000 Poin XP untuk meningkatkan kultivasi ke Alam Raja Mendalam Orde Pertama]
Setelah itu energi Rey terkumpul dengan cepat, semua orang terkejut dengan energi yang tiba-tiba berkumpul dan semua orang merasakan hawa mengancam.
Benar itu adalah awan hitam sedikit kemerahan, terlihat bahwa awan itu sangat ganas dan surga tahu bahwa bakat Rey menentang langit.
"Sepertinya Petir Surgawi yang akan datang" Tan Tian bersantai sambil mengeluh jenggotnya, semua orang mengangguk tenang dan tahu bahwa Rey amat sangat berbakat.
"Bocah ini memiliki masa depan yang menentang langit meski begitu bakatnya masih sedikit rendah daripada generasi muda benua utama" Mereka mengangguk namun tetap mengangumi bakat Rey yang sangat baik.
Setelah itu petir berwarna merah langsung melesat keatas tubuh Rey namun pelindung sudah cukup untuk menangkisnya.
To Be Continued
__ADS_1
Makasih Readers yang sudah membaca Novel saya jangan lupa Like sama Komen dan Favorit ya Readers makasih 😁😁