
Kemudian semua orang pergi meninggalkan Rey sendirian di reruntuhan kamarnya dan Rey sendiri ingin mencoba Roh Bela Dirinya.
"Baiklah aku akan melihat statuas terlebih dahulu dan mencoba Roh Bela Diriku" Gumam Rey.
[Nama : Chen Rey]
[Kultivasi : Surga Bintang Satu]
[XP : 100.000/50.000)]
[Poin XP : 33.900]
[SHOP]
[Body : Sword Body Lvl 1 (2300/5000 XP Lvl 2)]
[Roh Bela Diri : Sword Immortal Zisi Huang tingkat Sembilan (0/1000 XP]
[Seni Bela Diri : Tiger Palms Lvl 3 (3250/10.000 XP Lvl 4), 24 Lightning Slash Lvl 2 (800/5000 Lvl XP 3), Heaven Splitter Lvl 1 (0/5000 XP Lvl 2)]
"Hoho aku sebenarnya bisa naik dua bintang lagi, namun aku akan menunggu sampai memiliki banyak XP terlebih dahulu dan langsung menerobos dengan satu langkah lagi" Kata Rey sambil melambaikan tangannya dan papan status didepannya menghilang.
Rey yang melihat banyak kayu maupun batu yang runtuh hanya menghela nafas karena petir bajingan itu telah membuat kamarnya hancur dan harus diperbaiki lagi.
Rey juga telah banyak menghabiskan sumber daya karena berlatih sebulan penuh dengan ribuan Batu Suci dan sekarang di cincin spritualnya hanya menyisahkan dua ratus Batu Suci Kelas Atas.
Rey kemudian berjalan menuju kehalaman tempat berlatih para anggota Klan Chen dan sembari melihat seberapa banyak anggota Klan Chen.
Tanpa sadar Rey bisa menghitung dengan cepat Anggota Klan Chen yang tersisa, ada beberapa Anggota Klan Chen yang masih diluar Klan dan mereka kini suda kembali.
__ADS_1
Total ada 25 Anggota Klan Chen tidak dihitung Patriak, Tetua maupun Leluhur dan Rey. Rey cukup senang karena setidaknya Klan Chen masih memiliki harapan untuk menjadi Klan Kelas Satu.
Kebanyakan Anggota Klan Chen berada di Ranah Bumi dan beberapa berada di Ranah Langit tidak termasuk Patriak maupun Petinggi Klan Chen.
Fam San juga mengabari Rey setiap bulan sekali, menurut Fam San perebutan tahta akan menjadi sedikit lebih lama karena ada seorang Kultivator Ranah Yin dan Yang Bintang Tujuh yang ada disisi Putra Mahkota. Rey hanya tersenyum kecut saat Fam San melaporkan hal itu.
Rey ingin segera membuat Kekaisaran Phoenix Suci menjadi fondasi Fraksi Langit Ungu dan juga ia tidak sabar ingin melihat Artefak Lonceng Surga.
Rey juga tidak ingin terlalu lama berada di benua tengah dan ingin segera ke benua utama jika ia sudah menjadikan area tengah menjadi wilayah Fraksi Langit Ungu.
Rey sendiri ingin segera berpetualang untuk mencari pengalaman dan ingin menjadi seorang Kultivator yang kuat dengan tangannya sendiri.
Rey kini sudah berada di halaman tempat latihan dan terlihat ada Chen Rang yang sedang berlatih tanding dengan Chen Baiu. mereka cukup imbang meski Chen Baiu masih berada di Ranah Surga Bintang Sembilan dan segera menuju ke Ranah Keilahian.
Mereka bertarung cukup serius namun tida sampai saling membunuh dan hanya mengincar area non vital. tidak lama mereka berlatih tanding akhirnya Chen Baiu kalah dan melihat Rey.
"Aku hanya ingin mencoba Roh Bela Diriku Leluhur" Balas Rey sambil mengeluarkan Roh Bela Dirinya.
Nampak sebuah Pedang berwarna kebiruan dengan panjang sekitar 2 meter setengah dan sangat tajam.
"Hoo..., Roh Bela Diri Huang tingkat Sembilan" Chen Rang kagum dengan Roh Bela Diri Rey meski ia tidak tahu Roh Bela Diri apa itu.
Sekilas nampak hanya sebuah Pedang Panjang yang terlihat, namun Chen Rang yang sudah berada di Ranah Keilahian menyadari bahwa Pedang Panjang itu bukan hanya Pedang Panjang biasa.
Rey kemudian mengeluarkan pedangnya dan dengan cepat menyerang Chen Rang. Chen Rang yang menyadari serangan Rey kemudian dengan cepat membuat Pelindung dari energi Qi.
"Blashh!!".
Pelindung Energi Qi milik Chen Rang dengan cepat hancur dan ia tertebas namun tidak terlalu dalam. Chen Rang hanya kesakitan saat tebasan itu datang mengenainya dan sedikit mengerang.
__ADS_1
"Astaga Leluhur, maaf murid ini keterlaluan sampai membuat anda terluka, padahal aku hanya memakai sepertiga kekuatanku" Kata Rey sambil membantu Leluhur Chen berdiri.
"Tidak apa-apa, mungkin karena Pedang Panjang itu yang membuat kekuatanmu berada di Ranah yang sangat jauh dan mungkin melebihi Ranah Keilahian" Balas Chen Rang tersenyum lebar.
Ia senang karena anggota Klan Chen memiliki seorang jenius muda dalam hal Kultivasi dan nampak masa depanya tidak terbatas.
"Rey aku akan membawa Leluhur kekamar dan mengobati lukanya terlebih dahulu. kamu bisa mencoba Roh Bela Dirimu tapi jangan gunakan kekuatan penuh karena aku takut kamu menghancurkan halaman ini" Kata Chen Baiu kemudian membantu Chen Rang berjalan dan pergi menuju ke kamar Leluhur Chen.
Rey hanya mengangguk pelan, ia tidak menyangka Roh Bela Dirinya cukup aneh dan ada sedikit seberkas elemen petir. Rey merasa tidak memakai seni bela diri petirnya namun ada jejak petir dan membuatnya bingung.
Rey yang tersesat dalam pikirannya tiba-tiba semua ruangan menjadi gelap dan ada sebuah Pedang berwarna Kebiruan dihadapannya. pedang itu setinggi lima kaki dan nampak berdebu.
"Aku dimana ini?, bukannya ini Roh Bela Diriku namun sangat kotor" Gumam Rey kemudian membersihkan menggunakan energi Qinya namun tidak keluar energi Qi.
"Dimensi apa ini?, aku tidak tahu bahwa ada dimensi di Roh Bela Diriku namun aku akan membersihkan terlebih dahulu dan melihat kata-kata yang ditutupi debu" Kata Rey kemudian membersihkan Pedang itu menggunakan bajunya dan melihat sebuah kata-kata.
"Leishen Jian?, Pedang Dewa Petir, jadi ini Pedang milik Dewa Petir dan namanya Kilat Zisi atau Shendian" Gumam Rey pelan dan mencoba menggerakkan Roh Bela Dirinya dengan rohnya.
Namun itu semua sia-sia Rey hanya menghela nafas, namun ia merasa sedikit terhubung dengan Dewa Petir, tetapi siapa Dewa Petir ini dan apa maksud dari Dewa Petir memberikan pedangnya.
Menurut dalam buku kuno Roh Bela Diri bisa diberikan kepada seorang yang masih belum lahir, namun perlu bayaran yang sangat mahal jika ingin menanamkan Roh Bela Diri saat sebelum lahir dan biasanya biayanya adalah kerusakan pada Roh yang memberikan Roh Bela Dirinya.
Umumnya seorang tanpa Roh Bela Diri akan kesulitan dalam melawan Kultivator diRanah yang sama kecuali memiliki Pemahaman Pedang yang mendalam dan memiliki metode sendiri.
Namun kebanyakan orang yang memberikan Roh Bela Diri mereka akan mengalami kerusakan dibagian Roh dan penurunan Kultivasi yang memungkinan turun dua tingkat dunia besar.
To Be Continued
Makasih Readers yang sudah membaca Novel saya jangan lupa Like sama Komen dan Favorit ya Readers makasih 😁😁
__ADS_1