System Melawan Takdir

System Melawan Takdir
Ch 103 : Pertemuan Yang Tragis


__ADS_3

Disuatu tempat seperti aula, aula ini cukup megah dengan sepuluh kursi yang telah disiapkan dan juga semua orang telah hadir disini.


Mereka masing-masing memiliki baju yang berbeda-beda dengan lambang yang berbeda contoh baju milik Fam Huang yang hadir memiliki pola pedang dengan warna hitam.


Disini tidak hanya ada Aula Kekosongan saja, ada juga orang-orang kuat lainnya seperti dari Sekte Hati Es, Sekte Api Berkorbar dan Sekte Singa Emas.


Juga ada Sekte Naga Angin, Sekte Awan Cerah yang merupakan Sekte dibawah kekuasaan Tanah Suci Awan dan juga ada Aula Cahaya Kebaktian.


Ada juga tiga sekte yang lumayan tertutup seperti, Tanah Jiwa Kaisar, Lembah Pedang Harimau dan Tanah Dewa Pedang.


Mereka masing-masing memiliki kekuatan kelas satu, terutama Aula Kekosongan dan Aula Cahaya Kebaktian. mereka termasuk dua kekuatan besar yang paling kuat.


Namun Tanah Suci Awan dengan Sekte Awan Cerah yang telah bersatu sekarang telah manjadi saingan dari Aula Kekosongan maupun Aula Cahaya Kebaktian.


Mereka masih tidak menyangka juga bahwa Tanah Pedang Dewa telah meningkatkan kekuatan mereka hingga setara dengan Aula Kekosongan maupun Aula Cahaya Kebaktian.


Pertemuan mendadak ini untuk membahas tentang invasi para Ras Asura, mereka tahu tentang Ras Asura karena didalam buku kuno sudah tercatat dan kejadian seperti ini sudah pasti akan dialami.


Juga dalam dipertemukan ini para kekuatan kelas satu menunjukkan kekuatan asli mereka, para Patriak dari masing-masing kelas satu merupakan Alam Half-Saint Puncak.


Dua orang yang dibawa oleh mereka juga merupakan Alam Half-Saint Puncak, sepertinya mereka merupakan Penatua Tertinggi dari masing-masing kekuatan kelas satu.


Ada juga Fam Zhanze dan Fam San. merekalah yang telah memberitahu tentang kabar ini, awalnya banyak yang tidak percaya namun dengan adanya kejadian yang nyata mereka langsung bersatu.


Setelah semuanya berkumpul, seorang paruh baya mendatangi aula dengan seorang gadis cantik, semua orang menatapnya dengan perasaan hormat.


"Para Patriak dari kekuatan kelas satu tidak perlu terlalu formal, kita setara disini dan tidak ada intimidasi sama sekali" Semua orang mengangguk lalu duduk ditempat masing-masing.


"Seperti yang dijelaskan oleh Tuan Zhanze bahwa Ras Asura mulai menyerang, ini hanya gelombang awal dan kebanyakan dari mereka berada di Alam Half-Saint sampai Alam Saint"

__ADS_1


"Menurut pengamatan dari kultivator yang selamat, ada lima pemimpin dari Ras Asura, mereka masing-masing memiliki kekuatan Alam Raja Saint dan yang terkuat berada di Alam Raja Saint Orde Kedua".


Para Patriak dari kekuatan kelas satu saling adu argumen, mereka berisik-bisik dan berbicara pelan, seorang pria dewasa dengan jubah merah mendobrak meja dengan keras "CIH.., Siapa Tuan Zhanze ini?, mengapa orang seperti anda sangat hormat padanya?".


Paruh baya laki-laki itu mencoba untuk menahan agar Patriak dari Sekte Api Berkobar ini diam "Diamlah Deng Han!!!".


Deng Han sangat terkejut lalu menatap Fam Zhanze dengan tatapan tajam "Apa dia?, hanya kultivator rendahan akan kubunuh kau!!".


Deng Han melesat kearah Fam Zhanze, sebelum bisa menyerang Fma Zhanze, Fam San telah terlebih bergerak dan membuat Deng Han seketika membeku.


"Hanya Alam Half-Saint kecil berani menantang Alam Saint" Cibir Fam San kemudian memecahkan patung Deng Han dan akhirnya Deng Han mati seketika.


Semua Patriak dari masing-masing kekuatan kelas satu sangat terkejut, siapa sangka bahwa ada Alam Saint dibenua tengah selain Ketua dari Akademi Bintang Surga.


Ketua Akademi Bintang Surga ini merupakan paruh baya laki-laki tadi yah, namanya Xuan Zong yang merupakan Ahli Alam Saint Orde Kedua dan tidak lama lagi akan menjadi Ahli Alam Saint Orde Ketiga.


Alasan mengapa tidak ada batasan dibenua tengah untuknya adalah karena Xuan Zong dipilih untuk menjadi pelindung benua tengah dari invasi asing maupun konflik secara besar yang ada dibenua tengah.


Dua orang itu linglung sebentar lalu tersadar "Bunuh dia!!".


Mereka berdua melesat kearah Fam Zhanze, Fam Zhanze tersenyum psikopat dan seketika dua kepala menggelinding ketanah.


Sebagai mantan True God, kekuatan Fam Zhanze sangat kuat dan bahkan Fam Zhanze mampu untuk melawan Alam Raja Suci Orde Pertama sekarang.


"Aku akan menegaskan bahwa siapa yang berani sombong didepanku akan mati!" Semua orang hanya terdiam, sekarang hanya ada sembilan sekte kelas satu dibenua tengah.


Mereka yakin bahwa Sekte Api Berkorbar tidak lama akan musnah karena kehilangan tiga Ahli Alam Half-Saint, Ahli Alam Half-Saint cukup langka namun kini tiga Ahli Alam Half-Saint mati seketika.


"Mulai sekarang Sekte Api Berkorbar tidak ada lagi dibenua tengah" Fam San menegaskan lagi dan semua orang hanya terdiam.

__ADS_1


Seorang gadis seputih giok, yang sangat cantik dan memiliki paras seperti peri tersenyum. Fam Zhanze dan Fam San tahu bahwa perempuan itu adalah Patriak dari Sekte Hati Es.


"Saya akan mulai diskusi tentang cara penanganan untuk melawan invasi Ras Asura"


"Kita akan menggabungkan seluruh kekuatan dibenua tengah, kita akan berkumpul dan menyerang bersama".


Semua orang masih bingung dengan apa yang dibicarakan oleh Fam San, menyatukan seluruh kekuatan dari benua tengah membutuhkan banyak usaha dan banyak waktu.


Patriak dari Sekte Hati Es berdiri "Saya setuju dengan rencana anda Tuan, perkenalkan saya Jiang Xuren, Patriak dari Sekte Hati Es".


Fam Zhanze mengangguk "Fam Zhanze, Penatua Agung dari Fraksi Langit Ungu".


Semua orang sontak terkejut, beberapa tahun lalu memang ada Fraksi Langit Ungu namun tidak terlalu kuat namun sekarang telah menjadi kekuatan yang lebih kuat daripada Akademi Bintang Surga.


"Ohh.., rupanya anda Penatua Agung dari Fraksi Langit Ungu, kini sudah jelas semuanya" Xuan Zong tersenyum penuh dengan kemisteriusan.


Xuan Zong menoleh kegadis cantik, gadis cantik itu maju "Perkenalkan Penatua, saya Tan Zhi, anak dari Tan Tian"


"Apalah Penatua pernah bertemu dengan ayah saya?" Fam Zhanze cukup terkejut namun setelah itu ia tersenyum.


"Tan Tian ada di Kekaisaran Phoenix Suci sekarang, ia bertugas untuk menjaga kedamaian disana dan tidak terjun kemedan pertempuran" Tan Zhi mengangguk.


"Penatua bolehkah saya ikut dengan anda untuk menemui ayah saya?".


"Baiklah, setelah pertemuan ini saya akan membawa anda untuk menemui ayah anda".


Setelah itu mereka berbincang sebentar, setelah itu Fam San mulai mendiskusikan tentang penggabungan seluruh Ras yang ada dibenua tengah.


To Be Continued

__ADS_1


Makasih Readers yang sudah membaca Novel saya jangan lupa Like sama Komen dan Favorit ya Readers makasih 😁😁


__ADS_2