System Melawan Takdir

System Melawan Takdir
Ch 70 : Membunuh Hwang Xiaong


__ADS_3

Setelah itu pemuda yang memakai kipas akhirnya terjun kearena karena gilirannya, pemuda itu yang tidak lain adalah Hwang Xiaong dan ia menatap ke arah Chen Yun dengan seringai.


"Nona muda Klan Chen, saya Hwang Xiaong akan menjadi juara dan menikahi anda" Seketika semua orang terkejut dan membeku seketika.


"Cukup dengan arogan anda Tuan muda Klan Hwang, mulailah bertarung" Cibir paruh baya perempuan yang ada disisi Chen Yun dengan wajah jijik.


"Bagus-bagus hanya pelayan rendahan berani berbicara dengan Tuan ini" Hwang Xiaong memberikan tanda aneh dan seketika seorang paruh bayah laki-laki melesat kearah paruh baya perempuan.


Paruh baya perempuan itu tidak tinggal diam dan langsung melesat juga. seketika dua bentrokan energi Alam Yin dan Yang membuat tanah bergetar.


Bisa dilihat bahwa paruh baya perempuan mundur beberapa langkah lebih banyak daripada paruh baya laki-laki dan tentu saja Hwang Xiaong menyeringai.


"Tidak bertemu selama beberapa tahun, kau sudah berada di Alam Yin dan Yang Bintang Delapan" Paruh baya laki-laki itu menyeringai dengan jahat.


"Uhuk.., pak tua kau juga sudah berada di Alam Yin dan Yang Bintang Sembilan" Paruh baya perempuan itu mengeluarkan darah dari mulutnya dan menyekanya.


'Perbedaan antara Alam Yin dan Yang Bintang Delapan dengan Bintang Sembilan cukup besar' Rey yang tidak jauh melihat pemandangan ini hanya terkekeh.


"Xiaong!!, hentikan dan mulailah untuk bertarung" Chen Yun bereksperi sangat jelek dan mencela Hwang Xiaong.


Hwang Xiaong menyeringai "Yun'er bagaimana bisa kau begitu kejam dengan suami masa depanmu?"


"Persetan denganmu, aku tidak akan menikahimu dasar bajingan" Cibir Chen Yun dengan wajah marah.


"Baiklah kalian berdua bisa diam terlebih dahulu dan kita akan melanjutkan pertandingan ini" Suara seorang paruh baya laki-laki dengan cepat membuat mereka diam.


Tentu saja orang itu adalah tuan kota Kuho yang merupakan Ahli Alam Nirvana Bintang Dua, ia memakai jubah putih dengan corak harimau emas dan memiliki jenggot yang cukup panjang.


"Baiklah karena aku menghormati tuan kota, maka aku tidak akan melanjutkan masalah ini" Hwang Xiaong kemudian melihat empat musuhnya yang sedikit ngeri.


Chen Yun bersama dengan bibinya juga sudah duduk dikursinya dan tentu saja tuan kota Kuho juga duduk. meski hanya kota kecil siapa sangka bahwa tuan kotanya seorang Ahli Alam Nirvana Bintang Dua.


"Kalian semua bisa maju bersama" Seketika sebuah kipas muncul ditangan Hwang Xiaong dan nampak sangat mendominasi.


'Xuan Tingkat Lima, Roh Bela Dirinya sudah bisa ia kendalikan, tidak buruk' Rey tersenyum kecil.


Roh Bela Diri yang sudah bisa dikendalikan akan bisa dengan mudah kita gunakan dengan baik dan tentu saja kekuatannya akan meningkat.


Contohnya Roh Bela Diri yang sudah bisa dikendalikan akan digerakkan oleh tubuh kita dan bukan sebuah bayangan di atas belakang kita.

__ADS_1


"Jika begitu jangan sungkan" Seketika empat orang langsung menyerang bersama dengan cepat kearah Hwang Xiaong.


"Semut rendahan ingin bersaing dengan Tuan ini" Sekerika sebuah angin yang sangat ganas melesat kearah empat orang itu dan langsung mengoyak tubuh mereka.


"Semut kecil" Cibir Hwang Xiaong kemudian duduk ditempatnya dan menatap seorang memakai jubah hitam yang akan memasuki babak selanjutnya.


'Nah ini juga salah satu orang yang menarik perhatianku'


"Mulai"


Orang berjubah itu kemudian melepaskan Roh Bela Dirinya yang muncul dikedua tangannya dan sangat kuat. Rey tahu bahwa ini bernama Roh Bela Diri Senjata Abadi yang sangat kuat dan mengagumkankan.


'Di Tingkat Dua'


Rey sangat tertarik dengan orang berjubah itu karena dibenua tengah hanya beberapa orang yang memiliki Roh Bela Diri Di dan kebanyakan mereka karakter kuat.


Namun Rey juga tahu bahwa Senjata Abadi milik orang itu telah sepenuhnya dipalsukan yang membuatnya terlihat seperti Roh Bela Diri Xuan Tingkat Tujuh.


"Bibit ini cukup bagus, bawalah dia setelah prtandingan ini" Bisik Hwang Xiaong kepada paruh baya laki-laki.


"Baik Tuan Muda"


"Mereka berempat seperti Iblis"


"Benar seperti Iblis, sangat kejam"


"Kuat juga butuh kekejaman"


"Benar jika anda lemah maka terima saja nasib anda yaitu mati"


"Hahaha Benar"


Orang berjubah hitam itu kemudian mulai duduk dengan tenang dan Rey tahu ada keinginan balas dendam yang kuat dari matanya.


"Baiklah kita akan memasuki akhir dari pertempuran, maka dari itu pertandingan ini akan sepenuhnya acak karena Tuan Kota Kuho, Fam Shui yang akan mengundinya"


Seketika Rey menatap Fam Shui itu dengan tatapan aneh, Fam Shui tersenyum lembut dan mengedipkan matanya dengan sedikit aneh.


'Tuan ini saya Fam San yang menyamar, untuk kenapa saya bisa begini mungkin nanti saya jelaskan'

__ADS_1


'Ohhh.., jelas saja aku merasakan ada hawa aneh ditubuhmu'


Kemudian Fam Shui mulai mengundi dengan sangat cepat dan telah mendapatkan apa yang dia inginkan.


"Wahh dipertandingkan kali ini Tuan Misterius akan melawan Tuan Muda Klan Hwang, Hwang Xiaong"


Seperti yang diharapkan oleh Rey bahwa musuhnya adalah Hwang Xiaong dan Fam Shui terkekeh.


Hwang Xiaong langsung terjun ke arena dan Rey juga terjun "Bocah karena kau berani membunuh anggota Klanku maka pastikan kau menerima akibatnya"


"Cukup dengan omong kosong" Rey langsung melesat dengan cepat kearah Hwang Xiaong dan Hwang Xiaong terkejut.


"Bugg!"


Hwang Xiaong langsung terpental beberapa meter dengan darah yang menyembur dimulutnya dan menatap tajam Rey.


"Tuan Muda!!!" Paruh baya laki-laki langsung melesat kearah Hwang Xiaong dan membantunya berdiri.


"Bajingan!!, bunuh dia!!"


"Baik"


Paruh baya laki-laki itu melesat kearah Rey dengan tatapan arogan dan niat membunuh yang sangat kuat. semua orang melihat itu terkejut seketika.


"Sudah kubilang kan, tidak ada yang boleh mencampuri pertarungan antar junior" Seketika sebuah aura menekan pergerakan paruh baya laki-laki itu dan membuatnya tidak bergerak.


"Fam Shui!!, jika Tuan Muda Hwang Xiaong mati kau akan menanggung akibatnya!"


"Mengancamku?, cukup berani" Fam Shui menekan lebih keras dan membuat paruh baya itu mengeluarkan darah dari mulutnya.


Rey tidak diam saja, ia langsung bergegas kearah Hwang Xiaong dengan wajah menyeringai dan terkekeh "Xiaong, Xiaong inilah akhirmu"


"Kau tidak bisa membunuhku, aku adalah Tuan Muda Klan Hwang, jika kau membun-" Seketika kepala Hwang Xiaong langsung terpenggal dan membuat semua orang membeku.


"Haishh terlalu banyak omong"


[Menyelesaikan Misi Takdir Hadiah : 150.000 Poin XP dan Seratus bahan Pill Kelas Satu - Dua]


To Be Continued

__ADS_1


Makasih Readers yang sudah membaca Novel saya jangan lupa Like sama Komen dan Favorit ya Readers makasih 😁😁


__ADS_2