System Melawan Takdir

System Melawan Takdir
Ch 23 : Dunia Lain


__ADS_3

Fam Shiro kini mulai ditekan oleh lima paruh baya dan nampak Fam Shiro mengeluarkan darah dari mulutnya.


"Kakek!!" Teriak Rey yang melihat Fam Shiro mengeluarkan darah dari mulutnya.


Fam Shiro mengalihkan pandangannya ke Rey dan tersenyum.


"Pak tua ini akhirmu" Ucap salah satu paruh baya melesat dengan cepat kearah Fam Shiro.


"Niat Pedang Tingkat 9" Balas Fam Shiro kemudian muncul sebuah pedang yang sangat kuat dan mendominasi.


Paruh baya yang melesat dengan cepat seketika langsung tertebas dan mati.


"Slash".


"Aku tidak ingin menggunakannya, tetapi sepertinya aku harus menggunakannya" Ucap Fam Shiro sambil memainkan sebuah pedang yang tiba-tiba muncul ditangannya.


Rey sedikit kagum dengan niat pedang kakeknya yang sangat kuat, Rey sendiri niat pedangnya belum sampai ke tingkat 1 dan ini kakeknya sudah berada ditingkat 9.


"Bajingan!!, gunakan formasi naga" Ucap seorang paruh baya yang seperti pemimpin.


Ketuga paruh baya lainnya mengangguk dan bersiap menggunakan formasi lainnya.


Keempat paruh baya menggunakan sebuah formasi berbentuk baga berwarna emas yang berwibawa.


"Aliansi Tapa Suci sepertinya benar-benar serius ingin membunuh cucuku" Ucap Fam Shiro kemudian menghilang dalam sekejap dan berada dipinggir Rey.


"Rey, aku akan menaruh jiwamu disebuah bintang yang cukup jauh dari bintang ini dan ingat jika ingin mengunjungi kakek datanglah ke bintang Perang" Lanjut Fam Shiro kemudian menepuk bahu Rey.


Rey tahu bahwa dia akan berada ditubuh orang lain lagi namun berada di bintang yang lain dan mungkin lebih kuat dari bintang ini.


Rey juga tahu bahwa musuh yang dilawan kakeknya cukup merepotkan dan Rey merasa harus kuat hingga membalas penghinaan ini kepada Aliansi Tapa Suci.


Namanya Alinasi Tapa Suci tapi kelakukannya tercela, Rey mengutuk semua anggota Aliansi Tapa Suci dan berjanji akan membalas dendam saat ia cukup kuat.


Fam Shiro hanya tersenyum disaat-saat terakhir Rey masih setengah sadar dan Rey melihat Fam Shiro melesat kearah para paruh baya.


"Fam Shiro sudah lama tidak bertemu dan sekali bertemu sepertinya takdir sedikit berubah" Ucap seorang paruh baya yang tidak lain adalah Wei Shen.


"Wei Shen, sepertinya cucuku bisa merubah sedikit takdir dan harusnya ia mati disini namun dia masih bisa hidup di bintang lain" Balas Fam Shiro sambil tertawa.

__ADS_1


"Baiklah cukup basa-basinya, kita basmi keempat lalat ini dan aku akan kembali ketubuh asalku" Ucap Wei Shen.


"Benar, karena takdir cucuku terselamatkan aku tidak perlu terlalu ikut campur mulai sekarang dan akan menunggu kedatangannya di bintang perang" Balas Fam Shiro sambil tertawa.


Fam Shiro dan Wei Shen dengan cepat menyerang keempat paruh baya itu. Fam Shiro dan Wei Shen menang telak namun mereka harus kembali ketubuh asal mereka.


Wei Shen Kultivator pengembara yang kuat dan juga sumpah saudara Fam Shiro. bisa dibilang mereka berdua adalah saudara yang sehidup semati dan juga Wei Shen datang kebenua yang lemah ini hanya untuk bertemu klon Fam Shiro.


Kini Rey yang tenggelam dalam kegelapan dan akhirnya kehilangan kesadarannya. selang beberapa saat akhirnya Rey mendapatkan kembali kesadarannya dan melihat sekeliling.


Lagi-lagi berada disebuah hutan dan Rey hanya menghela nafas. kenapa ia selalu dilempar kehutan dan juga Rey merasa energi Qi disini sangat melimpah daripada dunia sebelumnya.


Rey kemudian mencoba menggerakkan tubuhnya dan merasa ditubuh seorang anak kecil yang berusia 14 tahunan.


"Astaga, kenapa amu menjadi anak kecil yang dalam masa pertumbuhan" Gumam Rey melihat wajahnya didanau dan meraba-raba tubuhnya.


"Wajahnya tidak buruk dan budidayanya hanya ranah bintang dua" Ucap Rey sambil bertanya-tanya berada di bintang mana dia.


'System dimana aku berada' Ucap Rey dalam benaknya.


[Master sekarang berada di bintang bulan ungu, untuk lokasi Master sekarang berada di hutan rendah dan beberapa meter kedepan akan ada sebuah kota]


Selang beberapa saat Rey terbangun dan tersenyum. "Nama pemuda ini bernama Chen Rey dan memiliki klan kecil yang berada dikota tidak jauh dari sini" Gumam Rey sambil memegang dagunya.


Chen Rey beberapa waktu lalu ingin mengambil sebuah tanaman untuk diberikan ke saudari perempuannya yang bernama Chen Fei dan naasnya Chen Rey malah ditemukan oleh binatang buas hingga berakhir mati.


Rey hanya menggelengkan kepalanya, ia merasa sakit diarea badan dan benar saja bajunya ada bekas sobekan namun perutnya tidak sobek.


Ayah Chen Rey seorang tetua dari Klan Chen yang berada di kota hambu dan memiliki budidaya ranah Surga/Heaven Bintang tiga.


Kultivasi untuk sekarang dibagi menjadi :


- Bintang 1 - 9


- Bumi Bintang 1 - 9


- Langit Bintang 1 - 9


- Surga/Heaven 1 - 9

__ADS_1


- Keilahian 1 - 9


- Inti Emas/Golden Core 1 - 9


- Yin dan Yang Bintang 1 - 9


Saudari Chen Rey seorang anak dari patriak dalam keluarga Chen dan banyak klan lain yang mengajukan lamaran namun ditolak oleh patriak Chen dengan alasan sudah dijodohkan.


Ayah Chen Rey bernama Chen Yai memiliki reputasi yang bagus didalam klan Chen karena kontribusibya dan menjadi Tetua pertama dalam Klan Chen.


Diketahui Klan Chen yang terkuat nomer dua setelah Klan Shangwan milik tuan kota dan juga Klan Chen memiliki cabang lain di kota lain.


Umumnya banyak Klan memiliki cabang disetiap kota dan kebetulan Klan Chen yang ada di kota hambu juga cabang. Klan utama kebanyakan berada diibukota kekaisaran dan biasanya Klan utama akan mengunjungi Klan cabang jika ada sesuatu yang mendesak.


Jika ingin dipromosikan menjadi Klan utama perlu seseorang yang berada diranah Inti Emas/Golden Core dan setidaknya ada 2.


Rey hanya menggelengkan kepalanya karena Chen Rey sangat tidak berbakat karena berada diusia 14 tahun masuh berada di ranah bintang dua dan umumnya seorang normal yang diumur 14 tahun sudah berada di ranah bintang delapan maupun sudah memasuki ranah bumi.


Meski begitu ayah Chen Rey masih berbaik hati memberikan Chen Rey sebuah cincin spritual yang berharga 20 batu suci kelas rendah dan memberikannya 10 batu suci kelas rendah setiap bulan.


"Status" Ucap Rey.


[Nama : Chen Rey]


[Kultivasi : Bintang Dua]


[XP : (25/100)]


[Poin XP : 0]


[Keterampilan : Tiger Palms Lvl 1 (0/200 XP Lvl 2)


"Sepertinya jika dunia berbeda maka semakin beda juga system" Gumam Rey yang melihat systemnya berbeda dari yang dulu.


Rey hanya menggelengkan kepalanya karena melihat skill telapak tangan harimau yang juga ada dibenua sebelumnya namun nampak lebih lemah.


To Be Continued


Makasih Readers yang sudah membaca Novel saya jangan lupa Like sama Komen ya Readers makasih 😁😁

__ADS_1


__ADS_2