
Ch ini sedikit dark ya.
Pak tua berjubah emas menatap tajam Rey, ia tersenyum "Siapa yang menyangka bahwa dirimu mengetahui beberapa bawahanku yang sudah kusembunyikan sangat dalam".
"Keluar!!" Teriak pak tua jubah emas itu dan seketika puluhan pria berjubah muncul dalam sekejab.
Awalnya semua Ahli masih diam namun setelah Ji Bai mendeteksi kekuatan pria jubah yang baru muncul, ia langsung kaget dan berteriak "Semua waspada!!, mereka Ahli Saint Heavenly!".
Xiang Kaou langsung mundur beberapa langkah, ia berkumpul dengan cucunya beserta para Iblis lainnya dan langsung dalam posisi siaga.
Ji Bai dengan Utusan Penjaga Bintang langsung waspada, mereka berkumpul dengan para Ahli dari Sekte Kelas Satu dan menatap tajam pria berjubah emas.
Gang Nie juga berkumpul dengan Rasnya, mereka saling menatap dan dengan cepat langsung bergabung tanpa ada keluhan karena jika tidak bergabung mungkin hal yang tidak diinginkan akan terjadi.
Fam Nan juga ikut bergabung dengan Utusan Penjaga Bintang, Fam Zhanze, Fam San dan Fam Xu berada dibelakang Rey sambil menunggu perintah dari Rey.
Rey tersenyum "Bawahanmu sangat kuat, mereka berada di Ranah Saint Heavenly Orde Ketiga semua dan bahkan sebentar lagi akan naik ke Ranah Emperor Profound".
Pak tua berjubah emas menyeringai "Yah tidak sebagus bawahanmu, bocah menyerah lah dan saya berjanji tidak akan menyakiti orang yang berharga bagi anda".
Rey langsung terkejut dengan omongan pak tua berjubah emas itu "Apa maksudmu pak tua?".
Pak tua berjubah emas terkekeh "Bawakan!!".
Seketika wajah Rey langsung gelap, ia melihat Chen Baiu, Chen Rang, Chen Yai, Chen Fei, Jiang Xia, Tan Tian, Tan Zhi dan juga para Penatua dari Fraksi Langit Ungu beserta Chu
Pak tua itu terkekeh "Jadi lebih baik kau menyerah atau kubunuh mereka semua!!".
Rey masih terdiam, siapa sangka bahwa pak tua ini bermain curang dengan menyekap orang berharga bagi Rey dan bahkan berani menyekap Penatua dari Fraksi Langit Ungu.
Semua Ahli masih diam dan tidak ada yang berbicara. sepertinya ini keputusan yang sulit bagi Rey dan memungkinkan dirinya terbunuh disini.
Pak tua berjubah emas menggerakkan jarinya "Saya tidak memiliki banyak waktu, pilihlah menyerah atau mereka mati!".
__ADS_1
Para Penatua Fraksi Langit Ungu dalam keadaan pingsan beserta yang lainnya kecuali Chen Fei dan Chen Yun.
Sepertinya Chen Yhosan, Chen Shei, Klan Chu, Klan Fang dan Sekte Seribu Pedang telah dibantai hingga menyisahkan orang yang berharga bagi Rey.
Rey terus berfikir keras, apa yang harus ia lakukan, jika ia menyerah pasti pak tua berjubah emas itu pasti akan membunuh yang lainnya dan tidak mungkin melepaskan begitu saja.
Chen Rang beserta Chen Baiu terlihat hampir mati, kultivasi mereka telah hancur dan bahkan beberapa tulang mereka telah hancur juga.
Chen Yai masih sedikit baik dengan hanya luka fisik saja, bahkan Tan Tian saja jiwanya hampir menghilang dan hanya sedikit jiwa yang tersisa.
Fam Zhanze menyeringai "Tuan sepertinya kita hanya bisa bertarung sampai mati kan?".
Fam San mengangguk "Benar Tuan, saya yakin mereka tidak akan melepaskan orang yang berharga bagi Tuan jika anda menyerah".
Fam Xu mengangguk juga, Rey terkekeh lalu menatap tajam pria berjubah emas itu "Persetan denganmu!!".
Pak tua berjubah emas terkekeh "Bunuh!!".
Pak tua berjubah emas juga melesat namun Fam Zhanze langsung menahannya, para Penatua Fraksi Langit Juga langsung terbunuh dan ada yang selamat.
Rey langsung menyelamatkan Chen Fei, Chen Yun, Jiang Xia, Tan Zhi saja, untuk Penatua Fraksi Langit Ungu mereka akan diselamatkan oleh Fam San.
Chen Yun yang setengah sadar tersenyum "Rey aku yakin kamu tidak akan meninggalkanku".
Setelah itu Chen Yun pingsan, Chen Fei dan Jiang Xia dalam keadaan menjadi es. Tan Zhi sangat lemas dan dia akhirnya pingsan.
Fam Xu langsung dengan cepat menangkap mereka, ia menoleh kearah Rey "Tuan saya akan membawa mereka ketempat yang aman".
Rey mengangguk dan aura membunuhnya terpancar sangat kuat "Xu kamu harus membawa mereka pergi dengan selamat, mengerti?".
Fam Xu mengangguk ringan, ia tahu bahwa Tuannya sedang mencoba untuk menahan amarahnya dan setelah ia pergi. Fam Xu yakin bahwa Tuannya sangat marah.
"BAJINGAN!!" Teriak Rey yang dengan cepat melesat kearah pak tua berjubah emas, Fam Zhanze yang melihat itu langsung menghindar dan mencari musuh yang lain.
__ADS_1
Rey yang sedang bentrok dengan pak tua berjubah emas terlihat sangat marah "Berani-beraninya kau membunuh orang yang berharga bagiku!!".
Pak tua berjubah emas itu hanya terkekeh "Hanya sampah tidak layak untuk diingat".
Rey sangat marah, aura membunuhnya sangat pekat dan disetiap ia melangkah. langit seperti runtuh dan bahkan pak tua berjubah emas sedikit kesulitan.
Melihat pertempuran terjadi didepan mata mereka, Ji Bai terkekeh "Bantu pemuda itu!".
Semua orang mengangguk dengan cepat para Ahli langsung membanjiri area sekitar dan bahkan darah sudah langsung dengan cepat terlihat.
Tanah yang awalnya berwarna coklat sekarang berwarna kemerahan dan hujan darah terjadi dimana-mana. tentu saja darah ini milik pejuang benua tengah.
Xiang Kaou sedang melawan salah satu Iblis Agung "Mengapa kau mengkhianati Ras Iblis?".
Iblis Agung itu terkekeh "Persetan dengan Ras Iblismu, lebih baik mengikuti tuanku daripada Ras Iblismu".
Xiang Kaou cukup marah "Bagus-bagus, Iblis tidak tahu diri, saya akan membunuhmu dengan tanganku sendiri!".
Mereka akhirnya bertempur, Sekte Kelas Satu juga ikut membantu dan terlihat Sekte Hati Es tidak ada disini. sepertinya Sekte Hati Es telah dibantai.
Cheng Ji yang baru saja datang langsung kaget, ia bertanya pada murid Sektenya tentang apa yang terjadi dan setelah mengetahui apa yang terjadi. Cheng Ji tersenyum kecut.
"Murid Tanah Dewa Pedang buat formasi dan pojokkan musuh kalian!" Perintah Cheng Ji langsung membuat para murid semangat dan membuat formasi.
Para Penatua maupun semua kekuatan dari Tanah Dewa Pedang telah berpartisipasi dalam pertarungan dan jika mereka kalah disini maka Tanah Dewa Pedang sudah lenyap.
Xuan Zong beserta Wang Du yang awalnya minum teh segar beberapa jam yang lalu kini mereka bertempur lagi dan bahkan mereka terlihat kesusahan melawan satu musuh saja.
Satu Ahli dari musuh harus dilawan oleh puluhan Ahli dari pejuang benua tengah dan bahkan ada yang satu melawan ratusan Ahli.
To Be Continued
Makasih Readers yang sudah membaca Novel saya jangan lupa Like sama Komen dan Favorit ya Readers makasih 😁😁
__ADS_1