System Melawan Takdir

System Melawan Takdir
Ch 59 : Menyelamatkan Fang Xun


__ADS_3

Rey yang kini dengan santai menghindari serangan dari Tetua Hwang tersenyum mengejek dan tidak bisa untuk tidak mencibir. Alam Inti Emas Bintang Tujuh benar-benar lemah.


"Bocah sampai kapan kau akan menghindari serangan ku terus menerus ha?, apa kau takut akan mati ha?" Tetua Hwang dengan marah menyerang dengan acak.


"Baiklah aku akan menyerangmu jika itu keinginanmu, dasar badut yang hanya tau secuil dunia" Rey dengan santai melangkah menjauh beberapa langkah dari Tetua Hwang.


"Tiger Palms" Sebuah tangan berbentuk harimau dengan cepat melesat kearah Tetua Hwang dengan sangat cepat.


"Tombak Elang" Tetua Hwang dengan cepat memakai semua energi Qinya karena merasa serangan milik Rey sangat kuat dan sangat menekannya.


Tombak Tetua Hwang dengan cepat ikut melesat kearah Tiger Palms milik Rey dengan bayangan elang berwarna merah dan sangat kuat.


"Astaga Tetua Hwang memakai seni bela diri terkuatnya, apakah pemuda itu bisa menahan serangannya?" Gadis cantik itu kawathir dan tidak bisa untuk tidak kawathir.


"Benar, aku takut pemuda itu akan hancur dan menjadi debu" Gadis rambut merah itu menghela nafas kecil dan berdoa agar Rey bisa selamat dari serangan Tetua Hwang.


"Hahah!!, bocah terimalah serangan terkuatku dan matilah Haha!!" Tetua Hwang tertawa dengan sangat senang dan mengalirkan terus menerus energi Qinya didalam serangannya.


Kedua serangan itu dengan cepat bertabrakan namun serangan Tetua Hwang dengan santai langsung hancur dan Tiger Palms milik Rey mengarah kearah Tetua Hwang.


"B-bagaimana ini bisa terjadi?, serangan terkuatku yang kubanggakan langsung hancur?" Tetua Hwang dan lainnya tidak bisa untuk tidak kaget dengan kengerian Rey.


"Kenapa tidak bisa?, Seni bela diri tingkat dua saja berani membandingkan dengan seni bela diri tingkat tigaku ha?" Rey mencibir dan Tiger Palms melesat dengan cepat.


"Jangan sombong kau bocah!!, hiyahh!!" Tetua Hwang dengan cepat melesat kearah Tiger Palms milik Rey dan mengarahkan energi Qinya kedalam tangannya.


Plek!!".


Tetua Hwang menjadi ayam geprek dengan darah yang muncrat dan tubuh yang hancur. seketika lima orang lainnya langsung berkeringat dingin.

__ADS_1


"T-Tetua Hwang Alam Inti Emas Bintang Tujuh dikalahkan dengan mudah?, padahal bocah itu hanya Alam Inti Emas Bintang Tiga saja" Salah satu Tetua kaget dan langsung menatap Rey dengan tatapan cemas.


"Tenang saja mungkin dia sudah kehabisan energi Qi, sebaiknya kita serang bersama dan menghabisi dia" Seorang Tetua lainnya mengangguk dan dengan cepat melesat kearah Rey.


"Membunuh mungkin benar-benar..., menyenangkan HAHAHA!!" Rey tertawa seperti Pisicopet dan mengeluarkan pedangnya cincin spritualnya.


"Gu Lan".


Rey dengan santai melambaikan pedangnya dan muncul energi Qi yang begitu kuat. hingga membuat lima orang Alam Inti Emas semuanya mati tanpa sisa dan langsung terpotong menjadi dua.


[Selamat Master menyelesaikan misi darurat // Hadiah : 10.000 Poin XP // Seni Kultivasi Kelas Xuan Tingkat Menengah]


[Membunuh Lima Ahli Alam Inti Emas, Memperoleh 2500 Poin XP dan 2500 XP]


'Yahaa Wahyu, akhirnya misi selesai' Batin Rey menghela nafas kecil dan memasukkan Gu Lan di cincin spritual.


Rey dengan santai mendekati gadis rambut merah dan tersenyum kearah mereka. mereka juga mendekati Rey dan dengan cepat membungkuk.


"Tidak perlu berterima kasih, juga aku masih muda bisakah kalian memanggilku saudara? atau junior?" Tanya Rey dengan senyum. dan ramah.


Tiga gadis tidak menyangka orang yang dengan santai membunuh lima Tetua Klan Hwang bisa juga tersenyum dan ramah.


"I-ini jika begitu saudara terima kasih atas bantuan saudara dan menyelamatkan kami" Lagi lagi gadis rambut merah itu berterima kasih dan membuat Rey sedikit canggung.


"Saudari ini Fang Xun, ini Bi Lan, ini Bi Lun, mereka berdua juniorku dan aku berasal dari Kekaisaran Phoenix Suci" Fang Xun mengenalkan dirinya dan kedua saudarinya.


"Fang Xun?, keluarga Kekaisaran Phoenix Suci?, bagaimana bisa seorang tuan putri bisa sampai jauh dari Kekaisaran Phoenix Suci" Rey kaget mendengar nama Fang Xun dan merupakan seorang keluarga Kekaisaran Phoenix Suci.


"I-ini sebenarnya ceritanya sangat panjang, tetapi karena saudara telah menyelamatkanku, aku akan menceritakannya" Fang Xun sedikit berekspresi sedih".

__ADS_1


"I-ini namaku Aga, tuan putri bisa memanggilku Saudara Aga dan bila tuan putri tidak ingin menceritakannya. Aga tidak akan memaksanya" Rey tersenyum dibalik topengnya.


Apakah ini takdir jika sampe bertemu salah satu tuan putri dari Kekaisaran Phoenix Suci dan Rey juga ada urusan untuk kesana.


"Saudara Aga, panggil saja Saudari Xun dan tidak perlu berbicara begitu formal. Saudari Xun tetap akan menceritakannya" Fang Xun kemudian menceritakannya kenapa dia bisa sampai disini.


Rey tersenyum kecut, kenapa pikiran gadis susah dimengerti?, hufttt...


Fang Xun kemudian menceritakannya kenapa dia bisa sampe disini, awalnya mereka bersama dengan sepuluh orang pengawal dan bertujuan untuk menuju ke Sekte Seribu Pedang dengan tujuan Sekte itu berpihak kepada Pangeran Kelima.


Namun siapa sangka bahwa mereka akan dibuntuti oleh enam Tetua Hwang dengan kultivasi masing-masing Alam Inti Emas dan yang terkuat Alam Ini Emas Bintang Tujuh.


Sepuluh pengawal hanyalah Alam Keilahian dan mereka dengan santai disapu oleh Tetua Hwang. untung Fang Xun, Bi Lan, Bi Lun seorang Kultivator Alam Inti Emas dan Fang Xun sendiri Alam Inti Emas Bintang Tiga.


(Pasti bingung kenapa Jiang Xia yang merupakan Sekte Kelas Satu kultivasinya berbeda dengan Fan Xun yang hanya Kekaisaran kecil. jadi Jiang Xia baru berumur 16 tahunan dan Fang Xun ini berumur sekitar 29 tahunan jadi begitu. eh tidak baik membicarakan umur cewek Ok, jadi jangan tanya di real life atau tanya berat badan nanti malah kena tampar okke. oke. oke ya.)


Dengan keahlian dari darah Kekaisaran Fang Xun berhasil menahan lima Tetua Hwang namun akhirnya kalah jika tidak ada Rey yang datang.


Juga Fang Xun tahu bahwa Pangeran Kelima telah kalah beberapa minggu yang lalu dan Pangeran Mahkota akan segera menjadi Kaisar.


"Apa Saudari Xun percaya padaku, bagaimana jika aku mata-mata dari Pangeran Mahkota?" Tanya Rey dengan nada dingin.


Fang Xun tersenyum dan tertawa kecil "Saudara Aga meski kau membunuh orang sembarangan, hatimu masih suci dan tidak pernah melakukan tindakan yang buruk".


Rey tertawa dan tidak bisa untuk bergumam "Wanita benar-benar sulit dimengerti".


"Baiklah sekarang apa rencana dari Saudari Xun?, apakah kembali ke Kekaisaran Phoenix Suci atau menuju Sekte Seribu Pedang?" Tanya Rey dengan nada serius.


To Be Continued

__ADS_1


Makasih Readers yang sudah membaca Novel saya jangan lupa Like sama Komen dan Favorit ya Readers makasih 😁😁


__ADS_2