System Melawan Takdir

System Melawan Takdir
Ch 14 : Juara 1 Dalam Pertandingan Antara Murid Dalam


__ADS_3

Kini Rey langsung melesat ke area pertandingan. begitu pula dengan Fam Mei yang juga melesat menciptakan angin yang sangat kencang.


Whushh...


"Rey" Ujar Rey.


"Fam Mei" Balas Fam Mei.


"Pertandingan dimulai" Ujar Qing Shue kemudian melayang ke udara.


Fam Mei langsung melesat ke arah Rey dengan cepat menggunakan energi Qi.


Rey yang menyadari itu dengan mudah menghindari semua serangan dari Fam Mei.


"Sampai kapan kau akan menghindar" Ujar Fam Mei.


"Jika aku menyerang, aku takut kau akan langsung kalah" Balas Rey.


"Aku tau kau kuat, tapi jangan terlalu sombong" Ujar Fam Mei.


"Aku memang sombong, tapi aku memiliki kekuatan untuk sombong" Balas Rey.


Kini Fam Mei yang terus menerus menyerang Rey dengan menggunakan energi Qi yang lumayan boros.


"Sword Qi" Ujar Fam Mei.


Fam Mei menyerang dengan menggunakan pedang dari Qi membuat Rey mulai sedikit kesal, karena ia sebenarnya tidak ingin terlalu membuang tenaga.


Kemudian Rey mengambil pedangnya yaitu Northern Tiger Sword dari pinggangnya dan menyerang Fam Mei.


Fam Mei kini sangat kaget, karena setiap serangan dari Rey membuatnya mundur selangkah demi selangkah.


"Akan aku akhiri sekarang juga" Ujar Rey.


"Kau yang akan aku akhiri" Balas Fam Mei.


"Sword of a Thousand Shadow" Ujar Rey.


"Sword Circle" Balas Fam Mei.


Kini serangan dari Rey terus bermunculan hingga membuat Fam Mei mundur terus menerus akhirnya Fam Mei memutuskan untuk menyerah.


"Aku menyerah" Ujar Fam Mei.


Kemudian Rey berhenti menyerang dan kembali ke tempat duduknya.


"Pertandingan kali ini dimenangkan oleh Rey" Ujar Qing Shue.


"Dewa Rey kuat"


"Sangat Kuat"


"Bisa mengalahkan Ranah Bumi Tahap 6 bahkan salah satu dari top 10"


"Benar Dewa Rey sekarang memiliki posisi diantara salah satu dari Top 10"


Ujar para penonton.


Selang beberapa saat.


"Pertandingan ke dua Xue Yin vs Gu Ho" Ujar Qing Shue.


Kemudian mereka melesat ke arah arena membuat angin yang sangat kencang.


Whush!!!

__ADS_1


"Xue Yin" Ujar Xue Yin.


"Gu Ho" Balas Gu Ho.


"Pertandingan dimulai" Ujar Qing Shue kemudian terbang ke udara.


Mereka langsung melesat dengan cepat, karena mengonsumsi energi Qi sangat banyak.


"Spirit Sword Slash" Ujar Xue Yin.


"Sword Qi" Balas Gu Ho.


Serangan demi serangan kini saling beradu, hingga membuat arena yang sudah diperbaiki kembali sedikit retak.


"Dewi Yin pasti menang"


"Tidak mungkin Dewi Yin menang"


"Benar Gu Ho memiliki Kultivasi Ranah Bumi Tahap 7 sedangkan Xue Yin hanya berada di Ranah Bumi Tahap 4"


"Hanya Dewa Rey yang bisa mengalahkannya"


"Benar"


Ujar para penonton.


Mereka masih bertarung dengan cepat dan masih imbang, karena Gu Ho masih menyimpan kekuatannya.


Gu Ho yang tidak serius menghadapi Xue Yin membuat Xue Yin marah dan memakai tubuh ilahinya.


"Divine Body" Ujar Xue Yin tiba-tiba Kultivasinya berada di Ranah Bumi Tahap 5.


"Bagus... aku akan menjadikanmu istriku" Balas Gu Ho.


Mereka akhirnya terus menerus saling beradu pedang hingga akhirnya Xue Yin mulai kehabisan energi Qi.


"Sword Circle" Ujar Gu Ho menggunakan serangan terakhir untuk menghabisi Xue Yin.


"Spirit Sword Slash" Ujar Xue Yin.


Slash!!


Selang beberapa saat terlihat seorang pemuda menahan serangan dari Gu Ho dengan mudah, pemuda itu yang tak lain adalah Rey.


"Apa kau ingin ikut campur?" Ujar Gu Ho.


"Terserah kau mau bilang apa, aku hanya ingin menghentikan pertarunganmu dan Xue Yin" Ujar Rey sambil memegang Xue Yin.


"K-kamu bisakah lepaskan aku dulu?" Ujar Xue Yin dengan wajah memerah seperti tomat.


"Oh.. maaf-maaf" Balas Rey kemudian melepaskan pegangannya pada Xue Yin.


"Bocah apa kau ingin ikut campur dengan pertarungan ini" Ujar Patriak Klan Gu dengan menekan Rey menggunakan Aura Ranah Surga Tahap 4.


Rey yang ditekan langsung membalas dengan Auranya meski begitu, Rey kesulitan menahan tekanan dari Patriak Klan Gu.


Selang beberapa saat Patriak Klan Fam menekan Patriak Gu dengan Aura Ranah Surga Tahap 7.


"Orang tua seperti kita tidak boleh ikut campur dalam masalah generasi muda" Ujar Patriak Fam.


"K-kau" Balas Patriak Gu yang tertekan dengan Aura dari Patriak Klan Fam.


"Kau yang bernama Rey, aku ingin kau bertanding melawan Gu Ho jika kau menang masalah ini tuntas, jika kau kalah akan menerima akibatnya karena ikut campur dalam pertarungan orang lain, bagaimana?" Ujar Patriak Klan Fam.


"Baik" Balas Rey.

__ADS_1


Semua orang setuju akhirnya Rey vs Gu Ho.


"Meski hanya memiliki Kutlivasi di Ranah Bumi Tahap 3, tetapi bisa menahan Aura dari seorang yang berada di Ranah Surga Tahap 4 siapa kau sebenarnya Rey" Gumam Patriak Klan Fam.


"Karena ada sedikit masalah jadi pertandingan kali ini adalah antara Rey vs Gu Ho" Ujar Qing Shue.


"Rey" Ujar Rey.


"Gu Ho" Balas Gu Ho.


"Pertandingan dimulai" Ujar Qing Shue.


Gu Ho langsung melesat ke arah Rey tanpa berpikir lama-lama meski habis melawan Xue Yin, tetapi Gu Ho hanya mengerahkan 10% kekuatannya saja.


"Sword Qi" Ujar Gu Ho.


Rey yang hanya menghindari serangan dari Gu Ho seperti mempermainkan seorang anak kecil yang berada di hadapannya.


"Sampai kapan kau akan menghindar, serang aku" Ujar Gu Ho.


"Baiklah jika itu keinginanmu" Balas Rey.


"Tiger Punch" Ujar Rey.


Bug!!


Serangan Rey dengan cepat langsung melesat ke arah Gu Ho dan mengenainya hingga membuat Gu Ho mundur beberapa langkah.


"Lumayan kuat tapi matilah" Ujar Gu Ho.


"Sword Qi Rain" Ujar Gu Ho membuat sebuah pedang dengan energi Qinya dan menyerang Rey secara membabi buta.


"Sword of a Thousand Shadow" Balas Rey juga sama mengeluarkan Pedang bayangan yang sangat banyak.


Duar!!


Duar!!


Duar!!


Serangan mereka membuat ledakan-ledakan hingga akhirnya Gu Ho yang kalah, karena kehabisan energi Qi namun sebelum Gu Ho ingin menyerah tangannya terpotong oleh Rey.


"Argghh, tanganku" Ujar Gu Ho.


"Aku menyerah" Ujar Gu Ho.


"Pertandingan kali ini dimenangkan oleh Rey" Ujar Qing Shue menyuruh beberapa orang untuk mengobati Gu Ho.


"Bocah, berhati-hatilah kau, karena sudah berani membuat keponakanku kehilangan satu lengan" Ujar Patriak Gu langsung membawa Gu Ho pergi.


"Akan kutunggu kau" Balas Rey.


"Baiklah, bagaimana jika pertandingan kali ini dimenangkan oleh Rey sebagai juara 1 nya dan mendapatkan posisi no 1 dari top 10 besar" Ujar Ketua Sekte.


Semua orang yang berada di sana setuju dan akhirnya mereka membiarkan beberapa orang bertarung untuk merebutkan posisi juara 2 dan juara 3.


Selang beberapa saat diketahui Juara 2nya adalah Fam Keiz dan juara 3nya Lou Yang.


"Baiklah datanglah besok ke aula pertemuan untuk mendapatkan hadiah" Ujar Ketua Sekte.


Kemudian mereka membubarkan diri.


End


Makasih Readers yang sudah membaca Novel saya jangan lupa Like sama Komen ya Readers makasih 😁😁

__ADS_1


__ADS_2