System Melawan Takdir

System Melawan Takdir
Ch 40 : Ujian Dari Bai Long


__ADS_3

Rey masih mengelilingi Pedang itu dan mencoba mencari tahu pedang apa ini. meski Rey tahu bahwa ini Pedang milik Dewa Petir namun merasa bahwa masih ada misteri lainnya.


Rey mencoba memusatkan semua jiwanya untuk melihat misteri dibalik Pedang ini dan terkejut saat jiwanya terpental saat mencoba mencari tahu misteri Pedang ini.


"Huh.., jiwaku sedikit terluka karena terpental, apakah masih ada misteri lainnya?" Gumam Rey sambil melihat sekeliling lagi dan tidak berani untuk menembus misteri Pedang ini.


Pedang ini nampaknya begitu misterius karena jiwa Rey yang sudah cukup kuat tapi dengan cepat terpental dan bahkan terluka parah.


Kekuatan Jiwa Rey sendiri sudah setara dengan Kultivator Ranah Keilahian dan jika bertemu seorang Kultivator Ranah Golden Core masih bisa melarikan diri dengan selamat.


Rey memegang dagunya meski sekarang ia berada di dunia Jiwa yang hanya Jiwanya saja berada disini dan tubuh aslinya masih ada kamarnya.


Selang beberapa saat Rey meneliti Pedang ini, ia melamun beberapa saat namun saat seberkas sebuah cahaya berwarna biru terang menyala didepannya dan menerangi matanya.


Rey menurut matanya namun memakai mata jiwa yang berguna untuk melihat meski cahaya biru itu sangat terang dan membuat hawa panas yang sangat menyakitkan.


Selang beberapa saat cahaya biru terang itu perlahan-lahan menghilang dan Rey melihat ada makhluk humanoid yang mirip manusia namun memiliki dua tanduk kecil.


Rey dengan cepat bersiaga karena melihat makhluk seperti iblis dan auranya cukup mengesankan. Rey cukup tertekan dengan auranya saja dan makhluk itu tersenyum sinis saat menatap Rey yang tertekan.


"Apakah kau manusia yang mewarisi Pedang Petir?" Tanya Makhluk humanoid itu sambil mengeluarkan auranya.


'Bukankah ini di dunia jiwa yang tidak bisa memakai tenaga dalam dan mengapa makhluk ini bisa memakainya?" Batin Rey sambil mengusap keringat yang membasahinya.


"Tidak perlu dipikirkan kenapa aku bisa memakai tenaga dalamku, yang perlu kau tahu aku adalah penjaga Pedang Petir, aku bertugas sebagai penguji kelayakan pemilik Pedang Petir" Kata Makhluk itu seakan bisa membaca pikiran Rey.


"Jadi kau yang akan mengujiku?, aku bertanya ujian apa yang akan kuterima untuk mendapatkan kelayakan dimatamu?" Tanya Rey sambil mengeluarkan aura berwibanya meski tidak bisa mengeluarkan aura tenaga dalam/kultivasi.


Makhluk humanoid itu tersenyum sinis dan bertepuk tangan namun dengan cepat memukul Rey.

__ADS_1


"Bug!!".


Rey terpental sangat jauh hingga beberapa meter, Rey menatap tajam Makhluk humanoid itu dan ingin membalas pukulannya.


Makhluk humanoid itu dengan cepat menendang Rey dan Rey hanya bisa terpental lagi. Rey terbatuk darah dan terkejut karena kekuatan fisik bisa dipakai dalam dunia jiwa.


Makhluk humanoid itu tidak berhenti disitu saja, ia dengan cepat memukul Rey, menendang Rey dan menghajar habis-habisan Rey.


Rey sendiri tidak cukup kuat untuk menahan pukulan makhluk humanoid itu dan malah sebaliknya terpukul terus-menerus.


"Pewaris dari Pedang Petir sangat lemah dan sepertinya dirimu tidak cocok menjadi pewaris Pedang Petir" Kata makhluk humanoid itu sambil memasang wajah merendahkan.


Rey yang direndahkan dengan cepat menatap tajam dan melesat kearah makhluk humanoid itu. sayangnya Rey dengan cepat dipukul dan terpental lagi.


"Lebih baik aku membunuhmu karena menjadi pewaris yang lemah, aku tidak tahu mengapa orang itu mewariskan Pedang Petir kepadamu" Ejek makhluk humanoid itu dengan cepat ingin membunuh Rey.


Makhluk humanoid itu terkejut dengan energi gelap itu dan dengan cepat mewaspadai Rey. Rey sendiri matanya kini sudah berubah menjadi merah kehitaman dan tatapannya sangat mengerikan.


"Makhluk lemah beraninya kau membuatku mengeluarkan kekuatanku yang sebenarnya" Kata Rey dengan cepat melambaikan tangannya dan makhluk humanoid itu terpental.


Meski Rey tidak tahu kekuatan apa itu namun sekarang ia membutuhkannya untuk mengalahkan makhluk humanoid ini dan menjadi pemilik yang sah.


"B-bagaimana bisa kau memiliki kekuatan itu" Kata makhluk humanoid itu sambil mengusap darah dibibirnya.


"Kekuatan apa ini?, apakah kau mengetahuinya?" Tanya Rey mengangkat tubuh makhluk humanoid itu dan menariknya.


"K-kau bagaimana bisa tidak mengetahui kekuatan itu, apakah kau benar-benar anak orang itu" Balas makhluk humanoid itu yang membuat Rey tidak faham.


Rey hanya tahu bahwa ayah Rey sebenarnya seorang yang kuat, ia merasa keluarganya adalah keluarga Kultivator yang kuat dan mendominasi dunia.

__ADS_1


"Ku tanya sekali lagi kekuatan apa ini?" Tanya Rey sambil menatap tajam makhluk humanoid itu.


"Maafkan saya karena tidak bisa memberitahu kekuatan apa ini, tapi jika anda sudah cukup kuat, anda pasti bisa mengetahui kekuatan itu" Balas makhluk humanoid itu kini berbicara dengan sopan dan nampak sangat hormat.


"Cih.., bukankah kau tadi sangat arogan ha bajingan!!, apa-apaan sikapmi itu" Kata Rey sambil melemparkan makhluk humanoid itu.


"Maafkan saya yang tidak mengenal anda master, saya BaiLong memberi hormat kepada pemilik Pedang" Balas Bai Long kemudian menundukkan kepalanya dan berlutut.


"Bangunlah, kau bilang namamu Bai Long?, apakah kau salah satu dari ras naga?" Tanya Rey sambil berfikir bahwa Bai Long keturunan dari Ras Naga.


"Benar Master, saya salah satu Leluhur Naga yang diberi tugas untuk menjaga Pedang Petir dan melayani Master dari Pedang Petir" Balas Bai Long sambil tersenyum cerah.


"Karena sekarang kau adalah pelayanku, bukankah kau bisa keluar dari dunia ini dan apakah kau bisa membantuku saat aku dalam kesulitan?" Tanya Rey sambil memegang dagunya.


Menurut Rey, Bai Long memiliki kekuatan yang sangat kuat dan mendominasi bila ada di benua tengah. kekuatan aneh milik Rey kini lenyap dan Rey merasa jiwanya sangat kelelahan.


"Maafkan saya Master, saya tidak bisa keluar dari dunia jiwa ini namun saya bisa membantu Master berlatih ilmu Pedang Petir dan membantuku master untuk memperkuat jiwa" Balas Bai Long.


Rey tersenyum cerah, meski Bai Long tidak bisa membantunya didunia nyata namun Bai Long masih bisa membantunya untuk meningkatkan kekuatannya dan pemahaman tentang Pedang Petir.


"Ohh...., ya apakah kau tahu siapa pemilik dari Pedang Petir sebelumnya?" Tanya Rey meski tahu bahwa pemilik sebelumnya adalah Dewa Petir.


"Pemilik sebelumnya adalah seorang True God/Dewa Sejati dan memahami Dao Petir hingga disebur sebagai Dewa Petir" Balas Bai Long kemudian menjelaskan tentang pemilik sebelumnya.


Rey juga ingin sebuah informasi tentang keluarganya yang sebenarnya dan tentang mengapa mereka dikejar oleh Alinasi Tapa Suci. Rey hanya menyimak semua penjelasan dari Bai Long dan terkadang-kadang memuji Bai Long karena memahami banyak informasi mengenai dunia para Dewa Sejati.


To Be Continued


Makasih Readers yang sudah membaca Novel saya jangan lupa Like sama Komen dan Favorit ya Readers makasih 😁😁

__ADS_1


__ADS_2