System Melawan Takdir

System Melawan Takdir
Ch 15 : Hadiah Juara 1 dan Serangan Assassin


__ADS_3

Kini Rey yang sudah berada di mansionnya mulai bermeditasi lagi dan beberapa saat terdengar sebuah ledakan didalam dantiannya.


BOOMM!!


[Menerobos Ranah Bumi Tahap 8, Mendapatkan hadiah 1.000 Poin?


"Sekarang aku sudah berada di Ranah Bumi Tahap 8, baiklah aku ingin melihat Statusku" Ujar Rey.


[Status]


[Nama : Rey Fam]


[Umur : 17 Tahun]


[Kultivasi : Bumi Tahap 8]


[Poin : 26.000]


[SHOP]


[Tubuh : Tubuh Pedang]


[Seni bela diri : Tiger Punch Tahap Bumi Awal, Sword of a Thousand Shadow Tahap Bumi Puncak, Shadow Step Tahap Bumi Awal, Sword Control Tahap Awal Langit, Penyamaran Tahap Langit Puncak, Telepati]


[Artefak : Jubah Putih Tahap Bumi, Northern Tiger Sword Tahap Bumi Puncak]


"Hmm.. sepertinya aku ingin membeli seni bela diri yang baru" Ujar Rey.


Kemudian mulai mencari seni bela diri yang bagus untuk dirinya.


Selang beberapa saat Rey sangat tertarik dengan seni bela diri Celestial Dragon Palm Tahap Langit Awal.


"System aku ingin membeli seni bela diri ini" Ujar Rey.


[**Membeli seni bela diri Celestial Dragon Palm Tahap Langit Awal 26.000 - 5.000 < 2.100]


[Poin Sisa : 21.000**]


Selang beberapa saat ada sebuah buku berwarna hitam, kemudian masuk kedalam dahi Rey dan seketika menghilang.


Rey yang kini sudah mendapatkan seni bela diri yang kuat, nampak sangat gembira.


"Bagus, aku akan mencari pill untuk meningkatkan kekuatanku" Ujar Rey.


Kemudian mencari pill yang membuatnya semakin kuat.


"System, aku ingin membeli Pill Energi Qi Tingkat 3, aku ingin 10" Ujar Rey.


[**Membeli Pill Energi Qi 10 Tingkat 3, 21.000 - 1.000 < 20.000]


[Poin Sisa : 20.000**]


Beberapa saat muncul sebuah botol berisi pill yang dibeli Rey.


"Baiklah, karena hari masih malam aku ingin menyerap Pill ini untuk meningkatkan kekuatanku" Ujar Rey.

__ADS_1


Rey yang kini sudah mulai menyerap Pill Energi Qi tingkat 3 dengan cepat.


Selang beberapa jam kemudian, nampak matahari yang sudah mulai terlihat.


Rey perlahan membuka matanya dan bersiap menuju Aula.


"Saatnya mandi dan menuju Aula" Ujar Rey.


Rey kemudian mandi dan sarapan sebentar setelah itu Rey langsung melesat ke Aula.


Disampainya di Aula, Rey melihat ada Lou Yang, Fam Keiz, Patriak Klan Fam, Patriak Klan Lou, Ketua Sekte dan para Tetua Sekte.


Rey yang mulai masuk, kemudian menyapa semua orang yang ada di Aula.


"Baiklah, karena semuanya sudah berkumpul aku akan memberikan hadiah untuk para pemenang" Ujar Ketua Sekte.


"Juara 3 Lou Yang Mendapatkan 5 Batu Ghoib Tingkat Rendah dan 10 Pill Tingkat 2" Ujar Ketua Sekte.


"Terima Kasih Ketua Sekte" Balas Lou Yang.


"Semoga kau menjadi Pilar kebanggaan Sekte" Ujar Ketua Sekte.


"Juara 2 Fam Keiz Mendapatkan 10 Batu Ghoib Tingkat Rendah dan 20 Pill Tingkat 2" Ujar Ketua Sekte.


"Terima kasih Ketua Sekte" Balas Fam Keiz.


"Semoga kau menjadi Pillar kebanggaan Sekte" Ujar Ketua Sekte.


"Juara 1 Rey, Mendapatkan 10 Batu Ghoib Tingkat Rendah, 10 Batu Ghoib Tingkat Menengah, 30 Pill Tingkat 2 dan Seni bela diri Tahap Bumi Awal" Ujar Ketua Sekte.


"Terima kasih Ketua Sekte" Balas Rey.


"Baik, aku akan melakukan yang terbaik" Balas Rey.


Kemudian Rey mengambil sebuah Cincin Spritual yang menyimpan benda mati seperti inventory.


"Baiklah, kalian semua bisa bubar dan jangan lupa 5 bulan lagi akan diadakan Pertandingan Antara 3 Sekte" Ujar Ketua Sekte.


"Baik Ketua Sekte" Balas kompak Lou Yang, Fam Keiz dan Rey.


Rey kemudian keluar dari Aula, namun sebelum itu Rey diberhentikan oleh Patriak Klan Fam.


"Rey.., bisakah kita berbicara sebentar?" Tanya Patriak Klan Fam dengan sopan.


"Baiklah Patriak Klan Fam" Balas Rey.


Merekapun akhirnya mengobrol di luar Aula.


"Rey, aku ingin menanyai sesuatu, apakau kau Fam Rey?" Tanya Patriak Klan Fam.


"Aku tidak tau apa yang anda bilang Patriak Fam, namun saya bukan anggota Klan Fam, saya hanya seorang anak dari seorang pengusaha" Balas Rey.


"Baiklah jika begitu, hati-hati Patriak Klan Yan tidak akan membiarkanku begitu saja" Ujar Patriak Klan Fam.


"Terima kasih sudah Mengawathirkanku, tetapi apakah Patriak Klan Fam meremehkan kekuatanku?" Tanya Rey dengan tatapan tajam.

__ADS_1


"Aku tidak meremehkan kekuatanmu yang bisa menahan Aura dari seorang Ranah Surga Tahap 4" Ujar Patriak Klan Fam.


"Baiklah jika begitu, saya undur diri" Ujar Rey kemudian melesat ke arah Mansionnya.


"Kalian semua jaga bocah itu, dia benar-benar Fam Rey, aku bisa dengan mudah mengenalinya" Ujar Patriak Klan Fam.


"Baik Tuan" Balas Seorang seperti Assassin kemudian langsung menghilang.


"Aku tidak tau kenapa ia tidak mau menunjukkan dirinya kepadaku, tetapi cepat atau lambat aku akan tahu" Gumam Patriak Klan Fam kemudian menghilang dengan cepat.


Kini Rey yang dengan sangat cepat melesat ke arah Mansionnya sudah sampai hanya dalam beberapa menit.


Rey kemudian masuk kedalam Mansionnya dan melihat didepan Mansionnya ada seorang cewek cantik berada di depan Mansionnya.


Rey kemudian menyapanya, karena ia mengenalinya.


"Xue Yin?" Ujar Rey.


"Rey" Balas Xue Yin.


"Apa yang kamu lakukan disini?" Tanya Rey dengan senyum.


"A-aku hanya ingin memberikan selamat kepadamu, karena menjadi Juara 1" Balas Xue Yin dengan malu dan berwajah merah seperti tomat.


"Hahah.., apa benar hanya memberikan selamat?, apa kau ingin masuk ke Mansionku?" Ujar Rey yang menggoda Xue Yin.


"K-kau, aku hanya memberikan selamat dan juga Ayahku ingin mengundangmu di kediamannya jika ada waktu luang" Balas Xue Yin dengan malu-malu kucing dan berwajah merah seperti tomat.


"Hahah!!, aku akan datang jika ada waktu luang, apa kau masih mau masuk ke kamarku?" Balas Rey menggoda Xue Yin.


"K-kau" Ujar Xue Yin kemudian pergi meninggalkan Rey dengan malu.


"Kenapa ia pergi?, aku hanya ingin menyambutnya kedalam kediamanku" Ujar Rey.


[Huftt... Master anda kelihatannya sedikit begi]


"Diamlah System" Ujar Rey kemudian menuju Mansionnya.


Didalam kamar Rey.


"Hadiah dari Ketua Sekte memungkinkanku menerobos ke Ranah Langit" Ujar Rey.


Kemudian beberapa saat Rey merasa ada yang mengawasinya.


"Sampai kapan kalian akan mengawasiku?" Ujar Rey.


"Kau bisa menemukanku, maka kau memang harus segera dihabisi" Balas seseorang yang mirip Assassin.


"Ada 5 ya.., hmm lumayan" Ujar Rey.


[Ke 4 orang itu memiliki Ranah Bumi Tahap 8 dan satu orang memiliki Ranah Bumi Tahap 9]


"Baiklah, akan kubunuh kalian" Ujar Rey.


"Sombong, serang dia" Ujar seseorang Assassin itu.

__ADS_1


End


Makasih Readers yang sudah membaca Novel saya jangan lupa Like sama Komen ya Readers makasih 😁😁


__ADS_2