
Danau ini sangat harum dengan energi langit dan bumi yang melimpah. Fa Xong tersenyum "Berkultivasi lah terlebih dahulu didanau ini".
Rey cukup terkejut "Tunggu Senior, saya tidak bisa terlalu lama disini, jika saya tidak segera kembali mungkin hal yang tidak biasa akan terjadi dengan rekan saya".
Fa Xong tertawa sangat kencang "Dasar bocah bau, apa kau tidak ingin menikmati air mata True God ha?".
Rey linglung karena tidak tahu apa itu air mata True God "Senior apa itu aira mata True God?, mengapa saya tidak tahu hal itu?".
"Itu wajar karena kau tidak tahu, jika sampai tahu mungkin akan aneh karena air mata True God hanya ada dialam atas sedangkan dirimu hanya ada di alam kecil"
"Aku akan menjelaskannya sedikit tentang air mata True God, air mata ini sudah ada sejak aku datang kesini dan tidak tahu siapa yang meninggalkannya"
"Karena aku sudah mati jadi tidak terlalu berguna air mata True God ini, yah akhirnya kusimpan dan tidak pernah kupakai sama sekali"
"Tentu semua air ini bukan air mata True God melainkan air biasa namun setelah terkena satu tetesan air mata True God akan menjadi tempat impian semua kultivator"
"Berkultivasi selama sepuluh hari sama dengan setahun didunia luar, jadi apakah kau benar-benar akan meninggalkan manfaat yang cukup bagus ini?" Fa Xong terus menggoda Rey.
Rey hanya linglung, bagaimana caranya agar ia dapat memutuskan kan nya dan akhirnya dia tersenyum "Maaf Senior, saya lebih memilih untuk pergi saja, terima kasih Senior".
Fa Xong tertawa puas "Bagus itulah yang kuharapkan darimu bocah, kau tenang saja waktu disini dengan diluar cukup berbeda, satu hari disini hanya satu menit disana".
Rey cukup terkejut siapa sangka bahwa perbedaan waktu sangat jauh dan bahkan sangat-sangat jauh. apakah ini alasan mengapa Fa Xong terlihat tua.
"Baiklah Senior saya akan berkultivasi terlebih dahulu" Setelah itu Rey membuka bajunya lalu duduk dibawah arus air terjun, Rey mulai berkultivasi.
Cukup sulit berkultivasi karena kejatuhan air dari atas yang cukup cepat, Fa Xong menyuruh Rey untuk melakukan ini jadi Rey hanya bisa melakukannya.
Hari demi hari Rey berkultivasi, Rey bahkan berkali-kali hampir pingsan namun Fa Xong membantu Rey dan terkadang Rey juga beristirahat.
__ADS_1
Minggu demi minggu kini Rey sudah mulai terbiasa dengan air terjun ini, Kultivasinya telah mencapai Alam Saint Orde Ketiga Puncak dan tidak lama akan menjadi Alam Raja Suci.
Meski begitu Rey masih merasakan bahwa jarak antara Alam Saint Orde Ketiga dan Alam Raja Suci cukup jauh. inj seperti puluhan ribu lebih kali lipat daripada menerobos satu dunia.
Semakin Rey terus menerus berkultivasi, semakin ia merasakan jarak antara Alam Saint dengan Alam Raja Saint dan ini membuat dirinya sedikit teralihkan.
Untungnya Rey memiliki tekad yang kuat, ia terus mencoba yang terbaik untuk menyerap seluruh energi langit dan bumi yang melimpah didanau ini.
Fa Xong sangat kagum dengan Rey "Teknik penyerapannya cukup aneh, meski begitu ia berhasil menyerap 1/8 dari energi langit dan bumi yang ada didanau ini"
"Aku ingin melihat sampai mana ia berhasil menyerapnya, semakin cepat penyerapannya maka semakin cepat ia mencapai batas pada tubuhnya"
"Mungkin hanya Alam Raja Saint Orde Kedua yang akan ia capai namun aku merasakan energi bintang yang ada didantiannya dan mungkin Alam Raja Surgawi bukan tidak mungkin".
Fa Xong terus mengawasi perkembangan Rey, ia masih belum tahu keadaan dibenua tengah meski begitu Fa Xong percaya bahwa benua tengah akan mampu memberikan perlawanan yang sengit.
**
"Kalian semua adalah Asura Abnormal yang tidak memenuhi syarat untuk ikut penyerangan ke benua utama namun kalian akan ikut dalam penyerangan di benua tengah"
"Tenang saja dibenua tengah tidak ada resiko sama sekali, kalian bisa merampok sesuka hati kalian dan tidak perlu untuk berbelas kasih"
"HAAA!!!".
Setelah itu satu persatu dari mereka memasuki sebuah retakan dimensi, mereka melihat sebuah kota yang kecil dan rasa ingin memangsa meningkat.
"BUNUH!!".
Perintah dari lima orang itu langsung membuat ratusan orang bertanduk itu patuh dan mulai melesat kearah kota kecil ini.
__ADS_1
Seorang paruh baya sedang bersantai meminum teh, ia merasakan aura kuat yang mendekat dan ini jumlahnya ratusan.
"SIAPA BAJINGAN YANG MEMBUAT KEKACAUAN DIKOTAKU HA!!" Teriak paruh baya itu lalu melesat kearah ratusan orang yang memiliki aura kuat.
Paruh baya itu kaget karena melihat penjaga kota maupun penduduk kota banyak yang terbantai, mata paruh baya itu memerah "Kalian akan membayar harg-".
"SLEPPP!!".
Sebuah pedang menancap keleher paruh baya itu, paruh baya itu seketika mati dan satu pemimpin itu menyeringai "Alam Raja Mendalam hanya makanan ringan".
Ia menyerap vitalis dari paruh baya yang mati itu dan menyisahkan tulang-tulangnya saja. salah satu pemimpin mencibir "Kau sendiri Alam Raja Saint Orde Pertama dan membunuh Alam Raja Mendalam Orde Pertama, memalukan".
Mendengar cibiran dari pemimpin lainnya, ia kesal "Tunggu saja kau, setelah invasi ini selesai, kita akan selesaikan masalah kita".
Lima pemimpin itu pergi bersama ratusan orang lainnya, setiap kota yang mereka temui, mereka bantai dan merampas seluruh harta yang ada.
Semakin banyak mereka menyerap vitalis musuh, semakin kuat pula diri mereka namun efek sampingnya adalah mereka terkadang hilang kendali karena energi iblis yang ada ditubuh mereka terlalu kuat.
Jika dilihat dari kekuatan orang-orang bertanduk ini, sepertinya bukan penyerang utama karena pemimpin terkuat hanya berada di Alam Raja Saint Orde Kedua dan ini tidak cukup untuk membantai seluruh benua tengah.
Namun seiring berjalannya waktu, mungkin saja bagi mereka untuk naik ke Alam Raja Saint Orde Ketiga dan setelah itu menjadi Alam Raja Surgawi.
Seluruh penghuni benua tengah telah mengetahui invasi kultivator yang kuat dan kejam. mereka ganas, membunuh tanpa pandang buluh mulai dari Ras Iblis, Ras Manusia, Ras beast dan Ras Elf.
Ras Elf cukup tersembunyi namun karena keganasan dari Ras Asura mereka ditemukan dan dicabik-cabik habis hingga satu desa hancur.
Berita demi berita sudah mulai berterbangan, kini penduduk benua tengah dalam situasi yang cukup gawat karena menurut mata-mata musuh berada di Alam Saint yang legendaris.
Hanya Fraksi Langit Ungu yang sudah bersiap untuk menyambut kedatangan musuh, Akademi Bintang Surga dan Tanah Suci Awan telah merespon tentang keadaan gawat ini.
__ADS_1
To Be Continued
Makasih Readers yang sudah membaca Novel saya jangan lupa Like sama Komen dan Favorit ya Readers makasih 😁😁