System Melawan Takdir

System Melawan Takdir
Ch 53 : Memberikan Pelajaran Kepada Deng Deian


__ADS_3

Aura dari Tua Jiang dengan Tua Deng sangat ganas hingga membuat para Kultivator yang berada di bawah Alam Inti Emas semuanya pingsan kecuali Fam Yuan yang masih baik-baik saja.


"Karena kau ingin pertarungan maka aku akan secara sukarela menerima pertempuran" Deng Deian dengan cepat melesat kearah Tua Jiang dengan bayangan cakar.


"Tua Deng, kau benar-benar melewati batasmu" Tua Jiang menyuruh Jiang Xia untuk kearah Rey dan Tua Jiang dengan cepat melesat kearah Deng Deian dengan bunga lotus berwarna biru ditangannya.


"BOMMM!!".


Seketika kedua serangan ini bentrokkan hingga membuat ledakan yang sangat dasyhat, tidak butuh waktu lama beberapa penatua dari Sekte Kelas Satu maupun Klan Kelas Satu lainnya bersiap-siap untuk mencegah serangan yang nyasar.


"Uhuk.., Uhuk..., Tua Deng, aku tidak menyangka kultivasimu sudah berada di Alam Raja Mendalam Orde Kedua" Tua Jiang mengeluarkan darah dari mulutnya.


"Tua Jiang, kau terlalu lembut kepada kehidupanmu dan melupakan ambisi untuk menjadi kuat" Deng Deian sangat percaya diri dan menatap Tua Jiang dengan ekspresi remeh.


"Meski begitu, kau tidak bisa meremehkan kekuatanku" Tua Jiang mengeluarkan Roh Bela Dirinya dengan anggun dan terlihat bayangan sebuah bunga lotus yang sudah bermekar delapan bunga.


'Roh Bela Diri Tingkat Di Tahap Dua' Batin Rey yang mengamati Roh Bela Diri milik Tua Jiang.


"Semut tetaplah semut" Deng Deian mengeluarkan Roh Bela Dirinya yang berbentuk bayangan makhluk humanoid membawa satu pedang dan wajahnya sangat menyeramkan.


'Roh Bela Diri Tingkat Di Tahap Tiga' Batin Rey lagi-lagi menghela nafas kecil.


'System yang maha agung, siapakah yang akan menang?' Tanya Rey.


[Tentu saja Deng Deian yang akan menang dan Jiang Reixu itu akan mati dalam sekali serang karena luka dalam yang diderita beberapa tahun lalu]


'System maha agung memang sangat maha tahu, aku makhluk mortal merasa malu kalah dengan System'.


"Tua Jiang inilah akhirmu, Keterampilan Roh Bela Diri Pertama, Sobekan Pedang" Deng Deian melesat dengan percaya diri kearah Jiang Reixu sambil membawa pedang ditangan kanannya.

__ADS_1


"Kau akan mati bila terlalu meremehkanku, Keterampilan Roh Bela Diri Pertama, Ledakan Bunga Lotus" Jiang Reixu dengan cepat melemparkan banyak bunga lotus kearah Deng Deian.


'Saatnya anda beraksi Senior Tian dan juga anda tidak lupa untuk mempromosikan Fraksi Langit Unguku. oke'


'Tenang saja Pemimpin, serahkan pada yang tua untuk masalah bisnis' Tan Tian sekarang berubah menjadi pria paruh bayah dengan jubah hitam dan sesegera melesat kepertarungan Deng Deian beserta Jiang Reixu.


Wuuzhhh!!


Serangan dari Jiang Reixu beserta Deng Deian dengan cepat menghilang dengan tiupan angin dan muncul sebuah paruh baya yang nampak sangat kuat.


"Kalian yang sudah tua, apa yang kalian lakukan disini?, kenapa kalian bertarung saat ada junior dibawah kalian?" Tanya Tan Tian yang sekarang menjadi seorang misterius dan dengan wibawa menatap Deng Deian beserta Jiang Reixu.


'Alam lebih tinggi dari Alam Raja Mendalam!!!' Deng Deian dan Jiang Reixu kaget namun perlahan-lahan menatap Tan Tian dengan kagum.


"Kalau boleh tau siapa senior ini?, mengapa saya belum pernah mendengar nama senior?" Tanya Deng Deian dengan sopan karena kekuatan yang ditunjukkan oleh Tan Tian.


Alam yang lebih tinggi dari Alam Raja Mendalam sudah berada diluar nalar dan Alam dibawahnya hanya semut. maka dari tiu Deng Deian memilih untuk sopan dan tidak mencari masalah.


"Senior ini hanyalah Penatua Agung dari Fraksi Langit Ungu dan dibawahmu ini ada anggota inti dari Fraksi Langit Ungu pak tua ini" Tan Tian bersikap seperti orang yang berwibawa dan tegas.


"Kalau boleh tau siapa anggota inti dari Fraksi Langit Ungu yang misterius?" Tanya Jiang Reixu yang kini mulai memberanikan diri untuk bertanya.


"Dipinggir murid anda, itu adalah Murid Inti dari Fraksi Langit Unguku dan merupakan kebanggan Fraksi Langit Ungu" Tan Tian menunjuk kearah Rey dan membuat Deng Deian gugup.


"Astaga!!!, Rey aku tidak menyangka bahwa latar belakangmu sangat mengerikan" Teriak Jiang Xia memandang Rey dengan kagum.


"Xia'er jaga bicaramu dihadapkan yang mulia ini" Jiang Reixu menatap tajam Jiang Xia dan Jiang Xia sendiri kemudian diam.


"Tidak perlu begitu, generasi muda memang sangat energi dan pak tua ini merasa bahwa mereka cocok" Jiang Reixu kaget dengan ucapan dari Tan Tian dan tidak bisa untuk tidak berkeringat dingin.

__ADS_1


Jiang Xia adalah nona muda dari Sekte yang kuat namun seorang pemuda dengan latar belakang yang tidak jelas ingin menikahinya apakah anda bercanda?.


"Salam Penatua Agung, tidak perlu terburu-buru murid ini masih ingin mencapai puncak dari Dao" Rey mengepalkan tangannya dan memberi salam Tan Tian.


~~


(Note : Tan Tian sekarang sudah resmi jadi Penatua Agung dari Fraksi Langit Ungu ya 👍👍)


~~


"Baiklah jika begitu, aku lihat kau terluka, apakah ada yang melukaimu?" Tanya Tan Tian dengan ekspresi serius.


"Benar Penatua, orang itu telah melukaiku dan saudara yang lainnya" Rey menunjuk Deng Deian dan Deng Deian tidak bisa menahan cemberutnya.


"Ini salah faham yang mulia, saya Penatua dari Aula Kekosongan merasa malu karena tidak bisa melihat Murid Inti Fraksi Langit Ungu yang mulia dan Penatua ini ingin memberikan kompensasi" Deng Deian memberikan sebuah cincin spritual kepada Tan Tian dan berespresi bodoh.


"Baiklah kompensasimu cukup bagus meskipun aku tidak butuh" Tan Tian melemparkan cincin spritual kearah Rey


"Baiklah yang mulia bila begitu penatua ini undir diri" Deng Deian menunduk dengan hormat dan berbalik untuk pergi namun naasnya hal yang tak terduga terjadi.


"Slash!!".


"Ahh!!!, apa yang anda lakukan yang mulia?" Tanya Deng Deian menatap Tan Tian yang begitu menakutkan dan menatap lengan kananya yang ditebas oleh Tan Tian.


"Hanya sedikit pelajaran untukmu karena berani membuat Murid Inti Fraksi Langit Unguku terluka dan bila kau ingin balas dendam. temui aku dan aku akan bertarung denganmu" Cibir Tan Tian dan menatap tajam wajah Deng Deian.


Semua Sekte Kelas Satu, Klan Kelas Satu semua orang yang melihat sangat tercengang dan tidak bisa berkata apa-apa. yang ada dipikiran mereka hanya Fraksi Langit Ungu ini darimana datangnya dan sekuat apakah mereka jika sampai mampu membuat Penatua dari Aula Kekosongan dipermalukan seperti ini.


To Be Continued

__ADS_1


Makasih Readers yang sudah membaca Novel saya jangan lupa Like sama Komen dan Favorit ya Readers makasih 😁😁


__ADS_2