System Melawan Takdir

System Melawan Takdir
Ch 120 : Klan Bo


__ADS_3

Semua Ahli mulai mendekati Rey dengan wajah penasaran kecuali Fam Nan dan Ji Bai yang sudah mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.


Xiang Kaou dan Gang Nie bertanya dengan sopan "Nak saya tidak tahu apapun tentang masalah ini, jadi bisakah anda menjelaskan sedikit tentang kejadian ini?".


Rey hanya tersenyum polos dan wajahnya sedikit pucat "Senior beri waktu saya beberapa jam, saya ingin memulihkan Saint Qi saya terlebih dahulu".


Mereka mengangguk ringan dan meninggalkan Rey untuk melakukan meditasi sebentar. setelah beberapa jam Rey membuka matanya dan menghampiri para senior.


"Para Senior saya Chen Rey, saya akan menjelaskan dengan detail namun alangkah lebih baik jika saya membuat tempat yang nyaman" Seketika formasi muncul dan membuat mereka seperti terkurung.


Sudah ada tempat duduk bagi semua Ahli yang ada dan tentu saja mereka sangat kagum dengan formasi yang dibuat oleh Rey. meski Rey hanya Ahli Ranah Saint Heavenly yang belum terlalu ahli namun formasinya sangat kuat.


Rey duduk kemudian menarik nafas panjang "Untuk awal-awal saya meminta maaf karena melibatkan benua langit ungu karena masalah saya dengan beberapa musuh"


"Musuh saya ini cukup kuat yang mampu untuk menghancurkan benua langit ungu dengan telapak tangannya namun sampai sekarang hanya beberapa semut yang dikirim dan bukan Ahli yang kuat"


"Saya benar-benar minta maaf karena melibatkan benua langit biru dan sungguh-sungguh minta maaf" Rey sedikit membungkuk dan semua Ahli mengangguk ringan.


Xiang Kaou tersenyum "Tidak apa-apa pemuda, benua langit ungu memang sering diterjang oleh badai dan yah setidaknya benua langit ungu melahirkan bakat muda sepertimu".


"Cukup benar apa yang dikatakan oleh Saudara Xiang, oleh karena itu kita akan membangun pasukan yang kuat dibenua langit ungu dan menghancurkan invasi asing bersama-sam" Saut Gang Nie.


Mereka mengobrol dengan santai meski baru saja mengalami pertarungan yang dasyat dan bahkan mereka tidak terlalu mempedulikan tentang Rey yang memiliki musuh kuat.


Sepertinya Rey sudah berhasil membuat kesan yang baik dihadapkan para Ahli dan juga terlihat jelas bahwa para Ahli sangat mengangumi Rey.


Sepertinya masalah sudah selesai, Rey menghilangkan formasi dan detik berikutnya ia terkejut melihat kapal ruang angkasa yang amat besar.

__ADS_1


Para Ahli langsung melihat kearah kapal raksasa itu dan dengan cepat mereka membungkuk dengan hormat "Salam Yang Mulia Putri".


Rey cukup terkejut dengan kedatangan seorang gadis cantik yang ditemani oleh lima Ahli Ranah Saint Heavenly Orde 3 Puncak dan sepertinya sudah mendekati Ranah Emperor Profound.


Gadis cantik itu melihat Rey lalu tersenyum "Apakah kau alkemis yang menjual pilmu kepada Pedagang Lotus Ungu?".


Rey sontak terkejut lalu dengan sopan ia mengangguk "Benar Yang Mulia Putri saya alkemis yang menjual pill itu pada Pedagang Lotus Ungu".


Gadis cantik itu mengangguk lalu melihat sekitar "Cukup berantakan yah, apakah benua langit ungu sudah tidak ada harganya sama sekali?".


Semua Ahli yang ada disini langsung gemetar ketakutan kecuali Fam Nan dan Ji Bai saja yang masih terlihat santai. siapa gadis cantik ini yang membuat banyak Ahli ketakutan.


Rey masih belum tahu siapa gadis cantik ini dan asal-usulnya darimana?. ini benar-benar membuat Rey sedikit pusing karena ada lagi kekuatan yang lebih kuat dibintang langit ungu.


"Akhirnya saya bisa bertemu denganmu, masuklah kedalam kapal dan kita bicarakan disana" Gadis cantik itu menuju kapal, Rey juga ikut kesana.


Rey masuk dengan gadis cantik itu sungguh kagum dengan keindahan kapal ini, disana ada dua paruh baya laki-laki yang sedang duduk dan auranya cukup kuat meski tertekan.


"Kakek, Ayah dialah pemuda yang menyempurnakan Pil waktu itu" Gadis cantik itu berbicara dengan paruh baya itu dan paruh baya itu melihat Rey dengan wajah tenang.


"Diusia muda sudah menjadi Ahli Ranah Saint Heavenly Orde 3, bintang langit ungu ini cukup menarik" Pujian ini dari paruh baya yang lebih tua dan terlihat ia cukup tertarik dengan Rey.


Rey tersenyum canggung lalu bertanya dengan sopan "Senior saya tidak tahu mengapa saya dibawa kesini, jika boleh mohon jelaskan".


Paruh baya yang lebih tua mengangguk "Perkenalkan saya Bo Xi leluhur Klan Bo dan merupakan Ahli terkuat didalam Klan Bo, ini anak saya Bo Hin Song dan cucu saya Bo Ying".


Rey mengangguk sopan "Chen Rey murid dari Klan Chen dan merupakan Ahli terkuat didalam Klan Chen".

__ADS_1


Mereka mengangguk lalu paruh baya lebih muda tersenyum "Kau pasti bingung kan darimana Klan Bo berasal?".


Rey mengangguk ringan "Klan Bo merupakan salah satu Klan pedagang yang ada dibintang gelap dan bintang langit ungu merupakan bagian dari bintang gelap"


"Meskipun Klan Bo tidak terlalu kuat di bintang gelap, Klan Bo memiliki status yang cukup tinggi dalam beberapa aspek terutama dalam perdagangan dan juga alkemis"


"Ahli terkuat di Klan Boku merupakan Ranah Senior Emperor Orde 2 Puncak yang merupakan kakekku dan memiliki banyak Ahli Ranah Lesser Emperor"


"Mungkin kau bingung kenapa Ahli Ranah Emperor bisa masuk ke bintang ungukan?, kita bisa masuk karena bukan berasal dari luar bintang dan termasuk bagian bintang langit ungu"


"Binatang gelap merupakan pusat dari bintang langit ungu dan bintang nomer 2 setelah bintang utama yang sekarang sedang dalam kekacauan"


"Bintang Gelap sekarang menjadi tempat bagi apra Ahli yang melarikan diri dan tentu saja kami Klan pedagang akan mendapatkan banyak manfaat"


"Kami disini untuk membawamu masuk ke Klan Bo dan saya akan memberikan posisi penatua tamu yang akan melakukan alkemia namun sepertinya belum saatnya"


"Alasannya cukup jelas karena penduduk asli bintang langit ungu tidak bisa keluar dari bintang ini kecuali memiliki 5 Token Segel Kaisar"


"Baiklah untuk saat ini saya akan menjelaskan hal kecil namun jika dimasa depan dirimu mampu keluar dari bintang langit ungu, berkunjunglah ke Klan Boku dan kita berbicara dengan serius".


Rey menangkap maksud dari Klan Bo yaitu membawanya ke Klan Bo dan Rey akan bertugas untuk menyempurnakan pill. Rey mengangguk ringan dan tersenyum "Baiklah Senior terima kasih saya akan memikirkannya".


Paruh baya lebih muda melemparkan cincin spritual dan terkekeh "Ambillah ini, mungkin cukup berguna bagimu untuk awal-awal keluar dari bintang langit ungu".


Rey menerima cincin spritual itu karena merasa tidak enak bila menolaknya "Terima kasih banyak Senior".


To Be Continued

__ADS_1


Makasih Readers yang sudah membaca Novel saya jangan lupa Like sama Komen dan Favorit ya Readers makasih 😁😁


__ADS_2