System Melawan Takdir

System Melawan Takdir
Ch 38 : Menerobos Ranah Surga Sekali Jalan


__ADS_3

Tidak berselang lama akhirnya Fei sudah mulai tidak menangis dan telah pergi meninggalkan kamar Rey.


"Ya karena semua masalah sudah selesai, aku akan berkultivasi selama sebulan penuh dan menerobos Ranah Surga" Gumam Rey kemudian duduk bersila dan bermeditasi.


1 Bulan kemudian Rey kini membuka matanya dan merasa sudah saatnya untuk menerobos ke Ranah Surga dengan sekali jalan dan jika mungkin ia ingin meningkatkan pemahamannnya tentang seni bela dirinya yang baru.


Sebulan penuh ini Rey hanya berkultivasi karena ingin menerobos Ranah Surga dengan sekali jalan dan dalam sebulan ia tidak meningkatkan seni bela dirinya.


Chen Fei telah pergi meninggalkan Kota Hambu bersama dengan Chen Yiqu karena Chen Yiqu menerima misi untuk menjadi pengawal Fei dan menjaganya hingga harus mempertaruhkan nyawanya.


Ini perintah dari Fam Yuan yang diberikan intruksi oleh Rey, lebih aman menitipkan Fei dengan Yiqu namun Yiqu harus bersembunyi dibayangan Fei dan tidak boleh keluar jika Fei tidak dalam bahaya.


Ini sebuah seni bela diri khusus milik Fam San, Fam San berharap Kultivator Ranah Raja Mendalam tidak muncul dan mengetahui Yiqu ada didalam bayangan Fei.


Untuk Kultivator dibawah Ranah Raja Mendalam akan kesusahan untuk menemukan Yiqu, tetapi berbeda jika Kultivator itu berada di Ranah Raja Mendalam dan hanya butuh sekali lihat untuk menemukan Yiqu.


Fam San, Fam Sen, Fam Yuan dan Fang Zanze beserta pengawalnya telah berkunjung ke Sekte Seribu Pedang untuk tidak menyebarkan tentang kondisi Kota Hambu.


Tidak disangka bahwa Sekte Seribu Pedang menyetujuinya, mereka juga nampak sangat menghormati Fam San dan nampak ada sedikit kondisi yang buruk telah menimpa Sekte Seribu Pedang hingga merendahkan harga diri mereka.


Setelah diselidiki oleh Fam San rupanya Ketua Sekte Seribu Pedang sedang terluka parah dan Kultivasinya jatuh ke Ranah Yin dan Yang Bintang Lima.


Ketua Sekte Seribu Pedang adalah fondasi Sekte Seribu Pedang, jika Ketuanya mati maka Sekte Seribu Pedang hanyalah Sekte Kelas Tiga dan bahkan mungkin bisa menjadi lebih buruk.


Tetua Agung di Sekte Seribu Pedang hanya memiliki Kultivasi Ranah Golden Core/Inti Emas Bintang Tujuh dan beberapa Tetua berada di Ranah Golden Core/Inti Emas Bintang Tiga.


Wakil Ketua mereka sendiri hanya memiliki Kultivasi Ranah Yin dan Yang Bintang Satu dan itupun mungkin sudah batasnya diusianya yang hampir lima abad.


Kini Sekte Seribu Pedang hanya sekelas Sekte Kelas Tiga dan tidak akan bisa apa-apa jika diserang Sekte Kelas Dua lainnya. namun Fam San mengetahui kondisi itu dan melaporkannya kepada Rey.


Rey terdenyum sinis, Rey berencana menjadikan Sekte Seribu Pedang sebagai salah satu fondasi Fraksi Langit Ungu dan melebarkan sayap mereka kebarat.


Namun Rey hanya menggelengkan kepalanya, ia akan menjadikan Sekte Seribu Pedang menjadi bagian Fraksi Langit Ungu jika dia sudah menjadi Kultivator Ranah Surga dan juga menunggu Fam San kembali.


Keadaan Kota Hambu cukup baik sejak pertempuran terakhir, akhirnya Klan Chen menjadi satu-satunya Klan terkuat dan Klan Xiao yang merupakan Klan kecil.


Rey membiarkan Klan Xiao untuk menjadi bagian dari Fraksi Langit Ungu, karena merasa Klan Xiao di dunia sebelumnya sedikit ada kecocokan dengan Klan Xiao di benua ini.


"Baiklah saatnya menerobos ke Ranah Surga namun sebelum itu, Status" Kata Rey.


[Nama : Chen Rey]

__ADS_1


[Kultivasi : Langit Bintang Satu]


[XP : 255.000/10.000)]


[Poin XP : 26.900]


[SHOP]


[Body : Sword Body Lvl 1 (2300/5000 XP Lvl 2)]


[Roh Bela Diri : Sword Immortal Zisi Huang tingkat Sembilan (0/1000 XP]


[Seni Bela Diri : Tiger Palms Lvl 3 (3250/10.000 XP Lvl 4), 24 Lightning Slash Lvl 2 (800/5000 Lvl XP 3), Heaven Splitter Lvl 1 (0/5000 XP Lvl 2)]


"255 Ribu XP sungguh sangat banyak juga fondasiku cukup bagus, aku mencari tahu Roh Bela Diriku saat aku sudah menerobos" Gumam Rey sambil tersenyum.


'System mulai menerobos' Perintah Rey kemudian lonjakan energi Qi terasa ditubuh Rey.


Rey dengan cepat duduk bersila dan bermeditasi untuk menyerap semua energi Qi. Rey merasa tubuhnya sangat hangat dan merasa ledakan energi Qi ini sangat menyeramkan.


Semakin Rey menyerap energi Qi ini semakin ia merasakan akan menerobos ke Ranah Surga dengan cepat dan langsung menerobos sekali langkah.


Tidak terasa dua bulan telah berlalu sejak Rey mencoba untuk mengimbangi lonjakan energi Qi ini dan merasa sudah saatnya untuk tiba menerobos ke Ranah Surga.


Dantian Rey dengan cepat meledak, Rey merasa kekuatannya sangat melonjak dengan sangat cepat dan aliran energi Qinya sangat murni beserta melimpah.


[Ting]


[Mencapai Ranah Langit Bintang Dua, Memperoleh 200 Poin XP]


[Mencapai Ranah Langit Bintang Tiga, Memproleh 200 Poin XP]


[Mencapai Ranah Langit Bintang Empat, Memperoleh 200 Poin XP]


[Mencapai Ranah Langit Bintang Lima, Memproleh 200 Poin XP]


[Mencapai Ranah Langit Bintang Enam, Memperoleh 200 Poin XP]


[Mencapai Ranah Langit Bintang Tujuh, Memperoleh 200 Poin XP]


[Mencapai Ranah Langit Bintang Delapan, Memperoleh 200 Poin XP]

__ADS_1


[Mencapai Ranah Langit Bintang Sembilan, Memperoleh 200 Poin XP]


[Mencapai Ranah Surga Bintang Satu, Memperoleh 500 Poin XP]


[Bersiap untuk hukum alam dalam hitungan 3....2....1..]


"Duar!!!".


"Duar!!!".


"Duar!!".


"Haha!!, hanya hukum alam kecil tidak akan bisa melukaiku" Tawa Rey sambil berbangga.


Tidak lama kemudian muncul sebuah petir dengan warna merah dan nampak sangat garang.


"Ehhh, apa ini?".


"Duar!!!".


"Duar!!".


"Duar!!!"


Petir itu dengan cepat menghancurkan rumah Rey dan Rey kini dalam kondisi buruk karena menjadi hitam.


"System tolong aku, petir bajingan ini beraninya menyambarku sampai mau mati" Gumam Rey.


[Perlu 5000 Poin XP untuk menyembuhkan Master secara total]


'System ini ingin mulai memerasku, baiklah hanya 5000 Poin XP saja' Balas Rey tersenyum kecut karena systemnya mulai bermata duitan.


Tidak butuh waktu lama akhirnya Rey telah pulih dan melihat ada beberapa orang yang melihatnya. mereka tidak lain adalah Chen Baiu, Chen Yai, Chen Rang dan Fam Guhan.


[Selamat Master telah menembus Ranah Surga Bintang Satu, Memperoleh 5000 Poin XP]


"Rey apa yang terjadi?, petir apa itu yang nampak sangat mengerikan" Tanya Chen Yai Kawathir dengan keadaan Rey yang menyedihkan.


Rey kemudian memakai baju dengan cepat dan mulai menjelaskan bahwa ia telah menerobos ke Ranah Surga. semua orang cukup terkejut dengan perkembangan Rey dan hanya Fam Guhan saja yang tidak terlalu terkejut.


Rey hanya tersenyum kecut dan tidak menanggapi pertanyaan lainnya karena Rey masih harus menyembunyikan tentang System.

__ADS_1


To Be Continued


Makasih Readers yang sudah membaca Novel saya jangan lupa Like sama Komen dan Favorit ya Readers makasih 😁😁


__ADS_2