System Melawan Takdir

System Melawan Takdir
Ch 6 : Membantai Klan Ye


__ADS_3

Setelah Rey meninggalkan Pelelangan, Rey langsung Terbang menuju wilayah Klan Ye.


Namun sebelum Rey sampai di wilayah Klan Ye, ia dihadang dengan sekelompok Assasssin.


"Ohh... Assassin" Ujar Rey.


Rey melihat bahwa para Assassin memiliki basis kultivasi peringkat Bumi Tahap 2 dan 1 Orang peringkat Bumi Tahap 4.


Nampak sepuluh orang mengepung Rey dan 1 orang yang terlihat seperti ketuanya.


"Serang" Ujar Orang yang terlihat seperti Ketua.


Semua Assassin menyerang Rey, namun dengan mudah Rey menangkis serangan para Assassin dan Rey mulai menyerang balik.


"Pedang Seribu Bayangan" Ujar Rey.


Nampak Ratusan Pedang mulai menyerang para Assassin.


Slashh!!


Slashh!!


Slashh!!


Para Assassin yang tertebas langsung kepala mereka jatuh dari badannya.


Ketua Assassin yang nampak sangat kaget, karena Rey merupakan Kultivator peringkat Bumi Tahap 5.


Kemudian Ketua Assassin melesat ke arah Rey dengan kecepatan yang sangat cepat.


Rey yang melihat Ketua Assassin itu melesat kearahnya langsung dengan cepat menyerang.


"Pukulan Harimau" Ujar Rey.


Ketua Assassin itu nampak sangat kaget, karena serangannya dapat dengan mudah diketahui.


Buggg!!!


Ketua Assassin itu langsung terhempas kesebuah pohon.


"Tunggulah sebentar aku akan menghabisi anak buah terlebih dahulu" Ujar Rey.


"Pedang Seribu Bayangan" Ujar Rey.


Dengan cepat membunuh para Assassin, nampak Ketua Assassin sontak kaget melihat Rey yang telah menghabisi anak buahnya.


"Bajingan kau berani beraninya membunuh anak bauhku" Ujar Ketua Assassin.


"Hohoo.. apa kau masih bisa berdiri, jika begitu aku akan memberimu pukulan lagi" Ujar Rey.


"Sombong, rasakan ini Racun Ular" Ujar Ketua Assassin.


Nampak 2 buah pisau ditangan Ketua Assassin itu bilah ke 2 buah pisau itu nampak ada racun yang sangat mematikan.


"Dasar kau bermain racun, aku akan menghabisimu" Ujar Rey.


"Pedang Seribu Bayangan" Ujar Rey.


Dengan cepat ratusan pedang bayangan menyerang Ketua Assassin itu, nampak Ketua Assassin yang kewalahan bahkan terlihat banyak goresan di tubuhnya, bukan hanya basis Kultivasinya saja yang kalah, bahkan skillnya pun kalah jauh.


"Kau, akan kubunuu" Ujar Ketua Assassin.


"Kau terlalu berisik" Ujar Rey.


"Pedang Seribu Bayangan" Ujar Rey.


Slashh!!


Kepala Ketua Assassin itu langsung jatuh dari badannya.


"Aku harus cepat menyelesaikan masalah ini" Ujar Rey.


[Membunuh 10 orang peringkat Bumi Tahap 2 dan peringkat Bumi Tahap 4 mendapatkan 9.000 poin]


"Lumayan" Ujar Rey.


Rey kemudian melesat kearah wilayah Klan Ye.


Nampak sebuah kediaman yang lumayan megah.

__ADS_1


Rey langsung menyerang semua orang yang berada di dalam wilayah Klan Ye.


"Pedang Seribu Bayangan" Ujar Rey.


Kemudian ratusan Pedang mengarah ke anggota Klan Ye, nampak semua orang panik karena banyak orang yang tergeletak mati tertusuk Pedang.


"Serangan!!!"


"Serangan!!!"


Banyak Penatua Klan Ye yang dengan cepat mati terkena serangan Rey.


"Patriak ada serangan dari luar para Penatua banyak yang mati" Ujar Prajurit Klan Ye.


"Apa berani beraninya ia menyerang Klan Ye ku, kumpulkan semua pasukan kita akan membantai dia" Ujar Patriak Ye.


Diluar nampak mayat bergeletakan karena serangan dari Rey.


Kemudian Patriak Ye keluar dan melihat banyak mayat yang merupakan anggota Klan Ye.


"Kubunuhh kauu" Ujar Patriak Ye menyuruh semua pasukannya membunuh Rey.


"Pasukan yang lemah ingin membunuhku, apa kau meremehkanku" Ujar Rey mengejek.


"Pedang Seribu Pedang" Ujar Rey.


Semua pasukan yang menyerang langsung tertebas dan banyaknya pasukan yang tertusuk oleh Pedang.


"Akan Kubunuh kau!!!" Ujar Patriak Ye.


Partiak Ye langsung menyerang Rey dengan cepat, Rey langsung membalas pukulan Patriak Ye.


"Pukulan Beruang Es" Ujar Partiak Ye.


"Pukulan Harimau" Ujar Rey.


Kedua serangan akhirnya bertabrakan hingga membuat sebuah ledakan yang sangat besar.


BBOOOMMMM!!!


Terdengar suara ledakan yang amat besar hingga membuat tanah bergetar dan membuat Ye Ming dan beberapa pengawalnya ketakutan.


Selang beberapa saat terlihat 2 orang yang masih berada di atas kediaman Klan Ye.


"Perbedaan ranah tidak membuatmu bisa menang 100%" Ujar Rey.


"Kemungkinan kau yang terlalu lemah" Ujar Rey mengejek.


"Berani beraninya kau meremehkan, akan kubuat kau mati menganaskan" Ujar Patriak Ye.


"Pedang Iblis Api" Ujar Patriak Ye.


Nampak serangan Patriak Ye, seperti sebuah Api yang membara namun berbentuk Pedang juga samar samar ada banyangan dibelakang Pedang itu.


"Nampaknya ia serius ingin melawanku, jika begitu aku juga akan serius" Ujar Rey memakai 80% Kekuatannya.


"Pedang Seribu Bayangan" Ujar Rey.


Nampak ke 2 serangan bertabrakan hingga membuat ledakan yang sangat dasyat bahkan berkali kali ledakan.


BOOMMMM!!!


BBBOOMMMM!!


BBBOOMMM!!


Serangan itu membuat hampir separuh wilayah Klan Ye hancur seketika, sekumpulan debu akhirnya menghilang dan nampak 2 orang yang masih berada di atas wilayah Klan Ye.


"Kau cukup kuat nak mungkin beberapa tahun kedepan aku tidak bisa menandingimu" Ujar Patriak Ye.


"Kau saja yang terlalu lemah pak tau" Ujar Rey.


Rey kemudian mulai menyerang Patriak Ye, Patriak Ye yang melihat serangan Rey langsung menyerang Ray.


dash


dash


dash

__ADS_1


Rey dan Patriak Ye saling menyapa pukulan hingga membuat mereka berdua kelelahan dan mulai sedikit lengah.


"Mari akhiri ini, matilah" Ujar Patriak Ye.


"Tinju Elang Api" Ujar Patriak Ye yang menggunakan Skill keluarga turun temurun Klan Ye.


"Pukulan Harimau" Rey menggunakan 100% kekuatannya.


Hingga membuat ledakan yang cukup besar.


BOOMM!!!


Asap mulai menghilang dan terlihat Patriak Ye sudah jatuh hingga membuatnya hancur seketika, terkena serangan Rey.


Kemudian Ye Ming yang melihat ayahnya mati langsung berlari ketakutan.


"Ingin lari matilah" Ujar Rey.


"Ampunii akuu" Ujar Ye ming.


"Berisik" Ujar Rey.


"Pedang Seribu Bayangan" Ujar Rey.


Slashh!!


Ye Ming dan pengawalnya langsung mati, karena terkena serangan Rey.


"Baiklah sudah saatnya kembali ke penginapan, urusan disini sudah selesai Ujar Rey.


[Membunuh 80 peringkat Bumi Tahap 2,4,5,6,8 Mendapatkan 25.000 poin // Naik tingkat 2x]


"Baiklah mungkin aku akan melihatnya di penginapan nanti, aku kelelahan sekarang" Ujar Rey.


Kemudian melesat ke arah penginapan, sesampainya di Penginalan, nampak Rysel yang sudah menunggu kedatangan Rey.


"Rey apa kau baik baik saja" Ujar Rysel membantu Rey berjalan karena Rey sekarang sangat kelelahan dan kehabisan Energi Qi.


"Aku tidak apa apa, aku hanya perlu istirahat" Ujar Rey kemudian sudah sampai di kamarnya sambil dibantu oleh Rysel.


"Baiklah aku akan istirahat terima kasih sudah Mengkawathirkanku Ryn-er" Ujar Rey.


"S-sama sama" Ujar Rysel kemudian langsung turun kebawah.


Rey yang kini sudah kelelahan langsung melakukan Meditasi untuk memulihkan Qinya.


Besoknya pagi hari ramai orang melihat Klan Ye yang terbantai, mayat mayat berserakan.


"Siapa yang membantai Klan Ye ini"


"Mungkin seorang Master yang sangat kuat"


"Mungkin Kultivator peringkat Langit yang menyerangnya"


"Sangat kejam membunuh tanpa memandang bulu"


"Namun Klan Ye pantas mendapatkannya"


"Benar"


Ujar seseorang berbisik bisik.


Disisi Pemimpin Kota.


"Ada seseorang yang berani membuat kekacauan di kotaku, suruh Assassin melihat siapa yang berani melakukan hal gila ini" Ujar Pemimpin Kota.


"Baik Yang Mulia" Ujar Seseorang.


Disisi Klan Xiao


"Nampaknya Pemuda bernama Fam Rey yang membantainya" Ujar Xiao Kuang.


"Apakah benar Kakek?" Ujar Rysel.


"Benar kemarin waktu ia kembali, nampak banyak noda darah" Ujar Xiao Kuang.


Rey yang mendengar berita tentang terbantainya Klan Ye hanya tersenyum.


"Sekumpulan semut, tetaplah sekumpulan semut, diatas langit masih ada langit" Ujar Rey melanjutkan Kultivasinya.

__ADS_1


End


Makasih Readers yang sudah membaca Novel saya jangan lupa Like sama Komen ya Readers makasih 😁😁


__ADS_2