System Melawan Takdir

System Melawan Takdir
Ch 91 : Kemenangan Pihak Rey


__ADS_3

Rey langsung mundur beberapa langkah, ia mulai melihat sekitar dan menemukan bahwa Yan Ma telah mati. ia menghela nafas panjang lalu mulai memulihkan dirinya.


Rey tidak perlu memulihkan energinya dengan bermeditasi, ia cukup tidak terlalu banyak bergerak dan mengatur pernafasnnya. cukup simple dan Rey melihat sekeliling.


Tan Xuan yang melawan Ahli musuh sangat ganas, ia seperti iblis yang mencabik-cabik musuhnya dan ya setelah itu Tan Xuan keluar sebagai pemenang.


Meski begitu seluruh tubuhnya penuh dengan luka, ia kemudian memulihkan dirinya dan tidak butuh waktu lama Tan Huang telah membunuh lawannya.


Fam Zhanze dan Tan Tian yang bertarung masih nampak serius. meski begitu Fam Zhanze sangat santai dan tidak ada terlalu banyak luka diseluruh tubuhnya.


Rey tidak terlalu banyak tahu tentang Fam Zhanze, ia hanya tahu bahwa Fam Zhanze adalah bawahannya yang setia dan tidak akan pernah mengkhianatinya.


[Fam Zhanze merupakan reinkarnasi dari True God Master, seluruh bawahan anda juga merupakan reinkarnasi daru True God yang jatuh]


Sontak Rey amat terkejut dengan perkataan system, jelas saja Fam Zhanze mampu menahan seorang ahli Alam Half-Saint puncak dengan kekuatan Alam Half-Saint rendah.


Ya Rey juga mampu menang namun Rey tahu bahwa Yan Ma tidak terlalu serius melawan Rey jika tidak Rey mungkin tadi sudah kalah, energi prinsip sangat aneh dan sangat kuat.


Kini Fam Zhanze yang melawan musuhnya nampak sangat bersemangat "Ya meski kekuatanku hanya berada di Alam Half-Saint bawah, aku sudah cukup untuk membunuhmu".


Mendengar cibiran dari Fam Zhanze orang itu marah lalu berteriak" Sombong!!, Half-Saint rendahan berani sombong didepanku?, Matilah!!".


Seketika sebuah bayangan ular berwarna hijau tiba-tiba muncul dibelakang orang itu, ia lalu berteriak "Ular Naga Malapetaka!!".


Fam Zhanze sedikit tersenyum lalu tangannya mengeluarkan gerakan aneh dan berkata "Api Pengguncang Surga!!".


Sebuah semburan api langsung membuat banyak orang melihatnya, Fam Zhanze dengan santai menerbangkan apinya kearah orang itu.


Orang itu yang merasakan bahwa api berwarna keputihan ini sangat menakutkan langsung segera menyerang dengan segala kekuatannya dan dia samar-samar merasakan Saint Qi.

__ADS_1


Sepertinya Fam Zhanze sudah memahami Saint Qi saat masih menjadi Half-Saint bawah, jika dia menjadi Half-Saint Puncak mungkin tidak lama baginya untuk menjadi Ahli Saint.


Tabrakan antara serangan itu amat membuat ledakan yang mengguncang meski tidak sehebat antara Rey dan Yan Ma. itu sudah cukup membuat lubang dan tanah yang terbakar.


Tanah yang terbakar itu terlihat tidak bisa dipadamkan, semua kultivator yang melihat bahwa pertarungan monster ini membuat mereka takut dan gelisah.


Mereka hanyalah kultivator kecil diantaranya kebanyakan Ahli Alam Nirvana, meski beberapa Ahli Raja Mendalam dan Penatua dari Tanah Suci Awan yang merupakan Ahli Alam Half-Saint rendah.


Fam Zhanze yang melihat bahwa musuhnya telah hangus menjadi debu segera turun ke tanah lalu bergumam "Sudah lama aku tidak memakai Api Pengguncang Surga".


Yang bertarung sekarang hanya tersisa Tan Tian, Tan Tian sendiri terlihat cukup kerepotan karena mereka berdua merupakan sama sama Ahli Kaisar jika ditubuh aslinya dan tentu saja sangat kuat.


"Tan Tian!!, sampai kapan kau akan terus berlari ha?, lebih baik mati ditanganku saja" Paruh baya itu terkekeh dan terus menyerang Tan Tian yang berlari.


Tan Tian menyeringai lalu mencibir "Berlari?, lihatlah apa yang sedang kulalukan".


Tan Tian menyeringai lalu berkata "Pedang Petir Surgawi!!" Teriak Tan Tian, petir muncul diatas langit dan awan gelap menyelimuti area sekitar.


Rey beserta yang lainnya menghindari supaya tidak terkena dampak petir yang dikeluarkan oleh Tan Tian, Tan Tian menyeringai lalu berkata "Selamat tinggal teman lama".


Mata paruh baya itu sangat merah lalu berteriak "Petir kecil kau kira bisa menggoresku ha?".


Paruh baya itu melakukan gerakan aneh lalu bergumam dan berteriak "Penguasaan Pedang Darah!!".


Bayangan pedang panjang berwarna merah muncul dibelakang paruh baya itu dan melesat kearah petir Tan Tian. pertarungan antara pedang darah dan pedang petir terus berlanjut.


Tidak ada yang mau mengalah, mereka mengeluarkan teknik terkuat mereka dan terus menerus menyerang. sontak wajah paruh baya itu terlihat pucat lalu berteriak "Bajingan!!!".


Seketika puluhan pedang petir menancap diseluruh tubuhnya yang merupakan titik vitalitas, ia segera jatuh ketanah dan pedang darah sudah menghilang.

__ADS_1


Rupanya Tan Tian telah menyembunyikan puluhan pedang petir didekat paruh baya itu dan seakan fokus ke pedang petir lainnya. segera setelah paruh baya itu terlihat lengah ia langsung menusukkan pedang petir kevitalis paruh baya itu.


Akhirnya pertarungan telah selesai dengan kemenangan mutlak dari pihak Rey, meski seluruh mansion Klan Chen hancur dan yang tersisa hanyalah tanah.


Mereka berkumpul lalu berdiskusi pelan, mereka melihat bahwa banyak kultivator yang mulai bergerombol dan tentu saja Rey tidak terlalu suka ini.


Rey membuka mulutnya lalu berkata pelan "Senior saya merasakan aura seorang ahli yang kuat telah mendekat".


Semua orang lainnya mengangguk lalu bersantai dan mulai memulihkan masing-masing dari mereka. tidak ada yang tahu kapan orang itu datang jadi mereka memulihkan dirinya masing-masing.


Rey menjaga agar para senior memulihkan kekuatannya dan Fam Zhanze tidak memulihkan kekuatannya karena dia hanya bermain-main saja.


Pemulihan dari para senior sangat cepat hanya dalam setengah jam mereka hampir pulih seutuhnya dan terlihat bahwa mereka memiliki vitalis yang kuat.


Tan Tian menoleh kearah Rey dan Fam Zhanze lalu berkata "Kalian sangat kuat, apalagi dirimu Rey, jujur saya sangat kagum dengamu".


Rey terkekeh lalu berkata pelan "Tidak sebaik anda senior".


Mereka tertawa pelan lalu menoleh kesebuah star ship yang mendekat kearah mereka dan terlihat bahwa mereka tidak ada aura permusuhan.


Meski begitu ada satu Ahli Alam Half-Saint rendah yang ada di kapal itu, kebanyakan dari kultivator yang ada dikapal itu merupakan Ahli Alam Nirvana dan puluhan Alam Raja Mendalam.


Sudah dapat dipastikan bahwa mereka bukan kekuatan yang bisa diremehkan, meski begitu Rey memiliki empat Ahli Alam Half-Saint yang kuat dan tentu saja dirinya juga cukup untuk melawan Half-Saint rendah.


Setalah kapal luar angkasa itu mendekat, akhirnya terlihat seorang pemuda yang terlihat bijaksana dan seorang paruh baya penuh dengan aura wibawa.


To Be Continued


Makasih Readers yang sudah membaca Novel saya jangan lupa Like sama Komen dan Favorit ya Readers makasih 😁😁

__ADS_1


__ADS_2