
Fang Xun mendekat kealtar, ia menggores jari telunjuknya lalu meneteskan darahnya ke alta "Keturunan Klan Fang ingin membuka reruntuhan".
Setelah itu suara yang cukup kuat terdengar, awal-awal tanah bergetar lalu muncul sebuah pintu aneh, seperti portal namun berwarna merah cerah.
"Rey mungkin aku hanya bisa membawamu sampai disini saja karena hanya orang yang ditakdirkan saja yang bisa memasuki meski begitu beberapa orang pernah masuk dan tidak mendapatkan apa-apa"
"Kamu pasti mendengar tentang Artefak Lonceng Surgawi yang merupakan Artefak Kelas Kuno kan?, kamu datang kesini untuk itu kan?".
Rey mengangguk lalu tersenyum "Benar aku datang untuk Artefak itu, Artefak ini sangat penting untuk keselamatan benua tengah dari ambang kehancuran".
Fang Xun tersenyum lembut "Aku tahu itu, aku ingin kamu kembali dengan selamat, menurut cerita Kaisar pertama, reruntuhan itu cukup aneh, terkadang ada suara paruh baya dan terkadang seorang pemuda".
Rey mengangguk "Baiklah aku akan masuk terlebih dahulu, apakah kamu akan menunggu disini?".
Fang Xun mengangguk pelan, Rey maju kearah portal itu, setelah memasuki portal itu, Rey merasa dirinya tersedot kesuatu tempat dan tidak lama ia sudah berada ditempat yang aneh.
Dinding lapis emas yang terlihat menarik, ruangan yang bersih tanpa meninggalkan debu sedikitpun dan ada beberapa perhiasan.
Rey menjadi waspada karena ruangan ini cukup aneh "Aku tidak tahu tempat ini namun jika kau menghalangiku maka aku tidak akan segan-segan untuk membunuhmu".
Setelah beberapa saat suara paruh baya terdengar "Nak apa yang membuat dirimu datang kesini?".
"Salam Senior, saya ingin mencari Artefak Lonceng Surgawi yang menurut rumor ada disini" Paruh baya itu tertawa karena Rey mengucapkan hal aneh dan Rey sendiri hanya berekspresi canggung.
"Ingin Artefak Lonceng Surgawi?, apakah kau layak?" Mendengar cibiran dari paruh baya itu, Rey tersenyum kecut lalu mencoba untuk sabar.
"Bagaimana caraku agar bisa membuat diriku layak senior?" Rey mencoba untuk tawar menawar, ia tahu kekuatan paruh baya laki-laki ini sangat kuat dan bahkan ia tidak mampu melawannya.
Sebuah semburan energi kuat menyelimuti ruangan lalu terlihat seorang paruh baya laki-laki yang sudah cukup umur dan tinggal sedikit lagi mati mungkin.
"Apa yang membuat dirimu terkejut nak?, kau bilang ingin menunjukkan kelayakkanmu kan?".
__ADS_1
"Benar senior".
"Baiklah aku akan menguji dirimu, apakah layak untuk mendapatkan Lonceng Surgawi" Setelah itu hembusan hangat langsung mengarah ke Rey dan membuat dirinya jatuh pingsan.
"Nak orang yang memiliki Lonceng Surgawi memiliki beban yang berat, dirimu hanya Alam Saint kecil mungkin tidak mampu untuk menahan bebannya oleh karena itu lebih baik tidurlah".
Paruh baya itu ingin pergi meninggalkan Rey namun Rey terbangun dan menyeringai "Senior apakah saya sudah cukup layak?".
Paruh baya itu terkejut karena Rey bisa bangun, padahal paruh baya itu memakai teknik ilusi yang dapat membuat Kultivator Alam Kaisar pingsan selama berhari-hari dan Rey bahkan tidak lebih dari semenit.
Oke balik ke Rey sewaktu ia pingsan, ia merasakan dirinya cukup nyaman dan tidak ingin untuk bangun kembali. ia terus mencoba dan mencoba agar bangun.
Setelah banyak percobaan akhirnya Rey gagal, ia pasrah dan menerima nasibnya namun ia teringat dengan Fam Shiro yang merupakan kakeknya.
Ia juga teringat dengan ibu dan ayahnya yang entah kemana perginya "Aku harus bangun!!".
Setelah itu Rey terbangun namun siapa sangka bahwa dirinya terjebak didalam ilusi itu hanya selama 1 menit lebih dan Rey merasakan bahwa disana lebih dari bertahun-tahun.
"Aku Fa Xong, siapa dirimu nak?" Tanya Fa Xong dengan tatapan penuh pertanyaan.
"Salam Senior saya Rey, hanya Kultivator pengembara yang sedang berada ditengah-tengah peperangan" Rey terkekeh, Fa Xong terkejut.
"Ha?, kau sedang berada ditengah-tengah peperangan?, bukankah benua tengah dalam situasi damai?" Fa Xong kini bahkan lebih ingin tahu apa yang terjadi dengan benua tengah?.
"Ini Senior sebenarnya segel benua tengah telah melemah, diperkirakan dalam beberapa bulan akan hancur dan juga Ras Asura akan menginvasi benua tengah"
"Saya dengan beberapa rekan saya sedang menyiapkan pasukan untuk berperang namun dimungkinkan jumlah musuh cukup banyak, sedangkan kita akan hanya memiliki empat Alam Saint termasuk saya".
Fa Xong kini bahkan lebih terkejut "Alam Saint?, bagaimana bisa?, kuingat dulu menyegel agar tidak ada Alam Saint dibenua tengah".
"Senior mohon tenang, saya mempraktikkan teknik khusus agar bisa memasuki Alam Saint dan juga di benua tengah Alam Half-Saint lah yang paling kuat".
__ADS_1
"Benar juga, haishh bagaimana bisa segelku melemah, bocah kau kesini untuk mendapatkan Lonceng Surgawi bukan?" Rey mengangguk, Fa Xong tersenyum.
"Lonceng Surgawi dapat diambil jika orang itu ditakdirkan, kau bisa mencobanya namun sebelum itu aku ingin meminta bantuanmu" Rey cukup terkejut karena Fa Xong meminta bantuannya.
"Aku sudah lama mati karena membuat segel dibenua tengah selama ribuan tahun, ini hanya pecahan jiwaku dan tidak lama lagi akan menghilang"
"Nak apa kau bisa membantu ku agar dapat mempertahankan benua tengah?" Tanya Fa Xong dengan wajah serius.
"Senior saya tidak berjanji namun selama saya masih hidup, benua tengah tidak akan pernah jatuh ke tangan musuh" Rey percaya diri dan Fa Xong terkekeh.
"Kekuatanmu sekarang bagaikan semur bocah, mungkin musuhmu berada di Alam Raja Suci atau Raja Surgawi dan bahkan mungkin Alam Kaisar Mendalam"
"Jadi bagaimana apakah kau takut bocah?" Mendengar ejekan dari Fa Xong, Rey tertawa keras.
"Senior pasti bercanda, begini-begini saya mampu untuk mengalahkan Alam Raja Suci Orde Pertama" Fa Xong mengangguk.
"Eh Senior percaya?".
"Tentu saja aku percaya, aku bisa melihat seberapa kuat dirimu, Saint Qimu cukup melimpah dan lebih banyak dari Saint Qi milik Alam Raja Suci Orde Pertama" Rey tertawa kecil, ia cukup malu karena dipuji meski bahagia.
"Namun ini tidak cukup, aku akan membantumu untuk menaikkan kekuatanmu, tentu saja ini tergantung apakah kau memanfaatkan kesempatan ini dengan baik"
"Tidak perlu untuk membalas kata-kataku, cukup ikuti aku dan ikuti instruksiku oke" Setelah Iru Fa Xong dan Rey menuju kesebuau danau.
Rey cukup terkejut karena disebuah reruntuhan ada juga danau dan airnya dangat jernih. energi langit dan bumi sangat melimpah disini.
Ini tempat paling cocok bagi Kultivator untuk berlatih tertutup dan Rey bahkan merasa sangat segar. seluruh badannya menjadi lebih ringan daripada biasanya.
To Be Continued
Makasih Readers yang sudah membaca Novel saya jangan lupa Like sama Komen dan Favorit ya Readers makasih 😁😁
__ADS_1