Tawanan Cinta Ketua Gangster

Tawanan Cinta Ketua Gangster
BAB 54 Serius


__ADS_3

Pagi hari yang mendung, Rebecca sengaja datang ke rumah Josh. Meskipun kadonya diterima dengan baik oleh Papinya tetap saja Becca merasa malu luar biasa.


“Josh kurang ajar memang.” Rebecca lama menunggu di ruang tamu, lantaran kekasihnya belum bangun tidur.


“Lama banget, gue siram juga pakai air es.” Menggerutu seorang diri, kedua orangtua Josh tidak ada di rumah. Mereka sibuk dengan masalah bisnis.


15 menit


30 menit


Satu jam


Dua jam


Josh masih nyenyak terbalut di bawah selimut. Rebecca mulai kesal, meminta izin kepada pelayan untuk masuk ke ruangan pribadi tersebut.


Betapa terkejutnya Rebecca ternyata tunangan palsunya sudah bangun, selesai mandi, dalam keadaan polos tanpa pakaian.


“WHAT? JOSH LO GILA.”


“Gila kenapa Becca? Lo keluar sana. Belum sah, engga boleh lihat, sabar sedikit dong!” Kata Josh tertawa bahagia, dia tidak menyangka tunangannya ini sangat agresif.

__ADS_1


“Ish, gue tunggu lo di luar jangan lama!” Rebecca menutup pintu kayu kamar Josh cukup keras, mungkin jika terbuat dari papan biasa akan terlepas dari engselnya.


Josh tidak mempermasalahkan semua itu, dia tertawa santai menanggapi tingkah konyol Rebecca. “Gue harus ikuti jejak Ethan sama Valerie nih, engga apalah jadi papa muda.”


Usai menggunakan pakaian dengan rapi, harum, menjadikan penampilan Josh sangat sempurna. Namun, pria ini tidak keluar kamar. Katanya lebih enak di dalam daripada di luar.


Josh memerintahkan pelayan membawa Rebecca masuk kamar.


“Gue bilang kan tunggu di luar kenapa ke kamar lagi?” Rebecca bersedekap dada mengamati penampilan Josh. “Ganteng banget.” Katanya dalam hati.


Rebecca yang melamun, menjadi bahan keusilan Josh. Dengan cepat mendekat, lalu mendaratkan kedua tangan di pinggul kecil perempuan pemarah ini.


Refleks Rebecca tersadar dari lamunannya, dia berusaha memukul pipi pria mesum ini. Tapi sangat disayangkan, Josh berhasil menghindar.


Kaki Rebecca tersandung karpet dan akhirnya menjadi senjata makan tuan. Rebecca jatuh ke pelukan Josh.


“Becca kalau mau peluk engga perlu brutal caranya, bilang aja baik-baik pasti gue penuhi keinginan lo.” Josh benar-benar pria menjengkelkan dan menyebalkan di seluruh dunia. Rebecca semakin membenci temannya.


“Lepas Josh! Lo itu laki-laki paling gue benci. Paham? Gue akan bilang ke orangtua kita tentang hubungan palsu ini.” Ucap Rebecca berapi-api.


“Oh iya gue hampir lupa tujuan gue datang ke sini untuk apa. Jahat banget sih lo kasih kado ke Papi dengan bahasa playboy yang mesum itu, gue malu.” Rebecca mendorong dada Josh hingga terjatuh.

__ADS_1


Dia sangat marah segera melangkah keluar secepat mungkin. Mulanya untuk mencegah perjodohan dengan duda dua anak tapi kenapa semua beralih menjadi musibah.


Tidak terima pertunangan yang baru berlangsung beberapa hari itu berakhir. Josh segera keluar kamar, berlari menyusul gadisnya. “Becca tunggu! Gue engga mau kita putus.”


Kedua kaki Josh semakin cepat melangkah, bahkan melompat dari ketinggian tiga meter demi memotong jalan.


“Rebecca! Lo gak bisa mempermainkan hubungan ini. Memang salah gue apa?  Asal lo tahu, demi keseriusan gue ke lo, gue rela berubah. Gue sayang sama lo.” Ucap Josh terengah-engah.


Rebecca bergeming, baru kali ini melihat teman berandalannya serius, tidak ada kebohongan sama sekali di kedua mata Josh.


CUP


Josh mencium bibir tunangannya, menempel, lambat laun sedikit *******.


Rebecca semakin mematung tak berdaya.


TBC


***


Semangat Josh 💪

__ADS_1


__ADS_2