Tawanan Cinta Ketua Gangster

Tawanan Cinta Ketua Gangster
BAB 65 Pergolakan Batin


__ADS_3

BRAK


Josh mengelus dada, sebab terkejut Rebecca menutup pintu kamar tanpa perasaan. “Kenapa lagi sih itu bini?”


Kedua tangannya tetap sibuk menata belanjaan, menyimpan ke lemari pendingin, kemudian Josh mencuci piring sisa perabotan kotor. Dia tidak suka apartemen sederhananya ini berantakan, semakin terkesan sempit nanti.


Tidak hanya itu, Josh melirik kantung berisi pakaian da-lam tergeletak di atas kursi. Dia tersenyum, kemudian membawanya ke dalam kamar, “Semoga aja engga dikunci sama istri. Gue benar-benar mau memiliki Rebecca selamanya. Apaan tuh cerai? Engga ada dalam hidup gue menjadi duda.”


Pelan-pelan tak menimbulkan suara, Josh membuka pintu. Diliriknya ruangan itu kosong. Namun, samar-samar suara seseorang dari kamar mandi.


Kedua kaki Josh semakin melangkah, jujur saja degup jantung semakin tak bisa dikondisikan, karena otak mesum Josh membayangkan kemolekan tubuh Rebecca.


KLEK


“Astaga Josh, lo ngapain di depan pintu kamar mandi? Bikin gue jantungan tahu gak sih? Kalau mau nunggu kan bisa diam sambil duduk atau tunggu aja di luar.” Rebecca menggerutu, meluapkan bentuk keterkejutannya.


Wanita cantik ini tidak peka, bahwa Josh memandangi wajah cantik polos tanpa polesan make up serta cucuran air membasahi bahu kenyal mulus nan licin.


GLEK

__ADS_1


Josh benar-benar dibuat menggila, padahal ini bukan pertama kali melihat wanita memakai balutan handuk atau tanpa busana. Istri judesnya mampu membuat darah Josh mendesir.


“Stop jangan Josh, Rebecca belum mau. Engga boleh maksa, bahaya kalau jadi perang dunia.” Josh membatin, lagi-lagi si dia di bawah sana bangun menagih jatah.


“Lo jangan baperan dong. Bini gue belum mau, sabar aja! Kalau dia kasih lampu hijau langsung kita sikat sob.” tukas Josh dalam hati.


Mengetahui suaminya mati-matian menjaga diri, Rebecca sengaja menggoda Josh bahkan sangat menantang di luar dugaan.


“Eh lo mau ngapain Becca? Cepat pakai baju. Masuk angin bikin gue repot lo.” Bibir Josh berdusta, sebenarnya dalam hati melarang menggunakan pakaian, biar saja terbuka tanpa sehelai benang menutupi.


Rebecca semakin menggoda, menurunkan kain handuknya hingga belahan pada bagian da-d@ menguji ketahanan Josh sebagai pria yang telah taubat dari jalan casanova.


“Nih.” Dalam hati berharap semoga Rebecca mengizinkannya malam ini untuk menyentuh sedikit saja kulit mulus itu. “Jangan dibuang ya sayang.” Lirih Josh.


Tangan mulus menyambar begitu saja bungkusan berisi lingerie, Rebecca memutar tubuh tepat di depan muka suaminya, melenggang memasuki kamar mandi.


Harum aroma shampo dan sabun mandi menggoda hidung lelaki mantan petualang cinta. “Gila, wangi banget. Argh … gue gak tahan.”


Lima menit

__ADS_1


Sepuluh menit


Pintu kamar mandi terbuka lebar, pemandangan elok dan indah mampu menjadikan jantung Josh berdetak cepat.


Selama pertemanan yang berlangsung bertahun-tahun, baru mengetahui bahwa di balik kemeja kebesaran dan celana yang selalu digunakan Rebecca, tersimpan sesuatu yang luar bisa.


“Gue mau tidur, ngantuk.” Kata Rebecca menghempaskan selimut ke ujung ranjang, duduk menampakkan pa-h* mulusnya.


Seandainya saja boleh, Josh rela malam ini berubah menjadi kasur, demi bersentuhan secara dekat, tak berjarak dengan wanita yang sukses mengaduk-aduk perasaannya menjadi panas dingin.


“Ok, silakan tidur.” Kalau saja dalam ruangan ini kedua temannya ada bisa dipastikan Josh dibully habis oleh David atau Ethan. Apa iya seorang mantan casanova dibuat gugup dan tidak berdaya oleh seorang wanita? Hancur, runtuh, remuk harga diri Josh.


Josh menyambar handle pintu, lebih baik keluar sekarang dalam keadaan selamat. Semakin lama, kamar ber- AC dingin, mengalami peningkatan suhu, panas sekali.


“Ayo deh bro, terpaksa malam ini lo ketemu sama telapak tangan gue lagi ya. Sabar lo jangan banyak menuntut, jangan bikin gue kegerahan.” Menggerutu di balik pintu. Raganya sungguh ingin kembali masuk ke dalam, tapi hati dan otaknya mati-matian menolak dan membawa tubuh menjauh.


Akhirnya Josh menikmati sunyi malam bersama sabun dan pergolakan batin.


TBC

__ADS_1


__ADS_2