Tentang Luka Istri Kedua

Tentang Luka Istri Kedua
Bab 42


__ADS_3

"Yasudah, mbak, tolong total semua ya. Aku ambil semuanya. Dua set itu." Hamzah tanpa pikir panjang langsung mengambil semua perhiasan yang menurutnya sangat cocok untuk Anniyah. Harga baginya tak jadi soal, karena gajinya tak akan habis meskipun harus membeli perhiasan beberapa set lagi. Hamzah diam diam merasa gemas saat memperhatikan wajah Anniyah yang bengong dan nampak shock dengan keputusannya membeli dua set perhiasan dengan harga yang fantastis. "Selugu itu ternyata kamu, dek." gumam Hamzah di dalam hatinya.


Sedangkan tak jauh dari toko perhiasan itu, nampak seorang wanita cantik tengah mengamati kemesraan Hamzah dengan istri mudanya. Darah wanita itu mendidih, marah, benci, dan juga tak terima jika kedudukannya sebagai istri yang selama ini selalu diutamakan, selalu dimanja dan selalu di hujani dengan barang barang mewah tergantikan oleh perempuan yang baru saja dibawanya masuk dalam hubungan rumah tangganya.


"Keterlaluan kamu, mas. Ternyata ini alasan kamu mengurangi uang bulananku, agar kamu bisa menyenangkan istri muda mu. Lihat saja, aku tidak akan tinggal diam. Aku akan main cantik agar hartamu jatuh ke tanganku semua. Dan perempuan itu akan gigit jari dan menangis darah setelah ini." Gumam Bella, yang tengah berusaha mengatur debar amarah di dadanya. Berusaha bersikap tenang agar bisa memainkan perannya dengan baik.


"Mas." Bella sudah berdiri dihadapan Hamzah dan Anniyah yang akan memasuki mobilnya. Wajah Bella sudah berubah sendu dengan air mata yang membanjiri pipi mulusnya.


Hamzah tidak menyangka kalau Bella akan mengikuti kepergiannya bersama Anniyah.


"Kamu jahat, mas. Hanya untuk bisa menyenangkan istrimu yang lain, kamu sudah tega mengurangi uang belanjaku. Apakah ini yang kamu sebut adil, dalam memperlakukan kami?


Lihatlah kalian, tanpa memikirkan perasaanku dan tidak mau tau sakit hatiku, justru kamu membelikan dia perhiasan mahal seperti ini. Lalu, kamu anggap aku ini apa, sekarang?" Bella menangis dengan menampilkan wajah tersakiti, suaranya tersengal dengan dada yang mulai sesak. Cemburu juga benci telah menguasai dirinya saat ini.


"Bukankah, kamu sudah sering membeli perhiasan perhiasan mahal seperti ini?


Bahkan hampir setiap saat kamu meminta untuk dibelikan yang jauh lebih mahal dari apa yang saat ini aku berikan pada Anniyah. Jadi, stop drama kamu ini, Bella. Fokus saja untuk memperbaiki dirimu agar lebih baik, dan cepat selesaikan masalah kamu dengan berondong kamu. Bukannya kalian hari ini janjian akan ketemu, hmm?" Balas Hamzah dengan wajah datarnya. Tanpa Bella sadari, Hamzah sudah memasang pelacak di mobil milik Bella, memasang cctv dikamar pribadi mereka, dan juga menyadap ponsel milik Bella. Bahkan Hamzah juga terus menyuruh orang suruhannya untuk terus mengawasi pemuda yang jadi selingkuhan istrinya itu.


"Tidak usah panik, Bella. Cukup, kamu buktikan niatmu untuk berubah dan meninggalkan laki laki itu. Dengan begitu, aku akan berusaha untuk menerima kamu dan belajar memaafkan semua kesalahan kamu itu. Selama kamu masih berhubungan dengan dia dan masih senang berpakaian terbuka seperti ini, jangan harap aku akan bersikap baik padamu. Jadi pikirkan baik baik ucapanku." Sambung Hamzah yang kini sudah menatap tajam ke arah Bella yang sudah berhenti dari menangis, berganti dengan wajah pucat pasi dengan segala ucapan sang suami.


"Satu lagi, kamu harus ingat satu hal, Bella. Aku selalu tau apapun yang kamu lakukan, meskipun aku sedang tidak bersama kamu. Jadi jangan macam macam dan jangan pernah mencoba membodohi ku lagi. Paham?"


"Mas, aku harus jelaskan berapa kali lagi sama kamu, hah?


Aku tidak suka dipaksa dan aku belum siap berpakaian seperti Anniyah, kampungan.


Malu aku sama teman temanku, kayak ibu ibu yang mau ke pengajian saja, gak ada modis nya sama sekali. Harusnya kamu bisa paham, aku dan anniyah itu beda. Kami beda level, aku bergaul dengan orang orang kaya, sedangkan dia, cuma kenal sama rakyat jelata." Sungut Bella membela diri, bahkan matanya menatap sengit ke arah Anniyah yang sedari tadi memilih diam.

__ADS_1


"Sudahlah, bicara denganmu tidak akan ada habisnya. Silahkan kamu melakukan apapun yang kamu anggap benar, Bella. Tapi jangan pernah menyesal, jika aku harus mengakhiri pernikahan kita nantinya. Ingat, aku tidak suka istriku dinikmati laki laki lain dan aku tidak suka dengan istri yang suka membangkang. Jadi, pikirkan baik baik apa yang akan kamu putuskan.


Anniyah, ayo kita pulang." Setelah memberikan peringatan pada istri pertamanya, Hamzah mengajak Anniyah segera pergi, kembali pulang dan meninggalkan Bella yang semakin kesal karena Hamzah sangat sulit untuk dikendalikan lagi.


"Aaaaargh, sialan!


Kalau caranya begini, aku semakin sulit mengendalikan mas Hamzah. Bagaimana aku merebut semua hartanya. Jalan satu satunya adalah pura pura menurut dengan menjadi apa yang dia mau. Sialan!


Aku benci semua ini, gara gara Anniyah hidupku jadi susah begini." Gerutu Bella yang sudah kembali ke dalam mobilnya. Niatnya untuk menemui kekasih brondongnya pun diurungkan, karena takut Hamzah akan mengetahuinya.


☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️


jangan lupa mampir juga di karya aku yang lain.


Novel baru :


#Fitnah mereka


#Anak yang tak dianggap


#Tentang luka istri kedua


Novel Tamat :


#Tekanan Dari Mantan Suami (Tamat)


#Cinta dalam ikatan Takdir (Tamat)

__ADS_1


#Coretan pena Hawa (Tamat)


#Cinta suamiku untuk wanita lain (Tamat)


#Sekar Arumi (Tamat)


#Wanita kedua (Tamat)


#Kasih sayang yang salah (Tamat)


#Cinta berbalut Nafsu ( Tamat )


#Karena warisan Anakku mati di tanganku (Tamat)


#Ayahku lebih memilih wanita Lain (Tamat)


#Saat Cinta Harus Memilih ( Tamat)


#Menjadi Gundik Suami Sendiri [ tamat ]


#Bidadari Salju [ tamat ]


#Ganti istri [Tamat]


#Wanita sebatang kara [Tempat]


#Ternyata aku yang kedua [Tamat]

__ADS_1


Peluk sayang dari jauh, semoga kita senantiasa diberikan kesehatan dan keberkahan dalam setiap langkah yang kita jalani.


Haturnuhun sudah baca karya karya Hawa dan jangan lupa tinggalkan jejak dengan like, komentar dan love nya ya say ❤️


__ADS_2