
"Aku akan membuat hidupmu tidak baik baik saja, mas. Akan ku buat kamu dan perempuan itu tersiksa. Lihat saja, apa yang bisa aku lakukan setelah ini." Ancam Bella sebelum pergi meninggalkan ruangan Hamzah. Dendam akan sakit hatinya kian membara untuk menghancurkan Anniyah. Bella tidak pernah akan membiarkan kebahagiaan antara Hamzah dan Anniyah berjalan lancar.
Hamzah membuang nafasnya kasar, menatap nanar kepergian wanita yang masih dia simpan cintanya, meskipun tak sebesar dulu lagi. Namun logikanya menolak jika harus memberikan kesempatan untuk kesekian kalinya kepada sang istri. Kesalahan akibat berselingkuh adalah hal yang paling fatal dan tak bisa mengembalikan kepercayaan di hatinya untuk menjalani kehidupan yang baik baik saja di dalam rumah tangganya kelak.
"Jika saja kamu tak mudah memberikan tubuhmu pada laki laki lain. Mungkin aku akan memberikan kesempatan untuk kamu berubah." Gumam Hamzah, yang sudah kehilangan mood untuk melakukan pekerjaannya.
Hamzah memencet salah satu nomor yang langsung terhubung pada pengacara keluarganya.
Hamzah ingin konsultasi tentang masalah yang saat ini dia hadapi. Karena tau, jika Bella pasti akan menuntut lebih dari yang akan dia berikan nantinya.
"Terimakasih, pak. Saya akan segera datang kesana." Balas Hamzah pada sesosok pria diujung sana. Dengan langkah pasti, Hamzah akan meluncur ke kantor sang pengacara.
Semua harus segera dia selesaikan, agar persidangan tidak berjalan rumit oleh ulah Bella yang sangat keras kepala dan serakah.
☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️
"Kurang ajar!
Mas Hamzah dengan terang terangan menolak ku. Dia sudah tertutup oleh sikap polosnya wanita murahan itu!" Gumam Bella dengan hati diliputi amarah.
"Bagaimana?
Hamzah sudah memaafkan kamu?
Mana uang mama yang kamu pinjam, jangan sampai kamu lupa untuk tidak menggantinya setelah mendapatkan uang dari Hamzah lagi." Cerca Bu Lasmi dengan tanpa berdosa. Tidak melihat jika anaknya tengah dilanda api amarah.
"Ibu bisa diam gak sih!.
Uang, uang, uang terus yang ibu tanyakan. Aku gagal meyakinkan mas Hamzah. Dia akan menceraikan aku, Bu! Puas?" Balas Bella frustasi.
"Apa?
Kok bisa begitu?
Bukannya kamu sudah menuruti keinginannya untuk berubah jadi ibu ibu udik seperti ini. Keterlaluan sekali Hamzah!" Sungut Bu Lasmi yang tak terima. Merasa anaknya telah dipermainkan oleh Hamzah.
__ADS_1
"Entahlah, aku pusing. Mas Hamzah sudah tidak bisa dipengaruhi lagi. Tapi ibu tenang saja, aku masih tetap akan mendapatkan bagian harta Gono gini nantinya. Dan aku juga masih menerima uang jatah bulanan selama belum ketuk palu. Dan selama waktu yang tersisa itu, aku akan terus memanfaatkan kesempatan yang ada untuk menjebak mas Hamzah bagaimanapun caranya agar tetap bersamaku." Sahut Bella yang merasa yakin jika rencananya akan berhasil. Dan tak akan ada perceraian diantara dirinya dan Hamzah.
"Apa yang akan kamu lakukan, Bella?
Jangan bertindak gegabah, bisa bisa kamu tidak mendapatkan apa apa dari Hamzah." Tekan Bu Lasmi jengah, karena rencananya selalu saja gagal untuk menguasai harta keluarganya Hamzah.
"Mama tenang saja, aku tau apa yang harus aku lakukan. Sebaiknya kita jangan terlalu banyak bicara membahas tentang ini diluar. Karena aku yakin bibi tengah memata matai kita. Secara dia adalah orang kepercayaannya mas Hamzah selama ini." Lirih Bella, agar tidak terdengar oleh pembantunya yang sedang mencuci peralatan dapur.
"Aku sangat sedih, ma. Kenapa mas Hamzah tega melakukan ini padaku? Huhuhuhu" Bella mengedipkan matanya pada Bu Lasmi yang kebingungan dengan sikapnya yang tiba tiba berubah.
Dan Bu Lasmi langsung tanggap dengan drama yang dimainkan oleh Bella.
"Kamu yang sabar, mungkin Hamzah sedang emosi saja. Tunjukkan jika kamu benar benar berubah dan sangat menyesali perbuatan kamu itu. Bertobatlah nak, karena mencari suami yang sangat baik dan bertanggung jawab seperti Hamzah itu sulit. Maka sebisa mungkin pertahankan rumah tangga kamu." Sahut Bu Lasmi yang sedikit mengeraskan suaranya agar di dengar oleh pembantu anaknya.
"Aku sakit hati ma, aku sangat terpukul dengan keadaan ini." Sahut Bella yang tiba tiba terkulai lemas. Bu Lasmi yang sudah paham dengan permainan anaknya. Pura pura berteriak panik agar sandiwaranya semakin meyakinkan.
"Bi, bibik! Tolong bantu saya buat angkat Bella ke kamarnya. Bi, tolong!" Teriak Bu Lasmi panik seolah Bella memang benar benar pingsan. Padahal dia hanya pura pura saja, agar berita kesedihannya sampai ke telinga Hamzah.
"Ya Alloh, Bu. Apa yang terjadi sama Bu Bella?" Bi Titin ikut panik saat melihat Bella tak sadarkan diri. Dengan susah payah, bi Titin dan Bu Lasmi membawa tubuh Bella ke dalam kamarnya.
"Bi tolong buatkan minuman hangat ya, biar saya olesi Bella dengan minyak angin. Semoga cepat sadar. Kasihan anakku yang menderita karena sikap suaminya yang egois." Bi Titin menoleh setelah mendengar penuturan singkat Bu Lasmi.
"Hamzah menceraikan Bella demi istri mudanya. Keterlaluan sekali mereka, padahal anakku sangat mencintai Hamzah, sampai rela mencarikan wanita lain demi menuruti keinginan Hamzah dan ibunya untuk segera memiliki anak. Ternyata ini balasan yang harus diterima anakku. Dibuang setelah mendapatkan yang baru." Terang bu Lasmi berapi api, membuat bi Titin terpana, meskipun hatinya ingin tertawa mendengar ocehan dari ibu istri majikannya tersebut.
☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️
jangan lupa mampir juga di karya aku yang lain.
Novel baru :
#Fitnah mereka
Novel on going :
#Anak yang tak dianggap
__ADS_1
#Tentang luka istri kedua
Novel Tamat :
#Tekanan Dari Mantan Suami (Tamat)
#Cinta dalam ikatan Takdir (Tamat)
#Coretan pena Hawa (Tamat)
#Cinta suamiku untuk wanita lain (Tamat)
#Sekar Arumi (Tamat)
#Wanita kedua (Tamat)
#Kasih sayang yang salah (Tamat)
#Cinta berbalut Nafsu ( Tamat )
#Karena warisan Anakku mati di tanganku (Tamat)
#Ayahku lebih memilih wanita Lain (Tamat)
#Saat Cinta Harus Memilih ( Tamat)
#Menjadi Gundik Suami Sendiri [ tamat ]
#Bidadari Salju [ tamat ]
#Ganti istri [Tamat]
#Wanita sebatang kara [Tempat]
#Ternyata aku yang kedua [Tamat]
__ADS_1
Peluk sayang dari jauh, semoga kita senantiasa diberikan kesehatan dan keberkahan dalam setiap langkah yang kita jalani.
Haturnuhun sudah baca karya karya Hawa dan jangan lupa tinggalkan jejak dengan like, komentar dan love nya ya say ❤️