Tentang Luka Istri Kedua

Tentang Luka Istri Kedua
Bab 49


__ADS_3

"Demi tetap bisa hidup enak dan nyaman. Agar mas Hamzah tidak membuang ku, aku harus mengikuti apa maunya." Sahut Bella yang tersenyum miring.


"Yasudah, tunggu sebentar, mama akan ganti baju dulu." Balas Bu Lasmi yang langsung bersiap siap untuk menemani Bella belanja. Membeli perlengkapan hijrahnya.


"Kita lihat saja, kamu pasti akan terpesona melihatku berubah, mas. Bahkan aku bisa jauh lebih anggun dan cantik dari si Anniyah. Akan aku buat kamu bertekuk lutut lagi padaku." Gumam Bella yang begitu yakin akan bisa merebut hati suaminya lagi.


Bella dan ibunya meluncur ke pusat perbelanjaan di kota. Menggunakan uang sisa yang diberikan Hamzah kali terakhir kemarin.


"Ma, boleh aku pinjam uang mama dulu. Karena aku hanya ada uang sekitar sembilan juta saja." Bella menatap mamanya penuh harap.


"Memangnya kamu kemana kan uang yang diberikan suami kamu, Bella?


Tidak mungkin kalau Hamzah tidak memberikan nafkah yang banyak. Pasti kamu buat foya foya dengan anak ingusan itu. Mama gak ngerti deh sama jalan pikiran kamu itu." Sungut Bu Lasmi yang menatap kesal pada putrinya.


"Sudahlah ma, tidak usah marah marah. Lagian aku akan taklukan lagi mas Hamzah. Dia itu cinta mati sama aku. Lihat aku menurutinya pasti dia akan kembali padaku lagi. Sekarang mama tinggal jawab saja, mau pinjami aku uang apa enggak?" Sahut Bella dengan santainya, tidak dipedulikan dengan Omelan ibunya.


"Memangnya kamu butuh berapa?" Sahut Bu Lasmi pada akhirnya. Karena mengomel seperti apapun tak akan pernah di dengar oleh anak perempuannya.


"Tiga puluh juta saja. Nanti aku akan minta ganti ke mas Hamzah. Mama tidak usah khawatir."


"Baiklah, mama akan transfer langsung ke rekening kamu. Tapi ingat ya, harus diganti beneran. Itu uang tabungan mama soalnya." Sahut Bu Lasmi dengan wajah masam.


"Mama tenang saja, perhiasanku juga cukup banyak untuk mengganti uang mama. Tapi aku akan minta ke mas Hamzah lebih dulu. Sekarang kita akan senang senang saja dulu. Temani aku memilih pakaian yang bagus bagus dan tentunya bermerek, aku gak mau kalau harus sama level dengan si Anniyah." Sungut Bella berapi api.


"Kamu benar sekali. Kamu harus tunjukkan sama Hamzah, kalau kamu jauh lebih berkelas dibanding si Anniyah. Nanti mama akan bantu pilihkan model gamis yang elegan untukmu." Sahut Bu Lasmi dengan senyuman merekah.


☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️


"Mas, kamu dari mana saja sih?


Tadi mbak Bella datang kerumahnya mbak Anniyah, dia marah marah nyariin mas." Rena yang baru saja menginjakkan kakinya memasuki rumah, langsung bersungut kesal saat melihat kakak lelakinya yang tengah duduk santai di ruang keluarga.


"Maksudnya?" Sahut Hamzah yang langsung mengalihkan pandangannya pada sang adik.


"Itu, mbak Bella. Marah marah, nuduh kalau mbak Anniyah sembunyiin mas Hamzah. Emangnya kalian lagi berantem?" Sahut Rena dengan wajah penuh selidik.

__ADS_1


"Mas sudah ambil mobilnya dan juga mobil sport yang dipakai pemuda itu. Mungkin dia tengah kelabakan, karena mas mengambil benda kesayangannya dan juga membawa aset aset berharga milik mas." Sahut Hamzah santai.


"Wow, berita bagus. Begini tuh baru kakak aku, tegas dan gak plin plan." Sahut Rena terkekeh, membuat Hamzah melotot tajam ke arah adiknya yang justru terbahak melihat reaksi sang kakak.


"Bagaimana keadaan Anniyah, Ren?


Dia baik baik saja kan?


Bella gak macam macam?" Balas Hamzah yang langsung menunjukkan raut khawatir kala mendengar nama Anniyah disebut.


"Mbak Anniyah gak papa kok, lagian ada aku juga mbok Atun yang jagain. Mana berani mbak Bella macam macam. Cuma ya itu, dia kayak orang kesetanan cari kamu." Jelas Rena membuat Hamzah sedikit lega, karena yang dikhawatirkan baik baik saja.


"Aku mau ke kamar dulu. Mas Hamzah gak kerumah mbak Anniyah?


Kangen tuh orangnya, tadi nanyain mas loh dia." Kekeh Rena yang membuat Hamzah mengulum senyum, hatinya mendadak menghangat membayangkan wajah teduh sang istri kedua.


"Cie, senyum senyum. Ada yang jatuh cinta deh kayaknya." Rena tertawa lebar melihat perubahan di wajah sang kakak yang memerah karena terpergok oleh dirinya.


"Apa benar, kalau aku sudah mulai jatuh cinta sama Anniyah?" Lirih Hamzah yang berbicara sendiri di dalam hatinya.


"Pulang dan temui dia. Mama tau, kamu mulai punya hati dengan Anniyah. Dia perempuan baik, pantas untuk dicintai. Perlakuan dia dengan baik Hamzah. Karena mama pun sangat menyayangi dia. Pulanglah, dia juga istrimu." Bu Widya melangkah mendekati anak lelakinya penuh dengan kasih sayang. Berharap jika Hamzah benar benar bisa menerima Anniyah sebagai istrinya. Karena dimatanya, Anniyah adalah sosok perempuan baik dan saliha. Memiliki menantu sepertinya adalah sebuah impian bagi seorang ibu.


"Sejak kamu bicara sama adikmu. Mama itu orang tua, sudah kenyang dengan asam garamnya kehidupan. Dan mama juga sangat memahami anak anak mama. Mama tau, kamu mulai ada rasa sama Anniyah. Perjuangkan, nak. Kamu berhak mendapatkan yang terbaik." Sambung Bu Widya yang dibalas anggukan ringan oleh Hamzah yang terlihat malu malu pada sang mama.


☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️


jangan lupa mampir juga di karya aku yang lain.


Novel baru :


#Fitnah mereka


Novel on going :


#Anak yang tak dianggap

__ADS_1


#Tentang luka istri kedua


Novel Tamat :


#Tekanan Dari Mantan Suami (Tamat)


#Cinta dalam ikatan Takdir (Tamat)


#Coretan pena Hawa (Tamat)


#Cinta suamiku untuk wanita lain (Tamat)


#Sekar Arumi (Tamat)


#Wanita kedua (Tamat)


#Kasih sayang yang salah (Tamat)


#Cinta berbalut Nafsu ( Tamat )


#Karena warisan Anakku mati di tanganku (Tamat)


#Ayahku lebih memilih wanita Lain (Tamat)


#Saat Cinta Harus Memilih ( Tamat)


#Menjadi Gundik Suami Sendiri [ tamat ]


#Bidadari Salju [ tamat ]


#Ganti istri [Tamat]


#Wanita sebatang kara [Tempat]


#Ternyata aku yang kedua [Tamat]

__ADS_1


Peluk sayang dari jauh, semoga kita senantiasa diberikan kesehatan dan keberkahan dalam setiap langkah yang kita jalani.


Haturnuhun sudah baca karya karya Hawa dan jangan lupa tinggalkan jejak dengan like, komentar dan love nya ya say ❤️


__ADS_2