Terbayang Kenangan Mantan

Terbayang Kenangan Mantan
wanita jalang


__ADS_3

"Pagi Niken". Sapa Erik


" Kenapa kamu ada disini!".


" Kebetulan lewat sini jadi sekalian aku mampir . Oh iya gimana keadaan kamu ?".


"Lumayan baik".


" Kamu mau berangkat ke toko? "


" Iya "


"Gimana kalau aku antar ?, sekalian aku ada meeting di dekat toko kamu ".


"Baiklah kalau tidak merepotkan mu ". Niken sambil tersenyum


Kemudian Erik membukakan pintu mobil Niken dan mereka menuju ke toko Niken.


" Niken kebetulan bulan depan aku mau buat acara untuk kantor aku , apakah kamu bisa mendekorasi ruangan tempat acara ku nanti dengan rangkaian bunga mu".


" Tentu bisa , kamu udah banyak membantu ku , saatnya aku membantu kamu ". Niken dengan senyuman manisnya membuat hati Erik berdebar-debar.


" Ok , makasih . Nanti apa yang kamu butuhkan untuk acara atau yang lainnya kamu bisa hubungi aku ". Erik dengan memberikan kartu nama ke Niken

__ADS_1


Niken dengan tersenyum mengambilnya .


***


Di toko


Niken sedang sibuk merangkai bunga- bunga di tokonya. Kemudian ada seorang wanita cantik sedang mencari Niken . Dan ternyata wanita itu adalah Cita .


"Oh .. disini toko kamu ya ?," Cita dengan pandangan yang sinis


" Ada apa kamu kemari ". Niken menjawab ketus


" Oh.. tidak ada aku cuma mau bilang aja kalau suami kamu tadi malam menginap di apartemen ku ". Sambil tersenyum sinis kemudian meninggalkan Niken dengan langkahnya yang begitu sombong .


" Apa.. ?".Cita dengan wajah marahnya membalikkan badan menatap Niken


"Dari dulu kamu memang suka merebut pasangan orang ya , dan sedihnya lagi tenyata orang yang kamu rebut kan mencintai orang lain , kasihan kamu ya ".


"Dasar kamu ya". Cita menghampiri Niken ingin menampar wajah Niken , untung nya Nadia segera menepis tangan Cita .


" Jika kamu menyakiti Niken aku akan membalas kamu lebih dari yang Niken rasakan ". Nadia mengancam Cita sambil menghempaskan tangan Cita


Cita meringis kesakitan . " Ingat ya aku tidak akan membiarkan kamu bahagia ". sambil menunjuk ke Niken dan kemudian pergi meninggal kan toko .

__ADS_1


"Dasar wanita ****** ". Teriak Nadia


" Kamu tidak apa - apa Niken ". Tanya Nadia


" Ok. Terimakasih ya udah membantu ku ".


"Dia memang pantas menerimanya Niken ,kamu ingat bagaimana perlakuan dia waktu SMA ke kamu Niken?. Sungguh dia wanita ****** ".


"Sudahlah , aku sudah melupakan kejadian waktu SMA ketika aku di bully sama Cita ".


"Tapi kamu lihat sekarang dia masih saja kurang ajar terhadap mu Niken ".


"Sudahlah !, ngomong - ngomong ada apa kamu kemari Nadia ?".


" Oh iya , aku ingin melihat keadaan mu Niken . Apa kamu baik-baik saja ?".


" Lumayan aku sudah baik . Terimakasih ya ".


" Ok . Niken kamu dapat tawaran dari teman ku untuk gabung di wedding organizer gimana Niken apa kamu mau ? "


"Hmm . Gimana ya . Ok lah , sepetinya aku harus sibuk untuk melupakan Cita ". Niken sambil tersenyum


Dia berpikir lebih baik sibuk bekerja daripada dirumah memikirkan suaminya dan Cita . Entah yang dikatakan Cita benar atau tidak tapi hal itu terus mengganggu pikiran Niken.

__ADS_1


Niken mulai menerima banyak pesanan dan banyak wedding organizer yang mengajak dia bergabung. Sebenarnya Niken tidak ingin terlalu sibuk di toko dan menerima tawaran mereka tapi karena suaminya yang selalu membandingkan dia dengan rekan kerjanya yang sukses Niken ingin bekerja keras agar dia juga bisa sukses karena dia merasa bosan dibanding-bandingkan. Niken juga mulai belajar merawat diri dan sering berbelanja untuk menunjang penampilannya.


__ADS_2