Terbayang Kenangan Mantan

Terbayang Kenangan Mantan
malam hari di hotel


__ADS_3

malam hari di hotel


Hai aku sudah ada di restoran hotel


bunyi ponsel Andika berbunyi dia mendapatkan pesan dari Cita


baiklah aku akan turun tunggu aku ya


balasan Andika


Andika turun dari kamarnya menuju restoran dia mencari-cari keberadaan Cita.


"hai .." Cita melambaikan tangan


Andika tersenyum kemudian menghampirinya. Andika yang berpenampilan rapi dengan rambut pendek rapi dengan tubuh gagah dan tinggi membuat mata perempuan tidak akan berhenti berkedip melihatnya.


Cita yang dibalut dengan dres panjang tanpa lengan dengan tubuh yang seksi dan rambut terurai membuat Andika tidak bisa berpaling memandang wanita lain.


Dia memandang Cita dengan penuh senyum mereka berdua seperti dua sejoli yang sedang menikmati indahnya malam ini dengan di dukung oleh suasana remang hiasan lilin dan udara yang sejuk menambah suasana terkesan romantis .


Mereka lama berbincang ,tertawa, dan saling bercerita.


" baiklah sudah malam kita Istirahat dulu , biar besok kita bisa berangkat pagi sekali ". Andika berdiri mengajak Cita untuk beristirahat


"kamu tidak ingin mengantar ku ke kamar ?". pinta Cita sedikit manja


"maksudnya ?...". Andika berpura-pura polos tidak mengerti apa-apa


"Antar aku ke kamar ini sudah malam aku takut naik lift sendirian ". mengangkat tangannya meminta untuk di gandeng

__ADS_1


"baiklah , ayo aku antar ". sambil memegang tangan Cita yang disodorkan


mereka berjalan melewati lorong dan lift hotel kemudian tiba di depan pintu kamar Cita


" Ayo masuk sebentar !..".ajak Cita sambil menarik tangan Andika masuk kedalam kamar


Andika menurut saja mengikuti Cita masuk.


" Duduk lah tunggu sebentar aku akan berganti pakaian ".


Andika duduk tenang di sofa . Kemudian Cita keluar dari kamar mandi tapi masih belum berganti pakaian.


"kok belum ganti ". tanya Andika


"Maaf bisa bantu aku!, aku tidak bisa membuka resleting bajuku ". Cita menghampiri Andika dan membalikkan badannya menunjukkan resleting yang harus dibukanya


"Ehemm sudah .. aku. pulang dulu ya ". Andika segera berpamitan kepada Cita agar gairahnya tidak memuncak.


Andika berdiri menuju pintu .


" tunggu aku bukakan pintunya ". Cita mendekati Andika yang memegang gagang pintu hotel


Andika menoleh kebelakang pas cita sudah sampai dibelakang nya hingga wajah mereka hampir bersentuhan. Cita meraih gagang pintu itu sehingga buah dadanya menyentuh punggung Andika. Cita sengaja menggeser-geser buah dadanya di punggung Andika sambil mendekatkan hembusan nafasnya di dekat telinga Andika .


Andika yang sudah dari tadi bergairah semakin bertambah bergairah dan menggugah hasratnya ,namun dia mencoba untuk bertahan untuk mempertahan kan harga diri nya.


Kemudian pintu terbuka dan Andika segera berpamitan dan kembali ke kamarnya.


"baiklah hari ini belum berhasil tapi besok aku akan mendapatkan mu ". gerutu Cita kesal sambil menutup pintu kamarnya

__ADS_1


"Ah ... sungguh aku tidak tahan ingin aku melempar dia keranjang dan aku mainkan kedua buah dada itu ". batin Andika gemas mengingat buah dada Cita yang menempel dipunggung nya.


***


keesokannya hari nya Andika sudah bersiap di parkiran hotel di depan mobil nya menunggu Cita untuk pergi ke pantai .


Terlihat Cita keluar dari hotel dengan memakai hot pan dan baju pendek yang memperlihatkan pusar perutnya dengan memakai topi lebar.


"Dia sungguh menggemaskan dan menggodaku ". batin Andika melihat kemolekan tubuh Cita


" Hai ". dengan penuh senyum dan melambaikan tangan kepada Andika


Andika membalas melambaikan tangan nya


" sudah lama menunggu ku ".


" Tidak baru saja ". sambil membukakan pintu mobil untuk Cita dan mempersilahkan dia masuk


" terimakasih " . Cita sambil masuk kedalam mobil


Didalam mobil Andika berkali-kali melirik paha Cita yang mulus dan buah dada Cita yang sangat menggoda nya .


Cita malah menggoda Andika dengan menaikkan hot pan nya lebih ke atas


"Ternyata udara menuju pantai sangat panas ya ". sambil membuka kancing baju nya sedikit sehingga terpampang belahan dadanya .


Andika melirik buah dada itu yang sangat kenyal lagi-lagi dia menelan ludah nya .


"huhuhuhu .. ingin aku meremas mu ". batin Andika dan pikiran mesum nya sudah kemana-mana

__ADS_1


__ADS_2