Terbayang Kenangan Mantan

Terbayang Kenangan Mantan
makan malam dengan sang mantan


__ADS_3

"Selamat pagi Niken ". Erik tiba - tiba menyapa Niken setelah keluar rumah . Sepeti biasa Erik memang menunggu Niken tiap pagi dengan alasan sejalur dia lewat situ dan mengantar Niken ke toko.


" Kamu ada disini ". Niken terkejut


" Yuk bareng sekalian mau membahas rencana acara kantor ku " . Sambil membukakan pintu mobil untuk Niken


Kemudian Niken masuk kedalam mobil Erik .


" Suami mu sudah berangkat , Niken . " Sambil mengemudi


" Dia tidak pulang ". Niken menjawab Erik dengan nada agak sedih


" Pasti dia sibuk , sampai menginap di kantor ?".


" Mungkin ?".


Erik merasa tidak enak bertanya lagi karena raut muka Niken mulai masam .


" Hmmm... nanti malam bisa makan untuk membahas projects kita ?". Erik mengalihkan pertanyaan nya


"Bisa ".

__ADS_1


" Benar kah ? ". Erik merasa heran karena biasanya dia tidak mau keluar apalagi waktunya malam hari . Niken selalu terburu - buru pulang dari toko jika sore hari .


Niken memang istri yang baik dia tidak pernah mau keluar dengan lawan jenis jika tidak ada orang lain yang menemani . Dia selalu pulang sebelum suaminya pulang untuk menyiapkan makanan dan bersih - bersih rumah. Namun setelah kejadian tadi malam Niken sedikit berubah .


"Baiklah nanti aku jemput dimana ? dirumah atau di toko ?" . Tanya Erik


" Kamu kirim alamat nya aja aku yang akan kesana ". Jawab Niken datar


" Baiklah ". Sedikit heran dengan Niken


***


Niken memutuskan memulai bisnis nya dengan menerima tawaran beberapa wedding organizer dan memulai menerima projects untuk mendekorasi beberapa acara.


Niken cepat - cepat menyelesaikan semua karena dia ingin pergi berbelanja untuk keperluan fashion nya. Dia bertekad merubah penampilan nya ,kemaren dia merubah nya sedikit saja tapi karena kejadian tadi malam yang selalu di rendahkan oleh suaminya tekadnya sudah bulat merubah seluruhnya .


Suaminya menganggap dia wanita lemah yang menjadi beban dan saat nya dia membuktikan bahwa dia tidak lemah dia bukan beban dan mampu untuk mandiri.


Setelah dia berbelanja dia berniat untuk pergi ke salon untuk merubah gaya rambut nya. Niken ingin mewarnai rambutnya agar terlihat kekinian. Niken juga mengambil beberapa perawatan kecantikan lainnya .


Ponsel Niken berbunyi dia mendapat pesan singkat dari Erik .

__ADS_1


" Aku sudah mengirimkan alamatnya , aku tunggu jam 7 ya ".


"Ok ".balas Niken


Niken melihat jam di tangan dan jarum jam menunjukan angka 6 dan itu artinya kurang satu jam lagi.


"Kak masih lama kah perawatan nya ? ". Tanya Niken ke petugas salonnya


" Sebentar lagi sudah selesai kak".


"Baiklah ".


Setelah selesai perawatan Niken berganti pakaian . Hampir 30 menit dia berada di tempat ganti mencoba satu persatu pakaian yang dia beli. Seakan - akan dia akan pergi berkencan dengan pacarnya .


setelah selesai mencoba satu persatu akhirnya dia menemukan baju yang cocok untuknya dan serasi dengan heels dan tas nya .


Niken berangkat ke cafe tempat dimana sudah di tentukan oleh Erik. Cafe itu cukup terkenal di kota itu dan termasuk cafe yang di kunjungi oleh orang - orang kaya.


Erik sudah berada di cafe itu 15 menit lebih awal dia sudah memesan tempat VIP.


Erik terlihat gugup seperti dia akan berkencan dengan cinta pertamanya ,dia terlihat rapi dengan kaos kasual namun tetap elegan . Karena ini adalah makan malam yang pertama untuk mereka berdua setelah Niken menikah membuat mereka gugup dan berdebar-debar saling berpenampilan menarik seperti mereka ingin berkencan .

__ADS_1


__ADS_2