Terbayang Kenangan Mantan

Terbayang Kenangan Mantan
dibandingkan dengan wanita lain


__ADS_3

" Sayang, besok ada acara dikantor dan semua rekan kerja membawa istrinya . Sebenarnya aku malas mengajak kamu . Seperti hari kemarin dandan mu kurang oke .


Lihat tuh teman kamu si Cita dia berdandan sangat elegan ". Andika sambil mengangkat telunjuknya


" Apa ,mas . Kamu bandingin aku sama si Cita . Aku ini istri mu mas " . Jawab si Niken kesal sambil berdiri dari duduk di atas kasur


" Ah . Sudah lah aku capek . Ribut sama kamu yang penting besok sesuaikan dengan yang lain jangan bikin Malu ".Andika sambil menutup pintu kamar sedikit keras.


Niken terduduk lagi di atas kasur dengan lemas


" Hah.., bagaimana aku mau perawatan mau ke salon aja gak boleh. Minta antar gak ada waktu . Pengen ke mall milih - milih baju gak ada waktu juga. Masak suruh beli online terus , sekali - kali keluar Kenapa.., " gerutu Niken sambil melempar - lempar bantal di kasur


Dan kenangan dengan Erik mantannya mulai bermain - main lagi di benak Niken.


" Seandainya aku punya istri nanti , aku pengen merawat istriku nantinya agar terlihat tetap cantik " perkataan Erik dulu terbesit di ingatan Niken


" Oh ya , memang siapa sih yg beruntung banget menjadi istri mu " Niken sambil mencibir


" Kamu lah " jawab Erik sambil tersenyum dan memegang dagu Niken dengan lembut dan gemas

__ADS_1


" Memang kenapa kamu ingin istrimu terlihat cantik terus ? ". Tanya Niken


" Karena aku sering melihat para suami jika sudah menikah jarang melihat penampilan istrinya tidak mau mengeluarkan dana untuk perawatan istrinya . Mereka menganggap jika istrinya sudah menjadi miliknya maka mereka menganggap istri tidak akan pernah macam - macam dan tidak perlu di biayai perawatannya karena mereka pikir dia sudah mendapatkannya jadi tidak mudah untuk meninggalkan suaminya .


Terlebih lagi kalau sudah punya anak terkadang para istri terlihat tidak terurus badannya tidak berbentuk karena sibuk mengurusi anak dan keluarga nya.


Kalau aku tidak ingin istriku seperti itu , meskipun istriku tidak ingin melahirkan karena takut badannya berubah aku tidak Masalah karena kita bisa adopsi anak yang penting istriku terlihat bahagia. " Kata - kata Erik yang selalu membayangi pikiran Niken dan membuat Niken mengagumi mantan pacarnya itu.


Niken mulai mempersiapkan diri untuk acara dikantor suaminya . Membuka semua baju yang cocok untuk nya. Tapi tidak ada baju yang cocok untuknya kekecilan semua .


Akhirnya Niken keluar membeli gaun dan juga perawatan ke salon, mulai ikut program diet dan olahraga . Karena perkataan suaminya tadi membakar semangat Niken untuk merubah penampilan nya .


" Sayang , apa kamu sudah siap ". Suami Niken mengejutkan Niken


Niken memakai dress yang dia beli kemaren . Terlihat sangat anggun dan cantik dengan penampilan barunya .


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Sesampai dikantornya Niken bertemu dengan rekan kerja suaminya yang cantik - cantik dan juga cowok yang keren - keren , tapi penampilan Niken juga gak kalah keren dan cantik dengan dress nya yang berwarna hitam dengan rambut terurai dan tas elegan yang di tenteng nya .

__ADS_1


Di sana pun dia bertemu dengan Cita dan Erik , karena ini adalah acara kesuksesan proyek yang mereka bertiga kerjakan tentu saja mereka hadir dalam acara tersebut.


Sehabis mengenalkan Niken ke rekan kerjanya suaminya meninggal kan Niken sendiri dan menemui rekan kerjanya yang lain .


Niken melihat sekitar sambil mengambil segelas air dan mengambil beberapa camilan dan duduk ditempat duduk yang disediakan .


" Hai.." sapa Cita mengagetkan


" Hai " jawab Niken


" Boleh duduk disini " Cita


"Silahkan ". Niken mempersilahkan duduk


" Suami mu lumayan juga ya , dia juga pebisnis yang handal ya. " Cita sambil meminum minuman ditangannya


Niken seraya kaget dan menatap cita dengan sinis .


" Tapi melihat istrinya seperti ini hanya seorang ibu rumah tangga biasa , aku yakin tidak begitu sepadan " ucap cita pedas sambil berdiri dan meninggalkan Niken menuju suami Niken yang sedang mengobrol dengan rekan - rekannya .

__ADS_1


Niken sangat marah ingin sekali dia menjambak rambutnya . Tapi rasa itu di tepisnya karena dia tahu tempat ini bukan lah tempat yang tepat karena hal itu bisa saja mempermalukan nya dan suaminya .


Dan tanpa Niken sadari ada sosok lain yang sedang curi - curi pandang kepadanya yaitu Erik yang sedari tadi menatap Niken sambil mengobrol dengan rekanya.


__ADS_2