
Sedangkan Erik dia berada di luar ruangan mondar - mandir seperti orang gila.
Malam benar - benar terasa dingin , terlihat Bi Ina berlari kecil menelusuri lorong menuju dimana Niken sedang di rawat dia terlihat gugup tergesa-gesa dan panik . Bi Ina menghampiri Erik yang sedang mondar mandir di depan ruangan .
" Bagiamana keadaan non Niken tuan ? ". suaranya terdengar bergetar di sudut mata ada sedikit cairan yang keluar dari mata Bi Ina .
" Masih di periksa Bi ". Erik sambil menggigit bibir bawahnya sedikit kuatir
Bi Ina kemudian duduk di tempat duduk yang berada di ruangan . Tangan nya ia mainkan untuk mengurangi rasa kuatir nya. Tubuhnya tak henti-hentinya bergetar ketakutan , jantungnya berdetak dengan tidak beraturan .
Semoga tidak ada apa-apa dengan non Niken semoga diberi kesembuhan
Batin Bi Ina terus menerus sambil mengigit bibir bawahnya dengan tubuh yang bergetar dengan rasa kegelisahan yang sudah memuncak.
Erik masih di posisi yang sama dengan pikirannya yang tidak karuan dia mondar -mandir kemudian duduk lagi di kursi kemudian berdiri ,mondar -mandir begitu seterusnya. Dengan pikirannya yang kacau .
Oh Tuhan selamatkan Niken , jangan ambil dia dariku aku masih ingin bersamanya ingin membahagiakan dia ,ingin mencintainya dengan setulus hati dan merawatnya dengan baik . Tolong jangan ambil dia dari sisiku .
Batin Erik sambil duduk di kursi dan mengusap wajahnya dengan kedua tangan .
Terlihat Dokter Tania berlari kecil tergesa-gesa di lorong rumah sakit menuju ruangan Niken . Dengan membenahi bajunya yang terlihat berantakan karena dia terburu-buru memakai baju dinasnya .
Erik yang melihat dokter Tania segera menyambut " dokter tolong selamatkan Niken dan lakukan yang terbaik ". Erik sambil melipat tangannya didepan memohon kepada dokter Tania dengan tatapan nya yang pedih penuh harap dan kekuatiran.
" Baik tuan Erik saya akan berusaha semaksimal mungkin dan juga melakukan yang terbaik untuk nona Niken ". dokter Nadia sambil meraih tangan Erik yang dilipat memberi kekuatan kepada Erik .
" Terimakasih dokter ". sambil menurunkan tangannya dan memberi jalan dokter Tania .
Dokter Tania segera bergegas masuk kedalam ruangan di ikuti beberapa perawat yang membawa peralatan,sudah hampir setengah jam Niken berada di dalam . Erik dan Bi Ina berkeringat panas dingin entah tidak tahu yang mereka rasakan .
__ADS_1
Maisya yang berada didalam membantu perawat dan dokter ,dia pun berkeringat panas dingin tak henti-hentinya dia menitihkan air mata dan juga memanjatkan doa setiap waktu.
" Dokter Tania tolong bantu Kak Niken , saya mohon dokter ! ". Maisya memohon kepada dokter Tania dengan penuh harapan dengan raut wajahnya yang tidak bisa di gambarkan kesedihan nya.
Dokter Tania mulai memeriksa satu persatu dan melakukan tindakan namun Niken masih tetap tidak sadarkan diri masa -masa kritisnya belum berakhir dia masih terkulai lemas tidak berdaya , namun di sudut matanya terlihat sesekali dia meneteskan air mata . Maisya yang melihat itu sungguh tak mampu menahan hatinya dia mengambil tisu dan mengusapnya dengan perlahan .
Maisya mengelus puncak kepala Niken " sabar kak aku yakin Kakak akan baik -baik saja, ayo kak semangat kakak sudah berjanji padaku untuk bersama -sama sembuh dan mengurus panti asuhan ini bersama , tolong jangan ingkari janji mu padaku kak ". Maisya sambil menangis dan berbisik di telinga Niken memberi kan dia semangat.
Andika juga mendengar kabar bahwa Niken sedang kritis dari pengawalnya yang dia tugaskan untuk mencari informasi tentang Niken .
📞Apa ? \= Andika berbicara lewat sambungan telepon matanya berbinar setelah mendengar informasi dari telepon barusan .
Kemudian dia berlari menuju mobilnya melajukan mobil nya menuju rumah sakit dimana Niken berada .Dia merasa sangat cemas di setiap jalan dia hanya mampu mengutuk dirinya yang tidak mampu merawat Niken dengan baik dan juga mengutuk sikapnya terhadap Niken .
Maafkan aku Niken aku sungguh orang yang jahat yang tak pantas kamu maafkan tapi kumohon jangan pergi Niken aku hanya ingin melihat dirimu bahagia walaupun kamu bersama Erik yang penting kamu bahagia , tapi kumohon sembuhlah Niken bahagialah !
Nadia pun mendapat kabar dari pak Imam dan sesegera mungkin dia menuju kerumah sakit. Dia berlari - lari ketika turun dari mobil menuju lobi rumah sakit kemudian berlari kecil di lorong rumah sakit dia mendapati bi Ina dan Erik yang terlihat lesu dan kuatir di depan ruangan .
" Bi Ina bagaimana Niken ? ". Nadia sambil duduk di sebelah bi Ina dan memegang tangan bi Ina .
" Masih ada didalam non ". jawab Bi Ina sambil menangis .
" Sudah bi tenang ya kita doakan saja semoga lancar ". Nadia sambil mengelus punggung Bi Ina .
Sedangkan Erik masih berdiri menyandar di tembok terlihat dari raut wajah nya yang sangat sedih dan sangat kuatir.
Andika sudah sampai dirumah sakit dengan tergesa -gesa dia masuk kedalam rumah sakit dia melihat Erik ,Nadia dan Bi Ina yang sedang berada di depan ruangan dengan raut wajah mereka yang penuh kesedihan dan kekuatiran . Andika tidak berani mendekat dia memantau mereka dari jauh dan memasang mata-mata untuk mencari informasi.
Maafkan aku Niken aku tak mampu berada di sisimu dan bertemu mereka karena aku merasa aku tak pantas mendapat maafmu dan berada di sisi mereka, karena mereka sangat baik padamu yang selalu mendukung mu dan menjagamu .
__ADS_1
Batin Andika sambil duduk di kursi rumah sakit tidak jauh dari mereka sambil terus memperhatikan mereka .
***.
bersambung
semoga Niken bisa di selamatkan dan bisa sembuh ya teman - teman readers 😘
Oh iya teman - teman ijinkan author sedikit promosi ya 😁😁
Teman-teman readers tercinta mohon kunjungi ya novel baru author yang berjudul wanita simpanan 😁
Karena penulis tanpa pembaca bukan siapa-siapa lah jadi mohon dukungan ya🙏🙏
Sedikit perkenalan ya untuk novel baru author yang berjudul wanita simpanan
Ada seorang gadi desa yang bernam Mila dia dijual oleh ibu tirinya karena ayah kandungnya meninggalkan hutang yang banyak karena ayahnya menyelamatkan adik kandung Mila dan ternyata adiknya tidak selamat. ayah Mila meninggal dan Mila di jual untuk melunasi hutang ayahnya.
Dia dijual ke seseorang yang dia tidak Kenal dan ibu tirinya mengancam akan menjual adik perempuan nya yang tinggal satu-satunya keluarga Mila jika dia tidak mau melaksanakan perintahnya.
Akhirnya dengan terpaksa Mila merelakan dirinya di jual dan sang pembeli menyuruh dia memberikan kehormatannya kepada laki-laki kaya dan tampan. Dan memberikan Mila tugas untuk membuat laki-laki tersebut jatuh cinta padanya dan pembeli berjanji jika tugasnya berhasil dia akan membantu Mila dan adiknya bebas dari genggaman ibu tirinya. Sedangkan laki -laki kaya tersebut menikah dengan wanita yang sangat kaya ,cantik namun dia jahat seperti penyihir.
Penasaran siapa pembeli itu sebenarnya dan tujuannya memberikan tugas itu kepada Mila ?
Dan apakah tugas mila berhasil dan bisa bebas bersama adiknya dari genggaman ibu tirinya ?
Yuk baca novelnya ya teman reader tercinta
salam dari wanita simpanan 😁😁🙏
__ADS_1