Terbayang Kenangan Mantan

Terbayang Kenangan Mantan
Duka untuk Niken


__ADS_3

Erik dan juga yang lain mau tidak mau harus merelakannya karena itu adalah permintaan terakhir Niken.


Suasana duka juga menyelimuti rumah Niken terlihat masyarakat sekitar,teman dekat ,saudara dan juga karyawan Niken maupun Karyawan Erik berdatangan kerumah Niken untuk mengucapkan belasungkawa.


Erik mengantarkan Niken ketempat peristirahatan terakhir nya . Niken di makam kan di sebelah makam kakek dan neneknya , tempatnya tidak jauh dari rumah Niken dan itu terlihat di halaman rumah Niken tepatnya di ayunan yang biasanya Niken mainkan .


Terlihat Erik menabur bunga di pusara Niken dengan air matanya yang tidak mau berhenti. Di ikuti oleh Bi Ina , Bi Ijjah dan juga Nadia . sedangkan Maisya belum sadarkan diri seusai operasi pencangkokan jantung dari Niken dia masih berada dirumah sakit.


Andika pun ikut mengantarkan kepergian Niken namun dia tidak berani menampakkan diri , dia hanya mampu berdiri di suatu tempat tidak jauh dari pemakaman Niken . Terlihat wajahnya yang sedih merasa kehilangan dan juga penyesalan yang tiada akhir . Dia menunggu orang - orang pergi dari sana dan dia akan pergi ke pusara Niken untuk menabur bunga.


Suasana sudah hampir sepi semua yang ikut mengantar Niken mulai kembali kecuali Erik Bi Ijjah ,Bi Ina , Nadia ,pak Imam,dan juga Lala. Terlihat Erik masih menabur bunga sambil menangis dan dia memeluk pusara Niken .


Selamat jalan sayang semoga kamu tenang disana , kamu orang baik sayang merelakan semua demi kebahagian orang lain . Terimakasih sayang sudah pernah berada dan mengisi hidupku dengan cerita indah bersamamu dan aku akan tetap mengenangnya hingga akhir dan bertemu lagi bersamamu .Selamat jalan sayang aku mencintaimu selamanya .


Batin Erik sambil menciumi pusara Niken , dan dengan berat hati dia meninggal kan pusara Niken dengan penuh kepedihan.


Setelah suasana sepi Andika pun mendekat dia menabur bunga dan menaruh rangkaian punya di pusara Niken dengan tangisan .


Maafkan aku Niken karena telah menjadi suami yang tidak baik untuk mu , terimakasih atas semua kebaikan mu padaku dan terimakasih kamu telah mengisi hidup ku dengan cinta kasih mu ,sungguh aku tidak pantas menerimanya Niken dan aku sangat menyesal kumohon maafkan aku!. Aku akan selalu mengenang mu Niken hingga nanti . Semoga engkau tenang disana. Maafkan aku Niken !!..


Batin Andika sambil menangis dan menabur bunga di pusara . kemudian setelah dia puas berada disana dia pergi meninggalkan pusara Niken dengan berat dan Penuh penyesalan.


Niken di kenang oleh semua orang dengan pribadi yang sangat baik ,sopan,good attitude, cerdas ,jujur dan penyayang. Dia juga di kenangan oleh Maisya dan juga anak panti asuhan sebagian pahlawan karena dia merelakan jantungnya untuk kehidupan orang lain . Niken sangat di sanjung oleh orang - orang yang mengenal Niken.


Setelah beberapa hari berlalu dan Erik yang selalu terlarut dalam kepedihan sedikit demi sedikit mulai bangkit dan mulai mau makan setelah beberapa hari dia tidak selera makan .


" Tuan silahkan makan dulu tuan , lihat lah keadaan tuan sudah semakin kurus , setidaknya jagalah kesehatan tuan ". tutur bi Ina sambil mengantar makanan ke ruang tidur Erik .


Sudah beberapa hari ini mereka termasuk Nadia sangat kuatir terhadap kesehatan Erik apalagi Erik yang tidak berselera makan .


" Baik lah Bi taruh disitu nanti aku akan memakannya". jawab Erik dengan malas

__ADS_1


" Baiklah tuan tapi saya mohon jangan lupa untuk makan ". Bi Ina kemudian undur diri dari kamar itu .


Terlihat Erik yang masih menatap makanan itu dan kemudian perlahan dia menyentuh nya dan sedikit mencicipi nya , kemudian mulai memakannya walaupun tidak habis namun setidaknya dia sudah mulai mau untuk makan.


Bi Ina yang mengambil bekas makan tersebut merasa senang karena makanan yang dihidangkan tinggal sedikit .Dan sudah terlihat binar cerah di wajah Erik .


Beberapa Minggu kemudian Erik sudah mulai sedikit terhibur dan mulai beraktifitas dengan pekerjaan nya . Tiap pagi dia datang ke pusara Niken untuk menyapa Niken dan kemudian pergi beraktivitas. Hari ini dia berencana untuk mengurus sebuah yayasan yang bergerak didalam kemanusiaan terutama untuk membantu orang -orang kurang mampu yang sedang menderita kanker darah.


Erik juga menyumbangkan penghasilan nya untuk rumah sakit dan juga panti asuhan sesuai keinginan Niken . Erik memberi nama yayasan nya dengan nama Niken .


Erik sedang mengecek beberapa donasi yang masuk ke dalam yayasannya. Kemudian dia tercengang dengan satu transaksi yang nominalnya cukup besar dan transaksi itu diatas namakan dengan nama Niken. .


"Siapa orang yang telah mendonasi kan uangnya dengan nominal yang sangat besar kepada yayasan ku dan di atas namakan Niken ?" gumam Erik dengan menatap laptop didepan nya merasa terkejut


Kemudian asisten Erik datang dan menghampiri Erik yang sedang duduk di teras rumah sambil menikmati secangkir kopi buatan BI Ina.


"Tuan hari ini tuan harus ikut rapat di kota karena ini masalah yang lumayan urgent ". Kata asisten nya.


" Maaf tuan ini mengenai saham perusahaan saya tidak berani ikut campur tuan ". asisten Erik sambil menunduk .


" Baiklah kamu siapkan semuanya ,kita berangkat sekarang ". jawab Erik sambil beranjak dari kursinya untuk bersiap -siap.


" Bi Ina .. Bi Ina ...". Erik sebelum berangkat memanggil Bi Ina .


" Baik tuan ". Bi Ina berlari kecil menghampiri Erik .


" Hari ini saya akan pergi ke kota untuk keperluan pekerjaan tolong jaga rumah ini ya dan satu lagi tolong setiap pagi taburkan bunga di pusara Niken jangan lupa untuk membersihkan nya !". perintah Erik ..


" Baik tuan ". Bi Ina sambil mengangguk.


Erik sangat menyayangi Niken hingga kemana pun dia pergi dia selalu berpamitan di pusara Niken dan tidak lupa pula jika dia tidak sempat membersihkannya pasti dia akan menyuruh Bi Ina atau Bi Ijjah untuk membersihkan nya .

__ADS_1


Setelah kepergian Niken ,Erik berniat tinggal di rumah kenangan ini dan merawat makam Niken setiap hari dan membuat yayasan atas nama Niken agar namanya tetap di kenang semua orang.


Setelah meyiapkan semuanya Erik dan asistennya pergi ke kota , diperjalanan dia asyik dengan ponselnya untuk mengecek beberapa pekerjaan. Didepan rumah sakit tiba - tiba asistennya berhenti karena sedang ada kecelakaan di depan rumah sakit tempat dulu Niken di rawat .


" Ada apa ini ? ". tanya Erik kepada asisten nya .


" sepertinya ada kecelakaan tuan ". jawab asistennya


" Oh .. baiklah kita tunggu saja dulu ".


" Baik tuan ".


Tiba - tiba mata Erik menangkap sosok yang tidak asing lagi dalam hidupnya , terlihat dia memakai baju perawat dan sedang membantu menolong korban kecelakaan. Mata Erik mulai memfokuskan ke sosok tersebut hingga dia memajukan badannya agar melihat sosok itu lebih jelas lagi .


" Andika ". kata Erik lirih


" Bukan kah itu Andika ? ". Tanya Erik terhadap asistennya sambil menunjuk Andika dari dalam mobil menunjukkan kepada Asistennya


" Benar tuan ". jawab asistennya


" sedang apa dia disini ? ". Erik penuh penasaran


###


bersambung


penasaran juga dong apa yang dilakukan Andika disini dan bagaimana kelanjutan kehidupan Erik selanjutnya ?


ikuti. terus ya keseruannya 😄🙏


terimakasih para readers 😘😘😄

__ADS_1


__ADS_2