Terbayang Kenangan Mantan

Terbayang Kenangan Mantan
sebuah kalung


__ADS_3

satu jam berkendara mereka sudah sampai pantai. Angin yang sepoi - sepoi deburan ombak yang bergulung-gulung. Bunyi kicauan burung berterbangan pasir pantai yang luas menambah ke indahan laut ini.


Cita berlari ke pinggir pantai menghirup udara segar pantai berlari bermain dengan ombak.


Andika yang dari tadi gemas melihat tingkah dan tubuh seksi Cita berlari menghampiri nya ikut bermain dengan ombak ,kejar- kejaran dengan cita seperti dua sejoli sedang berkencan .


"yuk foto yuk " .ajak Cita sambil menarik tangan Andika dan meletakkan tangan nya melingkar di pinggang Andika wajah Cita mendekati ke wajah Andika dan terkesan sangat romantis .


Sedangkan Andika berpose manyun dan mengangkat sebelah tangan memberi simbol peace.


Gambar sudah diambil dan langsung Cita upload ke media sosial nya. sedangkan Andika cuma mengira kalau foto tersebut hanya sebuah kenangan yang tersimpan di galeri .


Setelah seharian mereka bersenang-senang mereka berencana pergi ketempat kerajinan yang menjual barang-barang kerajinan untuk oleh-oleh Niken.


**


" Wah ini bagus pasti Niken suka". Andika bergumam sambil mengambil kalung terbuat dari batu alam yang unik di padu dengan warna biru keunguan warna kesukaan Niken .Andika yang selalu dingin dan jarang perhatian sama Niken ternyata dia masih memperhatikan sesuatu yang disukai Niken


Cita memperhatikan Andika dari belakang, " ternyata dia masih mengingat kesukaan istrinya ". Batin Cita kesal karena mulai kemaren dia menggodanya masih belum bisa membuat Andika tergoda

__ADS_1


Andika mengambil kalung itu dan pergi ke kasir untuk membayarnya. Cita diam-diam juga mengambil kalung yang sama persis dengan Andika dan diam-diam juga dia membelinya


**


Setelah membeli barang kerajinan untuk oleh-oleh mereka kembali ke hotel.


"sudah sampai ". Andika sambil menghentikan mobil di parkiran


" Terimakasih ya untuk hari ini sudah menemani aku liburan , aku sangat bahagia ".sambil memegang tangan Andika mencium pipi kanan dan kiri Andika


Kemudian Cita membuka pintu mobil


Namun terhenti tangan Cita dipegang oleh Andika dan menariknya. Andika mencium punggung tangan Cita


Cita mengelus pipi Andika dengan penuh cinta . Cita memandang mata Andika penuh harap mengelus pipinya hingga kebelakang memegang tekuk nya


Andika yang merasa geli memegang tangan Cita dan mencium tangannya lagi


Mobil yang tadi tenang sekarang terlihat terusik dan bergoyang. Andika membesarkan volume musik di dalam mobil sehingga suara di dalam tidak terdengar.

__ADS_1


Cita membenahi baju nya yang terlepas dan membenahi rambutnya yang berantakan .


Andika membenarkan bajunya dan merapikan rambutnya yang tadi diacak-acak cita .


bunyi pintu mobil di buka Cita keluar dari mobil sambil membenahi bajunya lagi yang terlihat berantakan kemudian memandang sekitar dengan mata menyelidik .


"aman tidak ada orang ". batin Cita sambil mengelus dadanya dan segera berlari masuk ke dalam hotel


Andika yang masih didalam mobil menata nafasnya, menata pikiran yang kacau karena jiwa buas nya. kemudian dia melihat keluar mobil dirasa sudah sepi dia segera keluar dan masuk kedalam hotel.


Didalam hotel Andika melempar tubuhnya ke ranjang pikirannya masih berada di suasana mobil tadi . Tiba - tiba ponselnya berdering membuyarkan semua ingatannya yang sangat indah .


" siapa sih ". gumam nya sambil mengambil ponselnya dan menyentuh layar ponselnya


" Halo pak Imam , ada apa?". tenyata yang telepon adalah asisten nya pak Imam


"Bos malam ini ada acara di tempat pak Erik , saya sudah siapkan tiket pemberangkatan dan aku titipkan di sekretaris bos karena dari tadi pagi bos tidak mengangkat telepon ku. "


" Baiklah ,suruh sekretaris ku antar kesini ya ".

__ADS_1


" Siap bos jam berangkat nya 2 jam lagi dari sekarang ".


" Baiklah segera suruh antar aku akan bersiap -siap ".


__ADS_2