
Niken memperhatikan setiap arahan yang diarahkan oleh Erik . Niken memandang Erik penuh dengan kekaguman.
Wah .. dia pintar sekali pantas saja dia sekarang sukses, dan dia lebih berwibawa. sekarang pun dia lebih tampan dan rapi .
batin niken sambil terus memandang wajah Erik .
Erik juga memandang Niken penuh kasih sayang sambil memberi arahan dia juga diam-diam mengagumi Niken .
Niken kamu masih seperti yang dulu lucu ,polos , menggemaskan ,cantik dan baik . Aku suka kamu Niken .... dengar Niken aku suka kamu ...aku suka kamu ...
batin Erik berteriak-teriak namun dia belum berani berteriak di depan Niken .
Tiba-tiba hidung Niken mengeluarkan darah segar atau mimisan , Erik terkejut melihat darah itu .
"Niken kamu kenapa ? ". sambil mengambilkan tisu dan menunjuk hidung Niken
Niken panik dan memegang hidungnya dan kemudian mengambil tisu dari Erik dan mengusapnya . kemudian Niken segera berlari ke kamar mandi untuk membersihkan darah dalam hidungnya.
Niken menengadahkan wajahnya ke atas agar aliran darah berhenti dan terus mengusap nya dengan tisu dan membersihkan dengan air .
Ada apa dengan aku? apa aku lelah? biasanya aku sering seperti ini tapi ketika aku benar-benar lelah , tapi aku rasa akhir-akhir ini aku tidak merasa lelah? apa karena pikiran ku yang terlalu banyak ? ah sudahlah ... mungkin aku lelah lebih baik aku istirahat saja seperti biasanya .
Batin Niken bertanya-tanya sambil memandang wajahnya di kaca toilet dan membersihkan hidungnya dari darah.
Sedangkan Erik yang berada di depan sangat kuatir dia mondar-mandir di depan meja menunggu Niken dari toilet. setelah melihat sosok Niken yang keluar dari toilet dan terlihat baik-baik saja Erik pun lega.
" Bagaimana keadaan mu ? ". Erik menghampiri Niken dan memegangi bahunya
" Ah .. tidak usah kuatir aku baik-baik saja . ini memang sering terjadi padaku tapi kemudian aku istirahat dan setelahnya aku baik kembali". sambil tertawa kecil menenangkan Erik
"Tapi Niken aku kuatir , apa kita ke dokter saja untuk periksa".
" Tidak.. tidak perlu . aku cuma butuh istirahat saja ". sekali lagi dengan sedikit tertawa kecil
" Baik lah , aku akan mengantarmu pulang dan segeralah istirahat !". perintah Erik
" Ok. baik-baik". sambil tersenyum
***
Esok hari nya
Niken aktivitas seperti biasanya dan benar apa yang dikatakan Niken dia akan baik-baik saja setelah istirahat .
iya kan aku baik-baik saja mungkin karena aku kelelahan dan banyak pikiran sehingga penyakit lama ku kambuh lagi
Batin Niken sambil memakan sarapan pagi buatan BI Ina. setelah sarapan Niken berangkat ke toko.
__ADS_1
Masih dengan semangat nya setelah sampai Niken segera keruangan nya mengecek beberapa berkas dan bermain dengan komputer nya, setelah selesai dia menuju gudang untuk mengecek sendiri ketersedian bahan dan lanjut ke bagian produksi untuk mengecek sendiri sudah sampai mana produksi pesanan yang menumpuk.
" La sudah sampai mana pesanan kita ? ".
" Alhamdulilah Bu , sudah 50 persen sudah selesai yang 50 persen proses pengerjaan , dan 30 persen sudah packing dan berangkat ketujuan ."
"Good job , La". sambil mengacungkan jempolnya
" setelah makan siang nanti kita meeting lagi ya untuk meluncurkan produk baru kita!. Dan saya minta tolong di kasih rincian pendapat bulan ini ya , saya akan alokasikan beberapa untuk membeli tempat produksi kita karena sepertinya kita butuh tempat yang luas untuk membuat produk baru kita ".
"Siap Bu".
Niken menuju ruangan nya di setiap jalan menuju ruangan dia menyapa pegawainya dengan senyuman penuh keramahan begitupun dengan pegawainya yang sangat menghargai Niken.
Niken terkejut ketika masuk dalam ruangan disana sudah tersedia makanan kesukaannya dan tertata rapi di meja .
"wah.. siapa yang menyiapkan semua ini?". Niken berbicara sendiri dan melihat sekelilingnya tidak ada orang .
" Hai .. Niken ".
Niken menoleh mencari sumber suara tersebut , ternyata Erik sudah berdiri belakangnya .
" Hai...apa kamu yang menyiapkan semua nya ".
sambil menghampiri makanan yang tertata di meja
" Wah .. pas banget aku sudah lapar . Ayo kita makan ! ". ajak Niken sambil mengambil piring dan mencicipi makanan nya
Erik yang melihat Kelakuan Niken tersenyum kemudian ikut menyantap makanan yang sudah disediakan.
" Bagaimana keadaan mu Niken apa kamu baik-baik saja ?".
" Haha.. aku kan sudah bilang aku akan baik-baik saja setelah beristirahat ". sambil tertawa kecil dan dengan mengunyah makanan di mulutnya .
" Kamu ini ya, habiskan makanan mu baru bicara lihat itu blepotan semua ". sambil mengambil tisu dan mengusap sisa makanan di sebelah bibir Niken .
Niken menatap Erik dengan sayu dan terharu
Disaat begini masih saja perduli padaku , sungguh kamu laki-laki idaman
batin Niken sambil memegang tisu itu .
Niken kamu lucu sekali, bibir mu sungguh merah dan menggemaskan ingin aku ********** Niken
Pikir Erik sedikit mesum kemudian melepaskan tisu yang di pegang Niken
Keduanya tersenyum sambil menyantap makanan di meja.
__ADS_1
gambar visual Niken ya yang membuat Erik semakin gemas.
" Nanti pulang nya jangan malam - malam biar kamu segera beristirahat dan jangan terlalu banyak pikiran ya ".
" siap pak ". sambil mengangkat tangan memberi hormat
Erik tertawa melihat kelakuan Niken yang lucu dan menggemaskan.
" Nanti aku jemput saja , jam 7 harus siap dan langsung pulang istirahat ". perintah Erik
" Baik pak ". dengan mengangkat tangannya lagi
Erik pun tertawa lagi melihat kelakuan Niken yang sangat lucu.
Setelah seharian Niken mengecek berkas dan rincian penjualan bulan ini yang omsetnya sudah melejit Niken berencana membeli sebuah pabrik kecil untuk tempat produksi .
Untuk membuat produk nya lebih banyak .
"Tidak sia-sia aku belajar manajemen bisnis kepada Erik ". Niken berbicara sendiri dengan puas setelah melihat rincian penjualan bulan ini
" Baiklah lanjut , tinggal kita belajar lagi untuk manajemen pemasaran nya".Niken berbicara sendiri sambil tersenyum bahagia dan penuh semangat sambil terus bermain dengan komputer nya.
Matahari telah terbenam , awan yang putih berganti dengan warna putih ke abu-abuan dan langit yang biru berganti dengan kemerah-merahan jam sudah menunjukan jam 7 ,Niken segera mematikan komputer nya dan membereskan pekerjaan nya.
Ting...
ponselnya berbunyi ,Niken meraihnya dan mengusap layarnya
aku sudah di depan cepat pulang
pesan dari Erik .
Niken tidak membalas pesan itu dia segera bergegas keluar menemui Erik.
" Aku sudah selesai ". sambil melambaikan tangannya kepada Erik yang sedang menunggu di luar
Erik menyambut nya dengan senyuman kemudian membukakan pintu mobil untuk Niken . semakin hari semakin dekat mereka berdua seperti sudah tidak ada sekat lagi untuk menghalangi mereka bertemu .
Di perjalanan sepeti biasanya mereka mengobrol dan bertukar pendapat tentang pekerjaan ,mereka sudah seperti rekan bisnis yang sudah saling mengerti satu sama lain .
****
bersambung...
jangan lupa dukung terus ya readers tercinta biar tambah semangat up nya 😃😃😃😃
__ADS_1
salam sehat selalu untuk kalian 🙏🙏