
Rutinitas seperti biasa setelah Andika pergi kerja Niken berangkat ke toko setelah bersih - bersih rumah. Niken memang sengaja tidak memperkerjakan PRT karena dia sudah terbiasa melakukan sendiri dan dia ingin menikmati pekerjaan nya sebagai ibu rumah tangga. Kadang - kadang kalau dia capek dia memanggil orang untuk membantunya tapi itupun jarang .
Di toko
" Selamat pagi , " Erik sambil senyum - senyum
" Ada apa ? , Mau pesen bunga lagi " Niken agak ketus
" Hmm, aku kan udah bilang mau kenalin orang spesial ke kamu ". Menggoda Niken
Kemudian Erik keluar dan masuk lagi membawa seorang wanita yang sangat cantik
" Ini dia orang spesialnya " , Erik sambil memperkenalkan seseorang
" Hah, Nadia ?. Benerin ini Nadia adik saudara kamu dulu yang satu kelas Sama aku " , Niken terkejut melihat teman SMA nya dulu
" Iya . Ini aku Niken . " Nadia sambil senyum kegirangan ketemu sahabat lamanya
Kemudian mereka berpelukan melepas kerinduan mereka .
" Ngomong- ngomong kenapa kamu ada disini ? . Tanya Niken
" Aku di terima di rumah sakit di kota ini , Ken . Dan aku tinggal di rumah Erik " . Jawab Nadia
__ADS_1
" Oh ya , bagus dong . Kita juga bakalan sering ketemu dong " sambil tertawa kegirangan
" Tentu dong "
Mereka tertawa bareng dan ngobrol sampai mereka melupakan Erik .
" Ok, ok . Aku pergi nih " Erik ngambek
Nadia dan Niken,Serentak mereka tertawa bareng .
Kemudian mereka bertiga keluar dari toko mencari makanan bareng sambil mengobrol mengingat masa - masa SMA yang penuh kenangan .
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Niken datang lebih dulu dan dia memesan beberapa makanan dan minuman. Dia asyik memainkan ponsel nya sambil menunggu Nadia datang . Dan tiba -tiba dia melihat suaminya ada di tempat makan itu juga dan terkejutnya lagi dia bersama seorang wanita cantik .
Dan dia merasa penasaran siapa wanita tersebut , Niken terus memperhatikan nya . Mereka terlihat mesra . Si cewek terlihat sangat manja . Dia membelai rambut suaminya , memegang pundaknya , terkadang dia pegang - pegang tangannya . Tiba - tiba dia memegang kepalanya dan bersandar di bahu Andika .
Niken sangat terkejut , hatinya bagai disambar petir , mendidih , pikiran terbakar . Dan betapa Niken syok kita dia tahu bahwa wanita itu teman SMA nya Cita sekaligus rekan kerja Andika dan Erik .
Niken semakin marah dan dia berniat ingin melabrak mereka berdua ,beranjak dari kursinya .
" Niken , udah datang ? " . Suara Nadia mengejutkan Niken sehingga pandangan nya Niken Ter alihkan ke Nadia
__ADS_1
" Iya " . Jawab Niken tergesa-gesa dan segera memfokuskan lagi ke arah Andika dan Cita
Tiba - tiba mereka sudah tidak ada ditempatnya entah mereka pergi kemana ,Niken mencari sekeliling pun mereka tak nampak kebetulan juga rumah makan atau restoran memang lagi rame jadi banyak orang - orang lalu lalang .
" Hai .. kamu lagi cari siapa sih ? ". Tanya Nadia mengejutkan
" Ti .. tidak ada " . Niken terlihat gugup dan gelisah .
***
Di rumah
Niken terus terbayang kejadian tadi siang. Dia menelepon suaminya ber ulang - ulang tapi tak ada jawaban . Kemudian dia mengirimkan pesan singkat .
" Mas, kamu dimana ? Sudah makan ? Pulang jam berapa? ".
Hampir 15 menit belum ada balasan . Dan kemudian telp berdering .
" Hallo ".
" Kamu makan dulu aku sudah makan , gak usah nungguin aku pulang mungkin aku pulang agak malam karena masih ada kerjaan . Udah ya . I Miss you ." sambil menutup teleponnya
Mulut Niken ternganga mau mengatakan sesuatu tapi teleponnya terputus. Dia melempar ponsel nya kesal .
__ADS_1