
Niken berangkat ke kantor suaminya dengan bahagia dengan menenteng bekal yang di bawanya dia berjalan gemulai menuju ke depan kantor Andika. Tiba-tiba saat dia hampir sampai depan kantornya ada yang memanggil nya pertama terdengar lirih kemudian terdengar keras dan lebih dekat .
"Hei Niken ".
Niken membalikkan badan dan mencari asal suara tersebut . Tenyata si wanita licik ini sudah berada di kantor Andika , memang hari ini ada rapat di kantor Andika yang melibatkan partner kerja nya pasti si Cita dan Erik datang juga karena mereka termasuk partner bisnisnya .
"Sedang apa kau disini ? ". sambil mendekati Niken dengan langkahnya yang arogan
"Apa urusanmu , ini kan kantor suamiku ". sambil membalikkan badan melanjutkan jalannya.
Tiba-tiba Cita merebut rantang makanan yang dibawa oleh Niken dan membuangnya .
" Apa yang kau lakukan ". sambil mengambil rantang tersebut .
Cita tidak tinggal diam dia menghampiri Niken dan menendang rantang itu hingga berserakan. Niken menatap rantang itu penuh amarah tangan nya mengepal ingin dia menghantam cita dengan tangannya namun dia tahan karena dia tahu ini kantor suaminya dia tidak boleh membuat malu suaminya apalagi pada tamu perusahaan suaminya .
Nafas Niken tidak beraturan karena menahan amarahnya. " apa mau mu ? " . Niken menatap tajam mata Cita dan mendekatkan tubuhnya
Cita mendorong keras tubuh Niken hingga terjatuh dan terjungkal.
Bukkkk...
__ADS_1
Niken mengepalkan tangannya dia sudah tidak tahan dengan kelakuan Cita yang tidak pernah melihat situasi dan tempat nya dia seperti orang yang tidak punya attitude padahal dia adalah pebisnis yang sukses .
"Dulu waktu sekolah aku diam kau membully ku tapi sekarang aku tidak akan tinggal diam lagi ". batin Niken tidak bisa menahan amarahnya,dia mendaratkan kepalan tangannya pas di wajah cantik Cita .
Buuukkkk
pukulan mautnya membuat Cita terjatuh.Cita yang tidak terima dengan pukulan itu membalas Niken dengan pukulan sadisnya
Buuukkk ..
pukulan sadis itu mendarat di pipi mulus Niken . Niken tidak tinggal diam dia membalas nya dengan menjambak rambut Cita yang panjang begitupun dengan Cita membalas dengan menjambak rambut Niken juga. Mereka seperti duel maut di arena. Saling jambak berguling lepas di lantai seperti Anak SMA berkelahi merebutkan gebetannya.😀😀
Asisten Andika yang melihatnya langsung melaporkan kejadian ini kepada Andika.
Andika segera berlari menghampiri mereka dan menghentikan mereka.
"Cita ,Niken apa yang kalian lakukan ". Andika dengan nada keras
Spontan mereka berhenti dan mencari sumber suara tersebut dengan tangan masing-masing yang masih memegang rambut satu sama lain . penampilan mereka sudah tidak karuan baju mereka pun ada yang robek .
Andika mendekat dan memegang tangan mereka untuk melerai mereka berdua.
__ADS_1
"Apa yang kalian lakukan ?".
Cita tidak menjawab tapi tatapan sinisnya sudah memperlihatkan kebencian nya terhadap Niken .
Niken terdiam dan menunduk karena malu dia tidak bisa menahan amarahnya.
"Kamu Niken apa yang terjadi padamu bikin malu saja ". Andika menatap Niken penuh kekesalan
"Maaf mas , bukan aku yang mulai dulu dia yang memulainya aku hanya ingin mengantar sarapan dan dia tiba-tiba melempar sarapan itu". menunjuk ke rantang yang ditendang Cita dan berkata jujur
"Bohong Andika , buat apa aku membuang sarapan murahan itu , kamu tahu kan aku wanita berkelas dan disini banyak partner bisnis ku juga Mana mungkin aku mempermalukan diriku sendiri , istri mu yang berbohong dia memang wanita rendah tidak berkelas". Cita mencoba memutar balikkan fakta dan menuduh Niken dengan permainan liciknya
"Dasar wanita licik ". Niken mengangkat tangannya ingin menjambak rambut nya namun Andika dengan sigap menghentikan nya
" Lihatkan kelakuan istrimu tidak pantas dia berada disini bikin malu ".
###
Wah..wah cita memang pandai berakting ya para readers
Yuk terus ikutin ya ceritanya 😀😃
__ADS_1