Terbayang Kenangan Mantan

Terbayang Kenangan Mantan
Yakin dia anakmu ?


__ADS_3

Pagi ini Cita sudah berada di kantor Andika karena kemaren pesannya tidak di balas.


Andika membuka ruangannya, dia terkejut melihat Cita sudah duduk di kursi sofa menunggu Andika .


"kamu ada disini?." tanya Andika sambil menaruh jas nya di gantungan berada disisi meja kerjanya . kemudian menarik kursinya duduk dan mulai membuka laptopnya memulai pekerjaannya.


" kenapa kamu tidak membalas pesan ku?". cita kesal sambil melipat tangan nya di dada memasang wajah nya yang ngambek


"maaf aku lupa, karena aku sibuk ". jawab Erik namun dia tidak melihat ke arah cita dan terus menatap laptopnya


"Sibuk dengan istrimu?". jawab cita ketus


"Dia kan lagi hamil dia butuh perhatian lebih ".


"Bagaimana dengan aku ?, aku juga butuh perhatian mu . apa kamu lupa janjimu ?". masih tetap dengan wajah ngambeknya dan masih tetap dengan posisi melipat tangannya di dada

__ADS_1


" Baiklah nanti aku akan ke apartemen mu ". sambil tersenyum terpaksa kemudian kembali lagi fokus ke laptop nya


Cita berdiri menuju kursi yang Andika duduki . kemudian dia duduk dipangkuan Andika sambil dia mengelus wajah Andika lembut dan mendekatkan wajahnya ke buah ceri merah segar milik Andika. Namun Andika menjauhkan wajahnya menolak ciuman Cita


" Maaf aku lagi sibuk ". sambil fokus ke laptop lagi


Cita menghela nafas panjang dan berdiri dari pangkuan Andika . " apa kamu yakin anak yang di kandung Niken adalah anakmu " sambil memegang bahu Andika dan mendekat kan bibirnya di telinga Andika


Cita memainkan strategi liciknya, sebenarnya strategi ini sudah di rancang Niken saat liburan namun karena Andika merespon godaan nya itu akhirnya dia menyimpan kartu AS lagi.


Cita mengelus bahu Andika kemudian mengambil sesuatu dari tas nya dan dilempar didepan Andika .


Andika langsung mengambil foto-foto yang dilempar cita .


"Apa ini maksudnya ?". sambil sibuk memeriksa satu persatu foto tersebut yang tenyata itu adalah foto Niken dan Erik waktu SMA. Ada satu foto lagi yang menarik perhatian Andika yaitu saat foto Erik dan Niken makan malam dan ketika Erik mengantar Niken dari rumah sakit saat pingsan posisi nya waktu itu Erik menggendong Niken karena Niken sedang lemah .

__ADS_1


Cita memang menyuruh orang untuk menyelediki mereka berdua karena mereka terlihat semakin dekat dan membuat Cita memiliki kesempatan untuk menyakiti hati Niken.


Andika panik, " apa maksudnya tolong jelaskan !". matanya mulai merah tangannya keringatan , jantung nya berdetak tidak seperti biasanya.


Cita yang melihat nya tersenyum sinis sambil melipat tangannya lagi di dada " itu istri yang kamu pertahanan kan ?". dia tersenyum sinis lagi


"Erik adalah mantan pacarnya Niken dulu dan mereka mengambil kesempatan saat kamu pergi keluar kota ". sambil duduk di sofa itu lagi menyilang kan kakinya dan melipat tangannya lagi di dada


Andika meremas foto itu dan melempar ke sembarang arah tak luput barang dan kertas di meja menjadi korban dia melempar ke sembarang arah. "kurang ajar".


Cita yang melihatnya tersenyum bahagia karena strategi dan kartu As nya berhasil .


Andika yang marah kemudian berdiri dan pergi meninggalkan ruangan dengan amarah dan tergesa-gesa. Dengan matanya yang merah dan tangan yang masih mengepal .


Para karyawan tidak berani menyapa atau melihat atau menghalangi langkahnya karena dari raut wajahnya dia terlihat sangat marah, para karyawan yang berada di tengah jalan langsung minggir ke tepi jalan mereka tidak mau mencari masalah dengan menghalangi atasannya yang marah .

__ADS_1


__ADS_2