
Ting Tong ..Ting tong..
Bel pintu berbunyi Niken bangun dari tempat tidurnya sambil menguap dan mengusap - usap matanya kemudian melihat jam dinding .
" Hah..sudah jam 8".
Kemudian Niken bergegas berjalan menuju pintu .
" Siapa pagi begini ?".
" Selamat pagi nona, perkenalkan saya PRT baru ditugaskan tuan Erik untuk bekerja disini. Panggil saja saya Ina . Tuan Erik biasanya memanggil saya bi Ina".
" Oh iya ,silahkan masuk bi Ina".menuntun bi Ina masuk kedalam rumah .
"Tuan menyuruh saya membawakan susu ini untuk nona". Bi Ina sambil memberikan bungkusan yang dia bawa.
"Apa ini ?". Niken sambil membuka kantong plastik
" Susu untuk ibu hamil ?."
"Iya Nona , tuan menyuruh saya untuk memperhatikan makanan anda dan juga kesehatan anda nona agar bayi yang dikandung anda sehat ".
"Oh iya, makasih Bi".Niken
" Kenapa dia perhatian sekali seperti anak yang aku kandung ini anaknya , padahal ayah kandung nya sendiri belum tahu dan mungkin juga tidak perhatian seperti ini ". Gumam Niken sambil memegang susu dari Erik .
__ADS_1
Niken sengaja belum mengatakan kepada Andika . Dia berencana kalau dia pulang dari luar kota nanti dia akan memberitahunya sebagai kejutan karena selama hampir 3 tahun mereka menantikan nya.
Bi Ina terlihat sibuk di dapur memasak untuk sarapan. Niken ingin sekali membantu atau sekedar bersih - bersih rumah namun Bi Ina melarang dan memarahinya jika bekerja , Niken hanya duduk nonton TV sambil makan camilan . Hari ini Niken sengaja tidak pergi ke toko .
Sesekali dia memainkan ponselnya berharap Erik menelepon nya untuk menanyakan keadaannya. Dia tidak berani berharap suaminya menelepon karena dia pasti sibuk apalagi jam kerja begini .
Tiba - tiba ponsel Niken berdering . Dia segera mengambil ponselnya ternyata hal yang bukan dia harapkan suaminya menelepon.
"Tumben .." sambil menerima telepon nya
" Halo mas , ada apa ?".
" Aku cuma mau ngasih kabar kalau aku tidak jadi pulang Minggu ini mungkin Minggu depan lagi karena pekerjaan ku belum selesai".
" Tapi mas Minggu ini hari ulang tahunku ".
" Tapi mas...".
"Sudah aku sibuk ". Sambil menutup teleponnya
Niken membanting ponselnya ke sofa karena sebal tiap kali dia ulang tahun suaminya tidak pernah peduli . Suruh beli kado sendiri ,beli kue sendiri dan merayakan sendiri .
" Transfer ... transfer aza terus mas , aku juga pengen merayakan bareng mas ". Niken ngomong sendiri sambil mencubit - cubit bantal sofa di pinggirnya
" Kenapa nona?", bi Ina mengejutkan Niken
__ADS_1
" Tidak ada ,bi".
" Tenang saja Nona kalau nona ulang tahun nanti bi Ina buatkan kue . Bi Ina jago loh buat kue tart nona ". Sambil tersenyum dan mengangkat jempolnya mengiyakan ngomongin dia ,ternyata dari tadi dia menguping pembicaraan Niken dan suaminya
" Eh iya,Bi".
" Ya udah nona ayo makan dulu ". Mempersilahkan Niken makan di tempat makan
" Baik,Bi".
Ting tong..Ting tong ...
Bel berbunyi Bi Ina bergegas membuka pintu " iya sebentar".
"Oh , tuan . Silahkan masuk tuan ".
"Terimakasih , Bi . Bagaimana keadaannya ?".
" Baik tuan ".
" Siapa bi Ina?" . Penasaran tidak biasa rumah Niken kedatangan tamu di pagi hari ,jangankan pagi tiap hari kadang jarang ada tamu.
"Anu nona ...".
Erik memegang pundak Bu Ina dan memberi syarat untuk tidak mengatakan kalau tamu itu Erik.
__ADS_1
***
hai readers selamat membaca 😘