Terbayang Kenangan Mantan

Terbayang Kenangan Mantan
sarapan untuk Andika


__ADS_3

Setelah kejadian tadi semangat Niken makin membara dia ingin menjadi sukses lebih dari Cita karena dia tidak ingin di remehkan lagi.


Niken lebih keras bekerja,hingga setiap hari dihabiskan bekerja dan bekerja hingga dia lupa entah berapa lama suaminya tidak pulang dan tidak menghubungi nya .


***


Malam yang dingin sedingin hati Niken saat ini, setelah dia sibuk memeriksa pekerjaan di laptopnya dia merasa mengantuk dan tanpa sadar dia tertidur di sofa hingga tengah malam.


Tiba-tiba terdengar bunyi mobil terparkir di depan rumah . Niken yang sudah lelah tidak terbangun dengan bunyi mobil itu dia masih terlelap di sofa.


Bi Ina yang terbangun dan kemudian melihat nya dari ujung jendela , ternyata yang datang adalah suami Niken Andika yang sudah hampir satu bulan tidak pulang dan tidak pernah menghubungi Niken .


Bi Ina membukakan pintu .


"Tuan ..". Bi Ina mempersilahkan masuk.


"Terimakasih Bi. Dimana Niken apa dia sudah tidur?."


Bi Ina menoleh ke sofa yang ditiduri oleh Niken seolah memberi isyarat kepada Andika letak keberadaan nya .


"Apa perlu saya bangunkan tuan ?".

__ADS_1


"Tidak usah Bi , biarkan dia tidur mungkin dia sangat lelah ".


"Baik tuan . Apa tuan butuh sesuatu ?".


"Tidak bi ,silahkan istirahat!". sambil terus menatap lekat wajah Niken ,ada rasa rindu yang dirasakan Andika .


"Baik tuan " , sambil menundukkan badan dan meninggalkan Andika


Andika menghampiri Niken dia menatap lekat tubuh Niken kemudian menatap wajahnya dan menyentuh bibirnya yang merah seperti ceri segar. Dia merasakan rindu saat-saat bersama dengan istri nya.


Ketika dia ingin mendekatkan bibirnya, Niken bergerak seperti mengigau kemudian tertidur lagi sehingga membuat Andika membatalkan niatnya untuk mencium Niken.


Dia menatap lagi wajah cantik nan mulus ini dengan tatapan sayu dia merasa kasihan .Kemudian dia mengangkat Niken kedalam kamarnya, karena lelahnya Niken sehingga dia tidak merasakan tubuhnya di gendong oleh suaminya .


Keesokan harinya pagi-pagi sekali sebelum Niken terbangun Andika sudah bangun dan bersiap-siap kekantor karena ada rapat penting hari ini yang di hadiri oleh partner kerjanya.


" Pagi Bi..". sambil menguap dan membuka lemari es mengambil minuman dingin di dapur


"Pagi non, tumben bangun siang non?. Tidurnya nyenyak ya karena tadi malam di barengi sama tuan ?". sambil senyum-senyum meledek dan memotong sayuran


"Maksud bibi tuan tadi malam pulang ".sambil menyemburkan minuman dingin merasa tidak percaya dan kaget setelah hampir satu bulan tidak pulang dan tiba-tiba pulang .

__ADS_1


"Iya non, masak nona tidak merasakan tadi malam di gendong tuan kedalam kamar ". senyum meledek lagi dan terus memotong sayuran


"Jadi yang pindahin aku ke kamar suamiku Bi? saya kira aku pindah sendiri Bi". sambil memukul jidatnya masih belum percaya


Niken tersenyum-senyum sendiri mendengar cerita Bi Ina tentang suaminya yang menggendong dia ke dalam kamar ada rasa bahagia dan tidak percaya karena hampir satu bulan tidak pernah komunikasi dan bertemu dengan suaminya setelah ketegangan antara mereka.


" Apa tadi dia sarapan di rumah Bi?". sambil tersenyum lagi terpancar jelas kebahagiaan


" Pagi sudah berangkat non buru-buru".


" Bi bisa siapkan sarapan tidak buat suamiku Bi sebelum aku ke toko aku akan mampir ke kantor suamiku dulu mengantar sarapan ". masih dengan senyum cerianya .


" Baik non". bi Ina mengangkat tangan memberi salam hormat kepada Niken


Niken tertawa melihat kelakuan Bi Ina dan kemudian segera bersiap berangkat ke kantor Andika membawa sarapan untuknya .


####


hai readers selamat membaca 😘


semoga selalu bahagia selalu salam hangat dari ku semoga kalian tetap setia mengikuti ceritanya ya .

__ADS_1


thank you readers 😘😘😘


__ADS_2