
Nadia yang melihat itu ingin melerainya namun mereka begitu kuat sehingga Nadia tidak berani melerainya .
Andika yang terjatuh dan ingin membalas hantaman Erik dan lagi-lagi Erik mampu menangkisnya. Kemudian Erik mencengkram kerah baju Andika.
" Dengar aku bukan lah orang yang serendah itu bermain-main dengan istri orang, dan satu lagi aku bukanlah orang yang licik yang bisa melakukan itu. Jika pun dia adalah anakku aku tidak akan pernah tega membunuh nya. Dan dengar aku memang mantannya Niken dan sampai saat ini aku masih mencintainya , ingat jika kau menyakiti hati Niken aku tak akan segan merebutnya. ". Erik dengan tatapan tajam dan melepaskan cengkraman itu dan mendorong Andika dengan kuat hingga Andika mundur tiga langkah dari posisi , kemudian Erik meninggalkan Andika di ikuti dengan Nadia.
Andika masih termangu dengan kata-kata Erik ada rasa percaya di dalam hati namun ada keraguan.
Kemudian Andika melangkah menuju ruangan di mana Niken berada . Namun di tengah jalan dia bertemu Cita si wanita licik . Cita berpura-pura menjenguk Niken dan bersimpati padahal dia ingin mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi.
" Andika bagaimana keadaan Niken ". Tanya Cita sambil memegang pundak Andika berpura-pura menghibur
" Dia baik tapi janin dalam kandungan nya tidak bisa di selamatkan". wajah Andika terlihat sedih
__ADS_1
Cita tersenyum dengan bahagia namun di depan Andika dia ber akting sangat sedih
"kamu sabar ya ". sambil mengelus punggung Andika
"Atau mungkin ini memang sudah direncanakan mereka, karena takut hubungan terbongkar. Pasti mereka takut gosip itu bisa mempengaruhi bisnis mereka apalagi Niken kan baru merintis sebuah usaha". Cita mulai menghasut dan mencuci otak Andika
" Niken bukan orang yang seperti itu ".
" Mungkin ini rencana Erik karena aku tahu Erik itu licik mulai dari kecil karena aku tahu benar sifatnya sedari kecil dia memang licik, bahkan dulu dia pernah menjebak ku di sekolah sampai aku di skorsing dari sekolah ". Cita terus menghasut dengan cara setannya
" lihat luka ini , aku tadi mau menolong Niken tapi malah di dorong sampai aku terjatuh . Itu bukti kan kalau dia ingin memfitnah ku, dan kenapa tiba-tiba dia berada disana ketika Kejadian itu. mungkin Niken menelpon Erik memberitahukan bahwa kamu ingin tes DNA sehingga dia merencanakan semuanya , dan memfitnah aku ". Cita terus meracuni pikiran Andika sambil menunjukkan luka kecil ditangannya.
Dan benar saja Andika percaya dengan kata-kata Cita sehingga memunculkan rasa benci yang sangat kepada Erik dan Niken .
__ADS_1
Andika dan Cita menjenguk Niken namun dia masih belum sadar .
" Bi aku balik ke kantor dulu ya , kalau ada apa-apa dengan Niken kabari saya !". perintah Andika
" Baik tuan ".
"Saya pamit ya Bi , salam buat Niken ". Cita berpamitan dan bersalaman dengan sopan padahal dia adalah biang dari semua ini , Hatinya bersorak gembira melihat keadaan Niken dan juga Andika yang sudah menjadi bidak catur nya yang bisa kapan saja dia mainkan .
" Iya non ". bi Ina membalasnya dengan sopan
Hingga malam hari Andika tidak menjenguk Niken dia malah menyuruh asistennya untuk mengurus semuanya. sedangkan Erik tiap ada waktu luang dia pasti menelepon Bi Ina bertanya soal keadaan Niken dan mengantar makanan untuk Bi Ina.
########
__ADS_1
hai readers 😘
Maaf nih baru bisa menyapa para readers. Semoga kalian dalam lindungan Allah SWT dan selalu diberi kesehatan. Dan terus menjadi para reader yang setia . jangan lupa ikutin terus ya cerita serunya ada cerita yang tak terduga nanti dijamin kalian pasti akan mewek 😄😄😄