Terbayang Kenangan Mantan

Terbayang Kenangan Mantan
hamil


__ADS_3

Pagi ini di toko Niken sedang sibuk mengirim pesanan dan membuat hiasan dinding yang sedang laku keras di toko. Niken menyewa gedung lagi di sebelah tokonya untuk tempat produksi dan mengemas pesanan.


Karena Niken kecapekan terlihat dia sempoyongan dan nafasnya tersengal-sengal. Perutnya ingin muntah kepala pusing, Niken bolak-balik ke kamar mandi memuntahkan makanan yang di makan pagi ini.


Dia ingin meraih sesuatu untuk di pegang namun tidak tercapai dan akhirnya ..


Guuubraakkk ....


Niken terjatuh dan pingsan. Karyawannya mengangkat Niken ke sofa . Mereka memberi aroma menyengat seperti minyak kayu putih agar dia tersadar namun dia masih belum sadar.


" Ada apa ? Kenapa ? ". Erik datang dan terkejut melihat Niken pingsan. kebetulan dia sedang berada di toko melihat perkembangan persiapan acara nya .


Kemudian karyawannya menjelaskan kenapa Niken pingsan. Tanpa banyak bicara Erik langsung membopong Niken ke mobilnya membawa Niken kerumah sakit.


Dirumah sakit dia bertemu dengan Nadia.


" Kenapa dia ?". Tanya Nadia sambil memeriksa keadaan nya dan langsung memberi tindakan.


Setelah beberapa saat diperiksa oleh Nadia dan beberapa dokter akhirnya Niken sadar.

__ADS_1


" Ada apa kenapa aku ada disini ?". Niken terkejut karena sudah berada di rumah sakit


"Tidak apa-apa kamu baik-baik saja , selanjutnya jangan lupa banyak istirahat dan jaga bayi yang ada di dalam kandungan mu ". Nadia sambil tersenyum bahagia


" Maksudnya ... Aku hamil ". Niken terkejut setelah menikah sampai 3 tahun ini dia mencoba beberapa program namun belum bisa hamil. Namun sekarang ketika ada jarak antara suaminya dia mendapatkan hadiah terindah yang dia harapkan . Namun Niken tidak tahu harus bahagia atau sedih .


"Selamat ya ". Erik yang mendengarkan berita bahagia itu memberikan selamat walaupun ada sedikit kekecewaan di hati Erik namun melihat Niken bahagia adalah sebuah harapannya .


Niken tersenyum mendengar perkataan Erik .


***


Mereka sampai di depan rumah Niken , Erik ikut masuk kedalam rumah memapah Niken karena Niken terlihat sedikit lemah karena dari tadi dia muntah dan kelelahan . Dia memapah Niken sampai kedalam kamar . Terlihat rumah Niken sedikit berantakan karena akhir-akhir ini dia sibuk di toko.


Erik membaringkan Niken di ranjangnya dan memberikan obat dan mengambilkan air putih untuk Niken . Setelah meminum obat Niken terlihat mengantuk dan tanpa sadar dia tertidur karena efek obatnya.


Erik yang melihat rumah Niken berantakan kemudian segera membersihkan rumahnya. Erik sebenarnya tidak terbiasa membersihkan rumah karena biasanya dia menyuruh asistennya memanggil PRT jika siang hari untuk membersihkan apartemen nya. Namun melihat keadaan Niken seperti itu dia jadi tidak tega .


" Cepat panggilkan PRT !". Erik menelepon asistennya

__ADS_1


"Ke apartemen bapak kah ? Kan tadi pagi sudah dibersihkan pak ?". Jawab asistennya


" Bukan ke apartemen tapi rumah Niken ".


"Rumah nyonya Niken ?".


" Iya ..cepat sekarang ..!".


" Baik ..baik pak ". Sambil menutup teleponnya


Kemudian beberapa menit ponsel Erik berbunyi


" Halo gimana jam berapa PRT nya kemari ?".


" Maaf pak PRT nya bisa nya besok pagi karena dia sedang sibuk membantu keluarganya sedang ada acara. Dan bi Ina tidak bisa karena sakit ".


" Ya udah lah kamu cari yang lain kalau ada ". Sambil menutup teleponnya merasa jengkel


Akhirnya mau tidak mau Erik membersihkan rumah Niken yang sedikit berantakan. Karena di dapur tidak ada makanan akhirnya dia mencoba membuatkan bubur untuk Niken . Sebenarnya dia ingin keluar beli bubur di luar atau membeli lewat online karena cuacanya tiba-tiba hujan lebih baik dia membuat sendiri lebih higienis pikirnya.

__ADS_1


__ADS_2