
"Terima kasih Sayang,terima kasih telah hadirkan dia"
Dia kecup pucuk kepalanya istrinya dengan sayang ,betapa bahagianya dia kala itu,penantian tiga tahun berujung bahagia dengan hadirnya bayi kecil cantik,imut dan lucu ini kedunia.
"Pak,beberapa hari ini banyak telepon masuk,mereka meminta untuk bisa bekerja sama dengan kita,dan ada beberapa juga yang menerima tawaran kita,sepertinya proyek kita akan sukses besar Pak"
Puji syukur pada Tuhan atas segala kebesarannya,baru saja selesai mengadakan syukuran penyematan nama putri kecilnya,kabar baik itu meledak seketika dan itu awal perusahaannya berkembang pesat.
Nama yang sudah mereka susun dan mereka rangkai kala itu disahkan " Arisha Candrarini Maswa****n"Adalah nama pilihan istrinya indri.
Tawa canda ceria dan ucap syukur terucap pada semua keluarga,tiada hal lain selain bersyukur banyak padaNya kala itu.
Punya istri cantik,anak lucu dan perusahan berkembang ,apalagi yang perlu dia banggakan dan dia raih.Namun dia seperti dihempaskan begitu saja,saat dia sedang terbang tinggi di atas langit dan tiba tiba dijatuhkan begitu saja.
Indri Maharani istri yang dia cintai harus pergi selama lamanya dia menghembuskan nafas terakhirnya di depan dirinya sendiri.
"Tolong jaga anak kita Mas.." Ucapan terakhir yang Indri ucapkan,maka saat kepergian sang istri dia mencoba menjaga putri kecil mereka dengan menitipkannya pada ibu mertuanya yang tak lain ibu dari Indri istrinya.
"Bekerjalah seperti biasa,Risha biar sama ibu aja yang rawat"
Saat mereka menikah pun Bastian dan Indri sudah menampung kedua orang tua Indri dan baru beberapa bulan ini adiknya Indri pun ikut serta disana bersama anaknya yang baru berusia 5 tahun karena baru bercerai dengan suaminya ,Anita nama adiknya Indri ah lebih tepatnya adik satu Ayah.
"Iya benar Mas,biar aku yang bantu jaga Risha,kamu fokus saja pada perusahaan kamu" Ujar Anita.
Bastian selalu berusaha untuk tidak pulang larut kala itu,biar dia bisa selalu melihat dan mendampingi putri kecilnya itu.
Dan kala salah satu perusahaan yang ada diluar kota sedang mengalami drop di terpaksa harus meninggalkan putri kecilnya itu bersama Ibu mertua dan adik iparnya.
"Aku titip dia Bu,kalau aku sampai sana aku pasti akan cepat menghubungi Ibu"
"Iya Nak Tian,pergilah jangan mengkhawtirkan Risha disini,ada Nita juga yang bantu jaga" Ujar wanita tua yang dia anggap sebagai ibu mertuanya itu.
__ADS_1
"Benar Mas Tian,biar kami yang jaga" Anita menambahi.
Tanpa punya pikiran apa apa dia pun pergi dan menitipkan Arisha pada mereka,dia percaya karena itu ibu mertuanya,mungkin ibu mertuanya baik dan tak punya niat apa apa,tapi berbeda dengan adik iparnya.
"Wah,ini terlihat mewah mewah sekali" Anita nampak sedang melihat lihat berbagai perhiasan milik Indri didalam kamarnya,tanpa tahu malunya dia masuk kesana.
Ibu Sani selaku ibu Indri tak mengetahui itu sama sekali.Anita juga dengan lancang memakai perhiasan itu,hingga satu kalung yang menarik perhatiannya dia pun ambil dan memakainya.
Niat jahat pun dia punyai,mempunyai suami kaya raya seperti Bastian adalah impiannya,apalagi kini sudah tidak ada pesaing baginya ,namun satu satunya penghalang hànya tinggal putri kecil Bastian dan Indri,maka inilah yang dia lakukan.
"Cepat kamu pura pura culik dia,bawa dia bersama kamu dahulu,nanti aku yang akan menyusul"
"...."
"Tenanglah soal itu gampang,setelah aku bisa mendapatkan Bastian aku pasti akan kaya raya,cepat lakukan itu,Soal wanita tua itu tak perlu kamu hiraukan,itu urusanku"
Dia bersekongkol dengan temannya dan menyamarkan semua seperti sebuah penculikan,Pria yang mengaku sebagai temannya itu membawa Arisha kerumahnya.
"Sabar kenapa !!sudah sekarang tugas kamu,antar aku sekarang"
"Kemana ?"
"Antar saja lah,aku akan buang anak ini"
"Jangan macam macam,perjanjiannya kamu gak akan sampai membunuhnya"
"Tidak bisa,anak ini harus mati dia akan jadi penghalang masa depan aku"
"Tidak,kalau kamu melakukan itu aku akan melaporkan ke polisi sudah terekam disini,jangan lupa kamu !!"
"Baik,baiklah aku tak akan membunuhnya,terus sekarang bagaimana ?"
__ADS_1
"Berikan saja pada orang lain,atau kamu simpan didepan rumah orang lain"
"Baiklah,tapi kita harus pergi jauh,jangan ada diKota ini"
"Ok,kita ke Bandung saja"
*
*
"Tolong anda harus menangkap orang itu Pak,tolong putri saya masih sangat kecil"
Dunianya kembali terasa hancur,putri kecil yang dia nantikan dulu kini harus hilang dan entah dimana,sudah tiga bulan Polisi tak bisa melacak dan bahkan menangkap orang itu.
Bu Sani yang merasai dititipkan pun merasa bersalah,sangat merasa bersalah hingga sampai beliau meninggalnya.
Bertahun tahun dia menanti kabar dan mencari keberadaan putri kecilnya ,namun tak ada sedikitpun celah untuk menemukannya.
Hingga Anita pun memanfaatkan semua waktu dan segala kesempatan yang ada,dia merasa sudah ada dikala Bastian terpuruk dan dia yang memberi semangat pada Bastian.
Bahkan sampai sebuah jebakan pun dia lakukan supaya bisa mendapatkan Bastian,dan pada akhirnya dia bisa menikah dengan Bastian,namun bertahun tahun hingga saat ini Bastian tak pernah memberikan cintanya,hanya Indri satu cintanya selamanya.
Anita dan Airish bukan bagian terpentingnya,yang paling sangat ditunggu adalah kembalinya Arisha ke dalam pelukannya.
***
...Bersambung...
Hayo siapa yang jawaban kemarin yang benar,aku kasih ini ya❤❤❤🤗🤗.
...Aku lanjut,tapi nanti buat malam ya.....
__ADS_1
...anu itu ada anu..hem baca ajalah nanti😅😅...