Terjebak Cinta Mr Arrogant

Terjebak Cinta Mr Arrogant
Bab 60. Menjebak


__ADS_3

"Kamu Senang ?"


Pak Bastian baru saja pulang,sedangkan Pak Rudi dan Bu Anggi kembali menginap,


"Hem,aku tak menyangka beliau Ayah kandung ku,walau baru bertemu sekarang,tapi aku lega"


Arisha menghela nafas,dia benar benar lega kala itu,sudah tidak ada beban lagi karena sudah tau apa alasan mereka sampai dirinya bisa berada ditangan Pak Rudi dan Bu Anggi.


Walaupun tak dipungkiri dia sedih ,tak bisa melihat sang Ibu yang melahirkannya,Ayahnya bilang Arisha sangat mirip ibunya,benar seperti duplikat saja.Maka yang kini dia lakukan adalah banyak banyak berdo'a untuk beliau.


"Mas,pernah bertemu Ibunya Airish ?kalau secara keluarga ,dia saudara sepupu aku dong"


"Dulu pernah beberapa kali,ya bisa dibilang seperti itu"


"Kok dia tega ya beliau lakukan hal itu sama aku,memisahkan anak dan keluarga"


Raut wajahnya berubah jadi sendu "Semua karena Obsesi semata,karena terlalu tergiur akan duniawi,kamu benci padanya ?apa yang akan kamu perbuat padanya ?"


Arisha menggeleng "Iya aku benci padanya,dia harus dapatkan hukuman sesuai perbuatannya ,tapi bukan aku yang menghukumnya,cukup aku berdo'a padaNya supaya memberikan hukuman baginya,aku tak berhak menghakiminya,yang ada aku sama saja sepertinya"


Alvaro menggulum senyum "Kamu benar,ahh..aku tak menyangka sekarang aku kalah telak dengan kamu"


Arisha mengernyit "Maksud kamu apaan sih ?"


"Iya,aku kalah telak sekarang..kamu lebih kaya dari aku" Decaknya pura pura kesal.


"Iih gak ngerti.."


"Kamutau Ayahmu itu orang kedua tersukses di dunia,dan kamu anaknya..jelas kan kekayaan dia milik kamu juga"


Ada dengusan kesal dari Arisha "Kamu aneh aneh aja Mas,jadi selama ini kamu merasa punya segalanya begitu ?"


"Ya,jelas..aku punya simpanan uang yang banyak Sayang"


"Ck,sombong"


"Bukan sombong,lagi membanggakan diri Sayang,benarkan seperti itu"


Arisha memutarkan bola matanya jengah "Dasar Mr.Arrogant" Desisnya.


Alvaro malah tertawa "Hey,aku suka kamu panggil aku begitu lagi,mengingatkan pertama kita bertemu dulu,lucu ya membayangkan cerita kita dulu"


"Iya kamu yang So angkuhnya dan sombong,pelit lagi juga seenaknya" Cebiknya menyatakan apa yang dulu dia rasai.


"Hei,Pria Arrogant ini sekarang sudah jadi suami mu Sayang"


"Iya,semua karena keadaan kan yang membuat kita seperti ini"

__ADS_1


"Kamu menyesal menikah denganku ?"


Arisha menggeleng "Tidak.." Sahutnya singkat.


"Jawaban kamu gak menyakinkan" Kali ini Alvaro yang mencebik.


"Haha,gak kok Mas..aku menikmati proses semua ini"


"Kamu bahagia bersama aku ?"


"Hemm,aku bahagia kok makasih Mr.Arrogant sudah menjadi suami aku"


"Hey,itu bukan sifat asli ku,kamu tau sendiri kan ?"


"Iya iya aku tau,kamu begitu karena wanita" Arisha tertawa keras dan berakhir digelitiki Alvaro.


"AmpunMas..ampun geli Mas.."


Mereka tertawa bersama.Untuk menanyakan soal Dad Ronald,dimana beliau dan apakah dia tau soal Pak Bastian Ayah Arisha,jawaban nya tidak.Beliau sedanh tidak ditanah air,sedang berada diluar Negeri.


***


Sebuah restoran yang terbilang mewah dan hanya didatangi kalangan orang berada itu menjadi tempat Pak Bastian untuk meresvasi dan mengajak Anita untuk makan malam bersama.


Ini pertama kali beliau memperlakukan Anita dengan baik,karena selama ini dia dan Anita tidak pernah bersama sama,bahkan tidur pun terpisah,karena itu keinginan Pak Bastian.


Tapi kali ini dia sudah tak perduli,saat satu kenyataan Anitalah yang sudah membuang anaknya,dan sinilah dirinya berada untuk membuktikan satu persatu kesalahan Anita.


"Mas,ada angin apa ,kamu membawa aku kemari ?"


Matanya menatap takjub pada tempat yang sudah disediakan Pak Bastian,ya beliau sudah memperhitungkan segalanya untuk mencari tau kebusukan apa saja dari Anita.


"Kenapa kamu tak senang,aku membawa kamu kesini ?"


Memperlakukan Anita dengan cara romantis,adalah siasatnya,dia tau ada tatapan aneh dari Anita,yang tiba tiba beliau melakukan hal ini.


"Tidak,,tidak aku sangat senang sekali Mas" Ujarnya penuh binar kebahagiaan,karena ini yang dia inginkan mendapatkan perhatian lebih dari Pak Bastian.


Anita memang menikahi Pak Bastian karena memang dia menyukainya dan terlebih karena harta berlimpah yang Pak Bastian punya,juga saat semua penghalang sudah tidak ada,maka dengan cepat dia bisa mendapatkan Pak Bastian,walau harus dengan cara licik.


Seperti yang dia mau,dia selalu berfoya foya ..tidak ada kata selain belanja baginya,berjalan jalan keluar negeri adalah hoby nya dan memamerkan harta Pak Bastian pada teman sosialnya juga.


"Duduk lah,maaf selama ini aku tak pernah memperlakukan kamu dengan tidak baik,"


Anita tersipu malu ,pipinya sudah merah merona,dia merasa seperti ABG saja.


"Kamu manis sekali Mas,apakah kamu sudah akan membuka hati kamu untuk aku ?" Tanyanya penuh binar.

__ADS_1


"Iya,aku akan mencobanya" Ujarnya penuh siasat


Tidak ,tidak akan segampang itu,hanya satu wanita yang mampu menggertakan hatinya dan hanya satu wanita yang ada dihatinya selamanya Indri Maharani.


Wanita yang sudah memberinya putri cantik,hanya dia satu selamanya,naif memang..tapi sudah terpatri dalam hatinya,untuk selanjutnya dia akan melanjutkan hidup bersama Arisha.


Makanan yang sudah Pak Bastian pesan,sudah tertata rapi dimeja,mereka sedikit berbincang memceritakan soal Airish,yang kini sedang berada di Paris bersama suaminya.


"Ada yang ingin aku beri untuk kamu"


Pak Bastian menyodorkan sebuah kotak beludru besar pada Anita,Anita sempat gugup dan senang bukan main.


"Ini apa Mas ?"


"Hadiah untuk kamu ,bukalah" Usul Pak Bastian,dia menanti hal ini.


Dengan binar bahagia kembali Anita membuka kotak itu,perlahan dan teliti dia melihat benda di dalam nya itu,bukan mata yang berbinar bahagia yang Pak Bastian lihat,tapi raut wajah kaget,mata membulat dan mulut menganga bukan senang,tapi terlebih dia merasa ketakutan.


Tangannya bergetar,dan peluh keringat membasahi dahinya,dan itu bisa mengartikan satu jawaban yang ada dibenak Pak Bastian.


"Bukankah ini kalung milik Mbak Indri,dan bukankah kalung ini hilang saat aku membawa anak itu ke Bandung ?apakah ?" Batinnya berperang mencari jawaban yang ada.


"Kenapa ?kamu tidak suka kalungnya ?lihat indah kan,kayanya cocok ditubuh kamu,aku pakaikan ya"


Tubuhnya kembali menengang,apakah Pak Bastian tau soal kebusukannya ?.


"Kenapa kamu keringatan begini ?kenapa dengan kalung itu ?apakah ada sesuatu hal di dalamnya ?"


Senyum smirk Pak Bastian tampilkan


"Ti..tidak Mas,aku hanya terlalu senang ,ya terlalu senang" Kilahnya,padahal hatinya sudah tidak tenang.


"Hum,aku kira kenapa..aku pikir kamu mengenal kalung ini,karena gelagat kamu mengartikan semua itu"


"Kamu ini bicara apa sih Mas,gak seperti itu"


Dan bertepatan dengan itu,Anita dapat sebuah chat yang memberi tahu kalau Pak Bastian telah menemukan anaknya,entah bagaimana kabar itu bisa tersebar dan sudah terdengar pada Anita.


Padahal Mom Ambar sudah mencoba merahasiakan itu dan mengunci rapat akan hal itu,kenapa bisa tersebar ?.


Dan jawabannya saat Pak Bastian ke Bandung menemui Pak Rudi dan Bu Anggi juga saat beliau melakukan test DNA beliau tak sadar sudah diikuti dan begitu polosnya Shara yang dimanfaatkan orang itu.


Tubuh Anita semakin tegang saja,Pak Bastian sudah tau akan hal itu,dia harus berbuat sesuatu.


***


...Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2