
...☘ Revano Alshaka Sanjaya☘...
Lahirnya Baby Revano menjadi perbincangan dunia,bagaimana tidak dia lahir dari penguasaha terhebat di dunia,yang sudah mempunyai berbagai cabang dan proyek besar diberbagai tempat yaitu Alvaro Rahsya Sanjaya,selain itu Revano pun cucu dari Maswan grup yang sama seorang penguasaha terhebat di dunia Bastian Maswan ayah kandung Arisha.
Tentu Lahirnya Baby Revano yang disebut Baby tampan ini menjadi pusat perhatian seluruh dunia,awak media berbondong bondong memberitakan hal ini,dan mempublikasikan atas kelahirannya.
Semua orang menobatkan Baby Revano akan menjadi pewaris dan penerus Sanjaya Grup kelak,walaupun itu masih akan terjadi sangat lama.
Kebahagian masih terpancara dari keluarga Sanjaya dan Maswan,semua orang pun turut bahagianya,dan hari ini hari di adakannya sebuah acara menyambut Baby Revano atau acara penyematan nama atau lebih tepatnya acara Akikah ,ini sudah jadi tradisi bagi keluarga mereka.
Rumah sudah dihias sedemikian rupa,seperti akan adanya sebuah pesta yang mewah,dan yang paling antusias jelas Mommy Ambar,keluarga pak Rudi masih diJakarta tetap ikut serta mereka.
Mereka mengundangan bapa bapa pengajian setempat,sekitar setelah dzhur acara itu akan dilaksanakan,sebelum itu Alvaro membuka open house bagi para rekan kerjanya untuk dapat menengok Baby mereka.
"Sayang,masih nempel aja,Papi kapan kebagiannya"
Alvaro masih saja menggurutu aset dua dadanya Arisha sudah dikuasai Baby Revano,dan dia tidak punya kesempatan itu.
"Iishhh,,kamu kan udah puas Mas,ya sekarang gilirannya Baby Vano dong" Arisha merasa gemas pada suaminya itu,lantas dia mencubit sedikit lengannya.
"Kamu gak kasihan sama aku Sha,40hari loh aku puasa,masa icip icip aja gak boleh" keluhnya lagi dengan menampakan wajah memelas.
"Ssttt,kamu kalau ngomong gak pernah difilter Mas" Arisha masih saja gemas.
"Hei,BabyVano giliran dong,Papi juga mau..itu kan milik papi,kamu main rebut aja" tangannya tak berhenti mentoel toel pipi Baby Vano yang masih anteng menyusu.
"Iihh,udah deh kamu kesana gih,nanti ada tamu loh"
"Belum ada Mi,nanti kalau ada juga mereka manggil aku,Mi..mau itu seriusan,giliran dong..tuh Baby Vano udah kenyang kok" ujarnya lagi masih memelas ke anak balita.
Arisha mendesah,Baby Vano memang udah terlelap lagi,dengan pelan Arisha menidurkan anak tampannya itu dikasur sebelah mereka.
__ADS_1
"Awas jangan lama,," itu pun kode kalau Arisha membiarkan suaminya melakukannya,bagaimana dia masih normal juga kan.
Dengan riang Alvaro mengangguk,jelas dia merindukan itu..sudah sekitar 1 mingguan tak mendapatkannya,malah dia harus puasa 40 hari untuk bisa melakukan lebih pada Arisha.
Perlahan dia mendekat,memanggut bibir ranum Arisha,yang masih selalu jadi candunya,mereka saling memanggut,dan menikmatinya..lantas dia beralih pada ceruk leher Arisha,bermain sebentar disana,dan tangannya jelas sudah bermain dia dua dada kesayangannya.
Selanjutnya dia berpindah ke dua dada itu,yang kini malah semakin berisi dan membuat dirinya kalang kabut terbawa gairah,tapi dia hanya bisa melakukan sebatas itu saja,menyesap dan bermain disana,namun tak lama semua harus terganggu..
"Varo,ada teman ka.." Suara Mom Ambar tercekat kala melihat adegan mesum di depannya,namun bukannya pergi Mom Ambar malah menghampiri keduanya.
Muka Alvaro sedikit kesal acaranya terganggu,tapi berbeda dengan Arisha yang kaget lantas dia segera menutupnya segera dengab tergesa gesa dan jangan ditanya wajahnya Arisha sudah merona merah karena menahan malu.
"Kamu ya,malah enak nyusu disini..itu kan punya Baby Revano,kamu gak sabaran banget sih jadi orang,lihat waktu juga dong kamu ini" dengan sarkatis Mom Ambar memukul bahu Alvaro.
"Iih,Mommy mengganggu aktivitas aku aja deh,baru juga satu menit" keluhnya dengan menggerutu.
"Biarin,salah sendiri nyusu diwaktu yang gak tepat,tuh ada teman kamu dibawah,taukan hari ini acara apa malah enak nyusu disini" lagi lagi Mom Ambar memukul bahu Alvaro.
"Awww..sakit Mom,yaelah sirik aja..emang siapa Mom yang datang masih pagi juga"
"Iya iya Mom bawel..sana dulu mau ganti baju dulu"
Mom Ambar pun keluar " Mas,aku jadi malu sama Mommy,kamu sih" Arisha kini yang memukul bahu Alvaro,karena merasa malu akan kedatangan Mom Ambar.
"lah,kenapa malu..nanti lanjut lagi Mi,belum puas aku" Arisha melotot,suaminya ini memang tidak punya urat malu.
Dan mereka siap siap mengganti pakaian mereka menyesuaikan dengan Acara,Arisha menggendong Baby Revano untuk kebawah menyambut rekan rekan Alvaro yang datang.
Dan benar saja dibawah sudah ada rekan penguasahanya yang sama sama punya kualitas hebat,yaitu Arka Dafa Atmadja beserta Aluna dan anak pertamanya Arsenio.
"Wah,ternyata Pak Arka yang datang,apa kabar Pak ?" Alvaro saling bertukar salam dengan Arka,begitu juga dengan Arisha dan Aluna.
"Saya baik Pak Varo sangat baik,maaf saya kepagian datang kesini,karena juga tak akan lama saya harus keluar kota ada acara lain juga disana" Jelas Arka yang memang datang diwaktu yang belum ditentukan.
__ADS_1
Mereka kini beralih ke sofa yang dekat disana,untuk sedikit berbincang bincang.
"Wah,tampan sekali ya persis Papinya" puji Aluna saat dia meminta ijin untuk menggendong Baby Revano,dengan senang hati Arisha membiarkannya.
"Kalian gak coba nambah lagi,lihat Arsenio kayanya sudah mau punya adik lagi" Alvaro mengusak rambut Arsenio yang kini usianya baru menginjak 2 tahun.
Arka dan Aluna hanya terkekeh "Selamat ya atas kelahiran putra kalian,semoga bisa membanggakan kalian" ujar Arka.
"Iya,terima kasih"
Dan selanjutnya mereka sedikit berbincang bincang kembali,mengenai Baby Vano dan tentu tak jauh dari hal bisnis juga.Arsenio merasa gemas pada Baby Vano.
***
Waktu semakin berlalu,setelahnya pulang Arka dan Aluna saling berdatangan juga rekan kerja Alvaro yang lainnya,saling mengucapkan selamat dan tak lupa membawa hadiah atas kelahiran Baby Revano ini.
"Duh,anak kamu gemesin banget sih Sha,pengen deh" celetuk Anin,kini mereka berada dikamar,karena Baby Vano sedikit buang air besar.
"Ya bikin dong Nin,,bisakan bikin aja dulu" seloroh Arisha bercanda.
"Enak aja kalau ngomong,gak dong hanya 1 bulan lagi disabarin aja dulu deh"
Ya Anin dan Sam memutuskan untuk menikah,dan itu dilaksanakan satu bulan lagi,segala persiapan sedang keduanya persiapkan dengan matang.
Setelah selesai mengganti baju Baby Revano,Arisha di dampingi Anin turun lagi kebawah,kini akan segera ke acara pokok pemotongan rambut Baby Vano ,dia di gendong Alvaro,lalu bapa bapa bershalawat dan Alvaro memutari sambil menggendong Revano.
Acara itu tak berangsur selesai,setelah pulangnya bapa bapa pengajian,nyatanya acara keluarga masih berlangsung,rumah besar Alvaro sudah dipenuhi sanal saudara mereka,ada beberapa rekan kerjanya yang masih menetap disana.
Dibalik Acara ini tersemat do'a untuk Baby Revano,supaya kelak dia menjadi anak yang Sholeh,membanggakan semua,dan selalu diberi kesehatan lahir dan batinnya.
Ini pun menjadi awal bagi Alvaro dan Arisha dalam menjadi orang tua,bagaimana bisa menjadi orang tua yang baik dan mencontohkan hal baik pada anak mereka.
Tentu harapan mereka banyak bagi keluarga mereka,selalu dilindungi Tuhan dimana pun berada.
__ADS_1
***
...Bersambung...