
"Mas jalan jalan yuk,bosan dirumah terus" Keluhnya dengan sambil bergelayut manja dilengan sang suami.
Dan kebetulan ini akhir pekan,hari libur untuk Alvaro,libur dengan segala rutinitas kantornya yang selalu membuat otaknya mengebul,dan akhir pekannya ini akan dia manfaatkan untuk bisa berduaan dengan sang istri tercinta.
"Mau kemana hem ?bilang aja" Ya ini moment yang pas untuk keduanya menghabiskan waktu,mumpung kehamilan Arisha belum terlalu besar yang mungkin nanti akan menghambat dirinya sendiri.
"Ke pantai kayanya seru Mas" Dia sudah membayangkan untuk bisa melihat pantai,mendengar deru ombak dan menghirup udara disekitar pantai
Dan Alvaro teringat,dari waktu menikah dia belum sepenuhnya membawa Arisha Honeymoon,dikarenakanya banyak kejadian yang tak terduga pada Arisha dan dirinya.
"Pantai ?" ulangnya,bisa saja dia membawa Arisha ke pantai manapun,sekalipun ke luar negeri.Tapi yang jadi masalahnya adalah Arisha sedang mengandung bakal calon anak mereka,dan Alvaro tak mau ambil resiko itu.
"Iya pantai,pergi yuk kan gak pernah kesana,ya..ya..ya" wajah imutnya kembali ditunjukan pada Alvaro,sehingga membuat Alvaro begitu gemas sekali.
"Dari banyaknya tempat kenapa harus pantai Sha"
Raut wajahnya berubah seketika,dia memayunkan bibirnya merasa keinginannya tidak bisa terpenuhi.
"Kamu gitu Mas ,kan gak tiap hari juga ,tiap minggu juga gak ,tiap bulan juga gak"
Alvaro mendesah,kalau sudah begini dia harus mengalah.
"Baiklah,tapi kepantai dekat aja ya,kita gak bisa melakukan perjalanan jauh Sayang ,kita harus konsultasi dulu sama dokter akan kandungan kamu"
Arisha terdiam dan dia berfikir,benar juga ya diakan sedang mengandung,melakukan perjalanan jauh bisa sedikit rawan pada kandungannya,tapi keinginan untuk menikmati udara dipantai sangat dia inginkan.
"Kita kepantai kepulauan seribu aja ,gimana sayang ?itukan dekat,gak harus pakai pesawat dari sini,mau gak ?"
Meski ragu,tapi Alvaro juga ingin memberikan kebahagian untuk sang istri,mengingat beberapa waktu ini juga waktunya dia habiskan untuk berkas berkasnya,maka tidak salahnya kan dia memberikan waktu itu untuk Arisha.
Wajah binar bahagia nampak lagi diwajah Arisha "Gak apa apa Mas yang penting nemu pantai,Asyik" layaknya anak kecil yang mendapatkan makanan ataupun uang,begitulah bahagianya Arisha.
Sampai Alvaro pun merasa sangat sangat gemas sekali,membuatnya ingin menerkam Arisha pagi itu juga.
"Iya aku kita pergi kesana Sayang,apapun buat kamu" ujarnya dengan tak kalah bahagia.
"Makasih Sayang..makasih" Arisha menciumi Alvaro dengan gemas,dia benar benar merasa bahagia "Nginep kan ?"
"Ya dong sayang,gak mungkin bolak balik juga,nanti kamu sama baby kecapean"
Ok,maka detik itu juga Arisha segera membereskan baju yang akan dia bawa hari itu,hanya beberapa saja karena hanya satu hari mereka disana,tapi tak apa begitu saja Arisha sudah senang.
.
.
__ADS_1
.
.
.
.
***
"Kalian mau kemana ?" Pertanyaan itu datang dari Mom Ambar sesaat mereka akan turun untuk melakukan sarapan pagi mereka dan Mom Ambar melihat Alvaro membawa koper kecil ditangannya.
Arisha menghampiri Mom Ambar dan bergelayut manja dilengannya.
"Kita mau kepantai Mom" jawab Arisha dengan riang.
"Pantai ?kamu kan lagi hamil,emang udah konsul ?" Raut khawatir Mom Ambar tunjukan.
"Belum sih Mom,tapi kita gak sampai keluar Negeri Mom,masih diJakarta..hanya ke kepulauan seribu Mom,deket kan"
Mom Ambar menghembuskan nafasnya lega,dia pikir anak dan menantunya akan melakukan perjalanan jauh.
"Mom pikir jauh," Ujarnya masih merasa lega.
"Iya Mom,Mom mau ikut ?" Ajaknya,kini mereka sudah duduk di meja makan bersama sama.
Mom Ambar mencebik "Ya elah kamu Var,kali kali ke bawa Mom juga ,Mom juga kan ingin jalan jalan sama kalian"
"Iya Mas,gak salahnya kan Mom Ambar ikut kita,biar rame juga"
"Sayang,kita mau Honeymoon bukan mau piknik acara keluarga" Tolak Alvaro lagi.
"Baby moon ya Mas,bukan Honeymoon,tolong diralat" cicit Arisha.
Perdebatan pun terjadi pada mereka,hingga tetap dimenangkan Alvaro dan Mom Ambar pun mengalah.
***
Dan disinilah keduanya berada dipantai ke kepulauan seribu yang letaknya berada diJakarta.Mereka sampai disiang hari dengan teriknya panas matahari yang menyengat pastinya.
Maka tujuan pertama mereka adalah keVila atau penginapan untuk tempat mereka menginap selama disana.
"Fiuh,,panas sekali Mas" Keluh Arisha sambil merebahkan tubuhnya diatas kasur penginapan yang menghadap langsung ke arah pantai.
"Kamu cape ?ada yang sakit gak ?" Tanya Alvaro khawatir.
__ADS_1
"Pegel pegel dikit aja Mas,di istirahatin dikit aja nanti juga enakan,Baby kita kuat Mas..dia gak ngerèpotin aku,kayanya tau kita ajak dia jalan jalan gini"
Alvaro tersenyum dan ikut merebahkan dirinya diatas kasur empuk itu ,membelai wajah cantik Arisha.
"Ya udah kita istirahat dulu yuk,nanti sore kita jalan jalan ke pantai" dan Arisha mengangguk,mereka pun memilih untuk istirahat dahulu sebelum menjelajah sekitar pantai.
Mereka juga sudah makan siang,saat diperjalanan menuju kesini tadi.Jadi perut mereka sudah kenyang.
Dan disore hari mereka pun pergi jalan jalan menelusuri daerah sekitar pantai,menikmati waktu berdua tanpa menghiraukan orang lain sekitar mereka.
Arisha benar benar seperti anak kecil,bermain pasir dan air disana,Alvaro pun mensejajarkan apa yang Arisha inginkan.
"Hwaaa....ini sangat indah,aku sangat menyukainya" Teriaknya disana,menyatakan betapa bahagianya dia kala itu.
Alvaro memeluk Arisha dari belakang,menaruh kepalanya diceruk leher Arisha,menghirup aroma stawberry yang dia sukai .
"Makasih ya Mas,udah mau nurutin keinginan aku,makasih banyak" Arisha menggenggam tangan Alvaro dengan senyum bahagia ,dengan sambil menatap luas pantai di depan sana.
"Untuk kamu apapun itu,asal kamu dan Baby bahagia,kebahagiaan kalian adalah segalanya,sebisa mungkin aku akan berusaha dan selalu berusaha membuat kalian bahagia"
Satu kecupan Alvaro berikan pada Arisha dipipinya,membuat rona merah muncul di kedua pipi Arisha.
Moment itu tak akan mereka lupakan,satu lagi kenangan yang akan mereka kenang dikemudian hari,atau akan menjadikan sebuah cerita pada anak anak mereka kelak.
Menelusuri jejak pantai ,hingga sampai matahari hilang diperaduan,menunggu bintang dan bulan datang,udara saat malam hari terasa dingin,berbeda dengan saat siang yang begitu panas.
Setelah puas jalan jalan,mereka melangsungkan acara makan malam yang romantis,Alvaro sengaja menyiapkan itu di depan vila mereka,sajian makanan sudah terpangpang diatas meja,dengan lilin aromaterapy hinggap disana,belum lagi nampak bunga mawar merah bertebaran disana.
Arisha sampai menutup mulutnya ,tak menyangka kalau Alvaro bisa seromantis ini ,Alvaro yang dia kenal dengan Arrogant,sombong dan pelit juga dingin,nyatanya bisa melakukan hal ini.
Bahagia tentu saja,sangat bahagia sekali,hingga dia tak bisa mengutarakan isi hatinya itu,taburan bunga itu pun rasanya bergejolak didadanya.
"Kamu sengaja menyiapkan ini Mas ?"
"Ya,ayo duduk"
Alvaro menggiring tangan Arisha,hingga keduanya sudah duduk berhadapan.
***
...Bersambung...
"Note : Duh teman teman,Maafkan diriku yang jarang update akhir akhir ini,updatenya juga tak menentu,maafkan ya..semenjak sakit kemarin badan jadi lemes bawaannya..huhuhu..
Masih ada yang nunggu Alsha gak ?dan kemungkinan beberapa Bab lagi akan End kisah mereka🤭😁..
__ADS_1
Ok untuk hari ini jangan lupa likenya ya🥰🥰