Terjebak Cinta Mr Arrogant

Terjebak Cinta Mr Arrogant
Bab 64. Pergi Periksa


__ADS_3

Jujur kalau tidak kepikiran soal apa yang Airish katakan,ahh..kenapa dia jadi lebay seperti itu sih,dia menoyor keningnya sendiri,merasa bodoh akan pikirannya sendiri itu.


Pulang dengan keadaan lelah,baju yang sudah berantakan,jangan tanya wajah yang kusut pula,akhir akhir ini dia merasa sangat disibukkan,setelah Dad Ronald memberi tugas padanya.


Ah,dia juga merasa lelah sangat lelah saat itu,memasuki kamar yang hanya ada cahaya lampu diatas nakas sebelah tempat tidur.Terlihat Arisha sudah terlelap dibawah selimut tebalnya.


Setelah menyimpan tas dan sepatunya disembarang tempat dia menghampiri Arisha,tersenyum kala melihat tidurnya Arisha,dia elus kepalanya dan dia kecup keningnya lama.


"Selamat mimpi indah Sayang" Ucapnya ,setelahnya dia bergegas ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya.


***


"Mas,semalam pulang jam berapa ?"


Tanyanya yang kini sedang memakaikan dasi pada Alvaro,namun pertanyaannya tak ditanggapi Alvaro,fia nampak seperti sedang melamun.


"Mas.." Tegurnya dan itu berhasil mengalihkan perhatiannya.


"Eh,iya Sayang.."


"Kamu kok ngelamun sih ?lagi mikirin apa ?kerjaan ?"


Alvaro menggaruk tengkuknya "Ah,iya Sha akhir akhir ini banyak proyek,lusa juga aku harus keluar kota" Tanggapnya yang tidak benar benar sedang memikirkan itu.


"Keluar kota ?lama ?" Sahut Arisha agak cemberut.


"Gak kok cuma tiga harian,gak apa kan aku tinggal lagi"


"Iya gak apa apa,itu kan udah tugas kamu Mas,kenapa harus apa apa" Sergahnya ,karena memang itu sudah hal biasa baginya sekarang.


"Gak bisa ajak kamu"


"Lagian gak akan ikut,udah punya tanggung jawab lain aku Mas"


"Ah,iya..tolong bantu siapin ya perlengkapannya Sayang"


"Iya Mas,tanpa disuruh pun aku pasti melakukannya kok,udah yuk kita sarapan dulu,aku udah siapin"


Dengan saling bergandengan tangan mereka melangkah melewati beberapa anak tangga untuk mencapai kebawah.


Melakukan sarapan seperti biasa,Mom Ambar sudah tak ikut tinggal disana,sebenarnya beliau juga punya usaha ditempat lain,maka saat ini beliau sedang sibuk dengan usahanya.


"Mas,selepas kerja aku mau keRumah Sakit ya,mau nengokin Ayah"


Pak Bastian masih seperti sedia kala,terbaring dalam keadaan koma,Arisha tak melewatkan waktu untuk tak menengoknya,penjagaan ketat Alvaro lakukan pada Ayah mertuanya itu,bisa saja dia membawa Pak Bastian pengobatan keluar Negeri,tapi Arisha menolak karena dia mau merawat sang Ayah sebisa dia.


"Bareng aja kesana,aku antar sekalian kita periksa"


Tetiba dia kepikiran lagi soal semalam.


"Periksa ?periksa apa ?"

__ADS_1


"Emmm,itu " Dia bingung takut Arisha tersinggung "Bukan aku tak percaya kamu,atau maaf kalau membahas soal ini lagi,aku ingin punya anak dari kamu Sha" Dia jadi merasa gugup sendiri akan pertanyaannya itu.


Bukan,bukan dia curiga Arisha seperti apa kata Airish,hanya saja dia ingin melakukan kontrol pada ahlinya,gak ada salahnya kan ?


"Ah,maaf ya Mas sampai sekarang aku belum ada tanda tanda hamil" Jawabnya dengan raut wajah sendu,tuhkan Alvaro jadi merasa bersalah sendiri,dia berdiri,lalu menghampiri Arisha dan duduk disebelahnya.


"Sayang,jangan minta maaf,aku yang minta maaf malah membahas soal ini lagi,Ok..aku tak akan memaksa kamu Sha" Ujarnya lalu memeluk Arisha.


"Gak Mas,ayo kita periksa" Sahutnya lagi,tapi tidak dengan semangat dan Alvaro bisa lihat itu.


Setelahnya mereka tak membahas nya lagi,diperjalanan mereka saling diam dengan pikirannya masing masing.


***


"Woii,rampok..tolongggggg,tolonggggg"


Seorang wanita muda menangis histeris saat tasnya dirampok seseorang,dia juga terjatuh dari atas motornya,warga sekitar mencoba membantunya.


"Kamu gak apa apa ?" Seorang Pria membantunya,wanita itu sedikit terpana saat melihat pria itu yang punya ketampanan yang maximal baginya.


"Eh,aku gak apa apa Kok Sam" Sahutnya malu malu,padahal Sam tidak melakukan apa apa.


Ya pria itu adalah Sam dan Wanita itu Anin sahabat karib Arisha,dia sedang melakukan perjalanan untuk pergi bekerja.


"Kejar motor berplat xxxx sekarang juga,bawa mereka sekalian" ujarnya dibalik telepon.


"Kamu mau kemana ?" Tanyanya setelahnya.


"Sam aja,aku antar..motor kamu titip sini,nanti anak buah aku yang bakalan ambil,lagian itu lecet lecet"


Pipinya merona saat Sam membantunya berdiri,ahh,,dia sangat manis,pikir Anin.


"Maaf aku ngerepotin,tapi sebenarnya aku masih bisa pakai motor itu"


Walaupun kakinya terasa sakit sih,tapi dia so pura pura merasa tegar.


"Kamu kerja dimana ?tapi sebelum itu aku antar ke klinik dulu"


Sam tak menanggapi pernyataan Anin tadi,dia tulus berniat membantu Anin karena itu rekan dari istri atasannya.


"Ah,aku kerja di xxxxx,Makasih ya Sam"


Sam hanya mengangguk,dia baru saja akan pergi ke kediaman Alvaro seperti biasa menjemputnya,tapi karena ada insiden itu,dia pun memilih menolong Anin.


Dibawanya ke klinik terdekat,luka Anin diobati sedikit,setelahnya dia mengantar ke kantor dimana Anin bekerja.Padahal Sam sudah bilang tak usah bekerja saja ,tapi Anin memaksa.


"Nanti motor kamu akan diantarkan,dan soal tas kamu nanti juga akan ada yang mengantarkan,lekas sembuh ya"


Lagi lagi pipinya merona merah,dapat perhatian dari cowok tampan sekelas Sam,bagaimana tak Baper kan.Anin mengucapkan terima kasih sekali lagi,dan Sam pamitan padanya untuk undur diri.


***

__ADS_1


Jam pulang kerja Arisha tiba,tepatnya pukul tiga sore,seperti janji Alvaro dia akan mengantarnya menjenguk sang Ayah.


Semenjak pembahasan tadi pagi,sampai saat pulang keduanya nampak masih saling diam.


"Sayang..kita nengok Ayah aja deh ya"


Alvaro mencoba mencairkan suasana,supaya Arisha tak diam saja seperti itu,lebih baik mendengarny banyak bicara dari pada diam begitu.


"Gak Mas,udah tanggung kan,bukannya kamu udah ambil janji juga" Sahut Arisha masih sedikit sendu.


Sam yang mengantarkan mereka,nampak mencuri pandang lewat kaca spion depan,dia tau mereka sedang tidak baik baik saja.Tadi saat Alvaro memberinya tugas untuk meresvasi ke dokter kandungan,Sam tau bahwa Alvaro kemakan omongan wanita ular itu.


Alvaro terdiam,dia jadi tambah merasa bersalah,dan disinilah mereka berada,setelah tadi menengok Pak Bastian,mengajaknya mengobrol dan menceritakan berbagai hal padanya tentang kesehariannya dan sempat berbicara dengan dokter juga.


Kata Dokter Fandi kemungkinan besar untuk Pak Bastian sembuh besar,Arisha dan orang terdekatnya harus banyak mengajaknya berbicara ,itu yang dikatakan Dokter.


Kembali ke dimana mereka berada saat ini ,Dokter Obygin atau Dokter kandungan,Arisha sedang diperiksa oleh Dokter Rara disana.Hingga sampai beberapa jam melakukan pemeriksaan itu.


"Pemeriksaan awal segalanya baik baik saja Pak,tidak ada masalah diantara kalian berdua,tapi coba nanti kita lakukan pemeriksaan kedua"


Jelas Dokter cantik bernama Rara itu,Alvaro dan Arisha bernafas lega kala mendengar itu,setelahnya Arisha dapat telepon dari Ibu Anggi,dia pun ijin untuk mengangkat itu,dan Alvaro mengijinkan.


"Kapan jadwal kita kesini lagi Dok ?" Tanya nya pada Dokter Rara.


"Coba saya lihat,minggu depan ya dijam segini lagi,tapi Pak saya mau menjelaskan sesuatu juga"


"Apa itu Dok"


"Sebenarnya saya ragu,tapi itu hasil pemeriksaan hari ini,setelah saya cek soal kesehatan dan segalanya memang sangat baik,tapi didalam tubuh Istri anda ada obat kimia yang masuk"


"Obat ?obat apa Dok ?"


"Sepertinya itu alat kontrasepsi Pak,kemungkinan sejenis pil.Tapi takut saya salah,lebih baik lakukan pemeriksaan kedua nanti"


Deg


Alat kontrasepsi,Pil ?apa mungkin Arisha sengaja ?ah,,kan pikirannya buruk lagi,dia jadi mencurigai istrinya sendiri.


"Mas,gimana ?" Arisha datang dengan senyum merekah,dia merasa lega akan hasil pemeriksaan tadi,padahal sedari pagi dia sudah takut,takut hasilnya tak sesuai apa yang dia mau.


"Udah,,makasih Dok,kita akan kembali nanti"


Alvaro yang menyahut dan ijin pamit undur diri dari sana,dia terus memandang Arisha dengan penuh pertanyaan dibenaknya,ingin mencoba bertanya tapi takut menyinggung.


Diperjalanan dia pun kembali banyak diam,berbeda dengan Arisha yang nampak ceria dan kembali banyak bicara.


***


...Bersambung...


Note : Hay Gaes,kalian tenang aja ..yakin ini gak akan sama dengan yang lain,asal kalian tetap setia aja mengikuti mereka🤭,,Arisha gak akan sejahat itu kok💃💃

__ADS_1


__ADS_2