
Davina mengambil alih kendali, dengan tatapan tajam kedepan ia genggam kemudi dengan kuat. Ia sangat yakin bahwa apa yang dilihat Radithya adalah salah satu rekayasa dari makhluk astral yang mencoba mengecoh mereka. Namun entah kenapa Davina tidak terpengaruh dengan rekayasa penglihatan yang di buat para makhluk tak kasat mata itu.
Dengan penuh keyakinan terhadap Sang Maha Pencipta, ia melajukan kendaraannya. Radithya sedikit was-was mengingat Davina yang sekarang mengambil alih kemudi dalam kondisi jalanan sempit yang terjal dan curam dengan posisi sisi kanan dan kiri terdapat dua jurang yang nampak dengan jelas hanya puncak pepohonannya saja yang terlihat, menandakan begitu dalamnya kedua jurang itu.
"Vin, kamu yakin bisa melewatinya?, lebih baik aku saja yang bawa mobil ini!" kata Radithya sedikit was-was sambil menatap lekat kearah Davina.
"Sudahlah bapak tenang saja ya!" kata Davina penuh keyakinan, pandangannya tajam menatap jalanan yang akan di lalui, tangannya memegang erat kemudi. Ia menarik nafas panjang kemudian menghembuskannya perlahan sambil mengucap Basmallah memohon kemudahan dari Sang Maha Pencipta.
Perlahan ia menjalankan kendaraannya dengan hat-hati. Memang ia sadar kalau apa yang dilihat oleh Radithya dengan dirinya sangatlah berbeda. Ia melihat jalanan yang ada dihadapannya hanyalah sebuah jalanan bebatuan biasa dengan sepanjang bahu jalan berjejer pohon-pohon besar yang rindang dan tidak ada yang berubah, sama seperti awal mereka melewati perkampungan itu.
Namun Davina tetap harus waspada mengingat perbedaan apa yang dilihat Radithya dengan dirinya bisa jadi itu suatu halusinasi visual yang dibuat oleh para makhluk astral untuk mengecoh mereka.
Nampak Radithya begitu ketar-ketir ketika ia melihat kanan dan kirinya terdapat sebuah jurang yang sangat dalam. Sambil sesekali ia melirik kearah Davina dan jalanan yang ada di hadapannya dengan cemas. Namun Davina terlihat tetap fokus tanpa terlihat sedikitpun rasa takut atau was-was.
Sesaat laju kendaraan mereka nampak tenang tidak merasakan suatu keanehan. Namun itu tidak lama, tiba-tiba Radithya berteriak mengingatkan Davina agar cepat menginjak rem mobil karena ia melihat sebuah benda asing berwarna hitam yang nampak datang dari atas seperti hendak menimpa kendaraan mereka.
Davina kaget, ia langsung menginjak remnya, dan mobil pun berhenti seketika membuat ia dan bos nya hampir saja kepalanya terbentur kaca mobil depan, namun mereka dengan sigap menahan benturan itu tak terkecuali pak Jo yang masih tetap asyik tidur di kursi belakang, kepalanya sukses terbentur kursi depan yang di duduki Davina sehingga Pak Jo pun langsung tersadar dari mimpi indahnya.
__ADS_1
"Ahhh.... ada apa ini?!" spontan Pak Jo berteriak sambil mencoba keluar dari posisi tubuhnya yang masuk ke sela kursi depan dan kursi belakang. Kalau suasananya bukan sedang darurat seperti itu, pastilah Radithya dan Davina akan tertawa lebar melihat begitu ngenesnya pak Jo yang tengah asyik mimpi indah malah jatuh mendadak dengan posisi tubuh jatuh ke sela-sela kursi depan dan belakang. Ia hampir tidak bisa keluar mengingat postur tubuhnya yang pas dengan lebar sela kursi itu membuat dirinya agak kesulitan keluar.
Merasa kasihan, akhirnya Radithya mencoba menolong pak Jo dengan memijit tombol otomatis kursi belakang agar melipat sendiri ke arah belakang untuk membuat ruang bagi pak Jo keluar dari sela-sela kursi akibat rem mendadak tadi. ( Canggih ya mobilnya... hehe..).
Pak Jo melirik ke kanan dan ke kiri jalanan yang nampak curam, dengan ekspresi herannya sesekali ia mengucek matanya berulang seolah tidak percaya dengan apa yang dilihatnya.
"Tempat apaan ini?!, pak kita dimana sekarang?" katanya setelah ia benar-benar sadar dari tidur pulasnya, ia heran bercampur syok melihat kenyataannya mereka telah berada di tengah-tengah jurang dengan ketinggian yang entah berapa meter dari bawah ke kendaraan yang mereka tumpangi.
"Apa yang bapak lihat pak?" tanya Davina ke pak Jo. Ia hanya ingin meyakinkan apakah penglihatan pak Jo sama dengannya atau dengan Radithya.
Radithya yang juga penasaran dengan penglihatan pak Jo ikut menimpali.
"Apakah kamu juga melihat jurang-jurang itu?" tanya Radithya penasaran, yang dijawab cepat dengan anggukan dari Pak Jo.
Tiba-tiba Radithya ingat dengan apa yang dilihatnya tadi, lalu ia menceritakannya kepada kedua asistennya itu tentang apa yang dilihatnya tadi ketika ia melihat sebuah benda aneh berwarna hitam seperti hendak menimpa kendaraan yang mereka tumpangi datang dari atas seperti sebuah kaki yang sangat besar seolah hendak menginjak kendaraan mereka. Namun pemandangan itu hanya sekejap dan begitu cepat.
Davina dan Pak Jo sampai merinding mendengarnya, antara percaya dan tidak percaya mendengarkan apa yang di ceritakan bos nya barusan.
__ADS_1
"Tapi kenapa aku tidak bisa melihat seperti yang kalian lihat ya?!, aku hanya melihat jalanan biasa yang sama persis dengan awal kita masuk ke perkampungan itu. Dan tidak ada yang aneh, makanya saya berani membawa mobil ini karena saya merasa tidak ada yang aneh dengan jalanan ini!" kata Davina menjelaskan.
"Aneh!, Berarti ini adalah halusinasi penglihatan yang dibuat mereka, dan untungnya pengaruh itu tidak berpengaruh ke Davina. Hanya kita saja yang kena!" kata Radithya menoleh ke arah pak Jo.
Pak Jo nampak manggut-manggut seolah mulai mengerti apa yang sedang terjadi.
"Kalau begitu, ia saja yang mengemudi karena penglihatannya masih normal!" kata pak Jo memberi ide.
"Kamu cari ide yang lain ngapa, Jo!!!. Gak lihat apa kamu kalau dari tadi dia yang bawa mobil?!, makanya kalau tidur itu ingat waktu!! kata Radithya sedikit kesal.
"Oiya maaf pak, kalau begitu kita harus cepat pergi dari sini karena sepertinya hari sudah mulai gelap!" kata pak Jo sambil menengok ke arah samping mobilnya yang tadi nampak sekilas ia melihat suatu bayangan hitam melintas ke arah samping mobil. Kembali bulu kuduknya merinding.
bersambung
Am so sori yaa... saya telat apdetnya, mengingat ada banyak yang harus saya kerjakan di dunia nyataku.. hehe... tapi mudah-mudahan kedepannya saya bisa apdet lagi seperti biasa menghibur kalean semua, mohon do'a nya yaa...
Tetap like dan komennya yaa.. di tunggu!🙏🏻🙏🏻😘
__ADS_1