Terjerat Cinta Sang Asisten

Terjerat Cinta Sang Asisten
Perang dingin adik- kakak seperguruan


__ADS_3

--"Kalian tenanglah, tidak ada penyakit yang tak ada obatnya. Tidak ada masalah yang tak ada jalan keluarnya, asalkan kalian yakin!!, semua pasti ada jalannya.!" terang pak Ba menenangkan kekhawatiran mereka.


Terlihat mereka sedikit tenang, lalu Radithya bertanya:


"Pak, kira-kira bapak bisa lihat tidak wajah dhukhun yang mengerjai saya itu dan orang yang menyuruhnya?, barangkali bapak bisa lihat di baskom yang di isi air barangkali, atau di bola lampu ajaib yang suka ada di felem-felem?!" kata Radithya asal, saking gemasnya ke orang yang telah mengerjai nya itu.


Selamet yang dari tadi hanya menjadi pendengar setia merasa gemas sendiri melihat kepolosan dan kebodohan saingannya itu.


"Hei bod*oh!!, kamu fikir bapakku penyihir yang bisa melihat sesuatu dengan bola kristalnya hah?!, kebanyakan nonton felem bocah sih, jadi otakmu terkontaminasi felem-felem halu itu!!" kata Selamet seraya mencibir dengan mata sedikit mendelik.


Radithya yang mendengarnya langsung naik pitam jika pak Jo dan Davina tidak meredamnya dengan mengusap-ngusap kembali punggung serta lengannya agar sabar dan bisa menahan diri.


"Pak Radith itu hanya nanya mas, lagipula bertanya itu wajar kan tidak ada salahnya?" terang pak Jo tenang walaupun sebenarnyan ia pun gemas sekali dengan si Selamet yang selalu jutek dan bernada sinis jika berbicara kepada mereka.


"Mas... mus...mas...mus...,, sejak kapan aku menikah sama mbak mu. Sok akrab kamu!!, kenal juga kagak!!" kembali dengan nada sinisnya dan ayahnya hanya bisa geleng-geleng kepala sambil mengulas senyum karena melihat tingkah anaknya yang mendadak kekanakkan jika urusannya sudah menyangkut dengan hati dan perasaan cemburu terhadap seorang perempuan.


"Maaf, saya tidak bisa memberitahu siapa dalang dari semua kerusuhan yang menimpa kalian itu, karena memang saya tidak mengetahuinya". Sesaat ia menghentikan kalimatnya.


"Namun seorang dhukhun pheleth yang dimintai mengerjai kalian itu,... saya sangat mengenalnya bahkan sempat dekat dengannya ketika kami muda dulu karena dia adalah kakak seperguruanku." Seaat ia diam seolah sedang membayangkan ketika ia dan kakak seperguruannya dulu masih bersama, lalu lanjutnya:


"Waktu itu kita sama-sama masih menimba ilmu di sebuah PERGURUAN TINGGI ILMU PERTOLONGAN PERTAMA PADA PENDERITA PENYAKIT LANGKA yang di singkat PTIP5L, jurusan FAKULTAS PENGOBATAN KHUSUS LUAR MEDIS. Saat itu kami satu guru dan satu ilmu disana dalam mengenyam pendidikan selama hampir sepuluh tahun." terang pak Ba panjang lebar membuat ketiga orang yang ada dihadapannya kompak melongo, entah karena takjub atau heran.. entahlah...


Sesaat keheningan terasa, sampai terdengar suara notifikasi dari ponsel pak Ba terdengar, lalu ia mengeceknya.


"Saya tahu ini semua ulah campur tangan kamu, Ba!!!" sebuah chat dari pak Hugell.


Pak Ba tak langsung menjawab, ia menimbang-nimbang dulu jawaban yang pas supaya dapat dimengerti kakak seperguruannya itu tanpa menimbulkan reaksi berlebihan bahkan membuat kemarahan besar darinya, karena ia tahu betul sifatnya Pak Hugell yang bisa bahkan tak akan segan-segan memberikan pelajaran keras bagi siapapun yang menghalangi langkahnya, meskipun halangan itu datang dari orang terdekatnya sekalipun.


Hugell:


"Kenapa kamu diam hah!, walaupun kamu adik seperguruanku tapi aku tidak akan segan memberimu pelajaran!!, aku yang dulu bukan aku yang sekarang!!, jadi kamu jangan coba-coba bermain api denganku!!!... karena prinsipku sekarang ini, MAJU TERUS PANTANG MUNDUR...!!!SAMPAI DARAH PENGHABISAN, TAK AKAN GENTAR OLEH SIAPAPUN YANG MENCOBA MENGHALANGI NIAT DAN LANGKAHKU, WALAUPUN HALANGAN ITU DATANG DARI KAMU, ORANG YANG PERNAH DEKAT DENGANKU..!!!, JADI BERFIKIRLAH YANG MATANG SEBELUM KAMU MENJADI SEORANG PAHLAWAN KESIANGAN,!!!... KARENA AKAN AKU PASTIKAN KALAU ITU SIA-SIA SAJA..!!!!"


Pak Ba membaca seluruh isi chat dari pak Hugell dengan penuh amarah yang ia redam sekuat tenaganya, karena ia befikir percuma saja meladeninya dengan kata-kata keras dan kasar juga karena ia sangat tahu betul karakter dan sifatnya pak Hugell yang tidak akan diam atau mengalah begitu saja, bahkan pasti ia akan bertindak lebih keras dan kejam lagi jika dilawan dengan kekerasan. Akhirnya ia menjawab chat nya :

__ADS_1


Pak Ba :


"Aku hanya mencoba membela yang lemah... yang tidak berdosa apa-apa sama kamu..!!, bukan merasa sok pahlawan seperti yang telah kamu tuduhkan itu!, jadi saya harap tolong hentikan aksi keji mu itu sebelum kamu benar-benar menyesal!!!"


Pak Hugell:


"Apaaa??!!..... menyesal...???!!!.... tidak akan ada kata MENYESAL dalam kamus hidupku,!!..... Jangankan orang lain yang samasekali tidak aku kenal, istri aku sendiri pun yang telah menjadi korban karier yang selama ini aku geluti,, aku tak menyesal sama sekali karena itu sudah menjadi takdirnya... biarlah itu aku anggap sebagai resiko pekerjaan yang aku geluti selama ini, yang sangat aku cintai dan sangat aku banggakan!!!.... jadi sekali lagi..., apapun anggapanmu tentang profesiku ini, sama sekali aku TIDAK PEDULIII....FAHAM...!!!".


Pak Ba:


"Baiklah kalau memang itu sudah menjadi keputusanmu, namun jangan salahkan aku jika suatu saat terjadi sesuatu padamu!!, aku sudah memperingatkanmu!!... jadi bersiap-siaplah karena mulai saat ini aku tidak akan tinggal diam melihat semua perbuatan keji mu itu, aku akan menolong mereka dengan seluruh kemampuan yang aku miliki dan tentunya dengan pertolongan Tuhan yang selalu menyertaiku... jadi bersiaplahhhh...!!!"


Pak Hugell:


"Haa....haa...haa..... uhuk!!..uhuk!!...uhuk!!!... (batuk..),, saya tak gentar sedikitpun dengan semua ucapanmu!!, coba saja kalau berani!!!... kerahkan semua kemampuanmu!!... saya tunggu disini!!!"


Pak Ba hanya diam dengan tatapan mata bersemu merah, ia benar-benar tidak menyangka kalau kakak seperguruannya yang dulu begitu sayang dan penuh perhatian padanya kini telah berubah menjadi seseorang yanh kejam dan tak memiliki hati, dunia hitam telah merubah sifat dan tabiat nya. Ia telah menjelma menjadi sesosok iblis berwujud manusia yang tidak memiliki hati, akibat salah pergaulan dengan para makhluk gaib yang memiliki sifat yang jelek-jeleknya saja, (karena tidak semua makhluk gaib bersifat jelak). Mungkin itu yang saat ini ada di fikiran pak Ba mengenai sosok pak Hugell sekarang.


Pak Ba:


Pak Hugell:


"T E R S E R A H...!!! aku tak takut dan tak peduli!!!. Sudah dulu, aku mau ke toilet!!. Jangan bales lagi karena aku gak akan bales, dan ingat!! aku gak bales bukannya takut padamu!, tapi karena memang aku akan matikan ponselnya. Mau di cas dulu.!"


Begitulah isi chat kedua kakak beradik seperguruan yang berbeda visi dan misi itu.


------------xxxxx--------


Disebuah pedesaan yang nampak begitu asri, nampak dua orang perempuan sedang asyik mengobrol di halaman rumah. Mereka adalah ibu Karsih dan anaknya Ayu yang saat itu nampak begitu cantik dan ceria.


"Sayang, sebentar lagi kamu akan menikah dengan lelaki tampan itu. Ibu yakin kamu akan menjadi perempuan yang paling cantik dan beruntung karena bisa menikah dengan lelaki kota yang kaya raya dan tampan pula, yang ketampanannya bisa mengalahkan semua lelaki tampan di desa ini." kata si ibu penuh semangat.


Ayu hanya mangangguk-ngangguk dengan tatapan berbinar. Ia bahagia karena sebentar lagi impiannya akan terwujud. Diam-diam hatinya telah jatuh cinta pada pak Jo pada pandangan pertama.

__ADS_1


Tiba-tiba ponsel ibu Karsih berdering, dan ternyata pak Hugell yang menelponnya...


Bu karsih :


"Halo pak, ada kabar baik kah yang membuat anda menghubungi saya di malam-malam begini, bagaimana pak, kapan saya bisa menikahkan Ayu anak saya dengan lelaki kota itu?!,, saya sudah benar-benar tidak sabar ingin menikahkan mereka dan menimang cucu yang banyak dari mereka... iiihhh pasti cucu-cucuku akan sangat lucu-lucu seperti mamah dan papahnya... iyaaa khaaaan... paaak!!!"


Pak Hugell:


"Kamu maen nyerocos saja dengan kalimat seabreg gitu, basa-basi dulu kek nanya kabar-kabar aku dulu kek... nyerocos saja, bikin nambah pusing saja?!"


Bu Karsih:


"Hehe... maaf deh... habisnya aku bahagia banget mendapat telepon dari kamyu..!, bagaimana kabar om Hugell sekarang?, bae-bae aza khaaaannn???!"


Pak Hugell:


"Sudah basi nanyanya!!!.... kabar aku sekarang lagi bete!!... kasus kamu yang sedang saya tangani ini menemui kendala, jadi kamu besok pagi datang kemari!.. saya tunggu secepatnya gak pakai lama-lama... ada yang harus di bahas secepatnya!!"


Bu Karsih:


"Iiih... kok kabarnya jelek sih paaak!!, ceritain sekarang saja pak sekarang!!..., jangan bikin saya penasaran!!"


Pak Hugell :


"Besok saja saya ceritain, sekarang kuota saya lagi sekarat!!... sudah yaa... jangan lupa besok datang!!!"


tut...tut...tut...


"Iiihhh... dasar aki-aki ompong gak ada cakep-cakepnya!!, maen tutup saja teleponnya. Gak sopan amat sih!!... tapi ada apa ya??, kok jadi gak enak hati begini??!" gumam bu Karsih dalam hati sambil pergi berlalu menuju kamarnya.


bersambung


like dan komennya yaaa...🙏🏻🙏🏻🙏🏻😘

__ADS_1


__ADS_2