Terjerat Cinta Sang Asisten

Terjerat Cinta Sang Asisten
Pheleth penarik cinta jilid 1 dan 2


__ADS_3

Perlahan Davina membuka matanya, ia melihat kesekeliling ruangan yang nampak asing baginya. Ada banyak hiasan dinding berjejer rapi di setiap dinding kamar, namun hanya ada satu yang membuat Davina pensaran dan akhirnya ia memaksakan diri untuk bangun.


Ia melihat sebuah foto jadul seukuran poscard yang ditempel disebuah pigura kayu yang bertuliskan :


My Love... My Future... My Davina Selamet Shie Anyieng.


Sontak tulisan itu membuat Davina nampak sedikit jengah, ia langsung bangkit dari tempat tidur dan hendak menuju keluar kamar. Namun tiba-tiba langkahnya terhenti manakala ia mendengar percakapan pak Ba dengan si bos dan pak Jo.


"Sempat saya bilang waktu itu, jalan satu-satunya penangkal sementara penyakit aneh yang kamu derita itu adalah dengan menikah, dan pada saat itu kamu memilih Davina sebagai calon istri kamu!" kata pak Ba yang sontak membuat Radithya dan pak Jo melonjak kaget, begitupun dengan Davina yang tidak sengaja telah menguping pembicaraan mereka.


Reaksi Selamet ketika mendengar penuturan ayahnya itu langsung menyela dengan nada tinggi yang dinaikan langsung 8 oktaf.


"Pap,.. tapi kan sekarang penyakit itu sudah bisa dikendalikan dan bisa jadi suatu saat nanti akan sembuh dengan sendirinya, jadi saya fikir tak perlu lah ia menikah cepat-cepat, apalagi harus menikah dengan Davinaku.!, jadi sudahlah gak usah repot-repot lagi ngurusi urusan penyakit anehnya itu lagi, dianya sendiri juga sudah terlihat baik-baik saja kok.!!" kata Selamet memberi asumsi namun dengan nada sinis sambil melirik kearah kedua lelaki yang menyebalkan menurutnya.


Pak Ba hanya tersenyum bijak tanpa mau menanggapi ocehan anak semata wayangnya itu, kemudian ia pamit sebentar kekamarnya entah mau apa.


Radithya dan pak Jo hanya saling pandang, dan tak lama datanglah pak Ba dengan membawa sebuah guci kecil berwarna merah tua. Selamet pun merasa heran karena ia pun baru pertama kalinya melihat benda itu selama ia menghabiskan waktu bersama dengan ayahnya.

__ADS_1


Sambil tersenyum ia pun berkata :


"Ini adalah ramuan bunga mawar merah yang disinyalir mampu menangkap energi negatif yang masuk kedalam tubuh kita. Dan kepercayaan leluhur kami dulu adalah bahwa bunga mawar yang di tanam di sekitar rumah mampu menangkal energi-energi negatif ke rumah kita dengan menyalurkannya kedalam tanah!" sesaat pak Ba menghentikan kalimatnya karena melihat Davina yang sudah bangun dari tadi datang menghampiri mereka yang sedang serius mengobrol.


"Maaf mengganggu, tapi tadi saya tidak sengaja mendengar soal energi-energi negatif. Itu maksudnya apa ya pak?!" tanya Davina langsung tanpa basa-basi saking penasarannya.


Sambil tersenyum pak Ba menjawab:


"Baiklah saya ulangi yaa, Intinya begini.. kondisi tubuh kalian sekarang ini sedang berada dalam pengawasan seseorang yang memliki maksud tertentu yang pastinya niat nya itu ke arah yang sangat merugikan kalian, bahkan tidak akan segan-segan dapat mencelakai kalian.!" sambil menoleh ke arah Radithya dan pak Jo bergantian. Sontak wajah kedua lelaki itu memucat.


Lalu ia lanjutkan lagi pembicaraannya : "Dan pengawasan orang itu dibantu para makhluk astral yang tidak bisa dicerna dengan akal manusia biasa.!, makanya kalian akhir-akhir ini banyak mengalami kejadian janggal kan?!" kembali ia menerangkan bahkan dengan nada serius seolah ingin menegaskan bahwa masalah ini tidak bisa dianggap enteng karena telah menyangkut nyawa.


"Iya memang, mereka berdua merupakan target suatu misi seseorang yang meminta bantuan kepada seorang ahli pheleth yang berkongsi dengan para makhluk ghaib didunia maya. Makanya kemarin-kemarin itu kalian merasakan hal-hal aneh dalam tubuh kalian, dan untungnya ada kamu yang bisa menolong mereka!!, ibaratnya kamu adalah bunga mawar ini yang mampu menangkal semua energi negatif yang mendekati mereka, makanya akhirnya kamu bisa kebawa-bawa dalam masalah diluar nalar ini!!" terang pa Ba sambil membuka guci kecil berwarna merah yang berada di atas meja.


Radithya, pak Jo dan Davina semakin heran dan tambah berat kepalanya memikirkan persoalan yang sulit sekali dicerna akal sehat. Saat itu mereka hanya manggut-manggut saja walau ada banyak sekali pertanyaan di kepala mereka yang tidak bisa di ungkapkan satu - persatu, jangankan mengerti, membuat pertanyaan nya saja pun mereka sulit mencari kata-katanya saking bingung dan herannya mereka dengan permasalahan ajaib yang di alaminya akhir-akhir ini.


"Dan kamu nak!" sambil melirik ke arah Radithya yang masih bengong tak berkedip.

__ADS_1


"Tubuh kamu telah di masuki sebuah ramuan pemancing cinta yang jika efek ramuan itu telah di apdet lagi oleh si dhukhun culas itu, maka efeknya akan lebih dahsyat lagi!!, dan bisa-bisa kamu tidak akan mampu meredamnya lagi!!" terang pak Ba membuat Radithya sontak berdiri saking kagetnya.


"Apa!, ramuan apa itu pak?!.... kapan saya meminumnya??, terus efeknya akan seperti apa itu pak?!, apa saya akan ma*ti... sakit atau apa gitu?!" tanya Radithya histeris dengan mimik muka ketakutan.


"Kamu tenang saja!, ayo duduk dulu nak!!, kita sekarang ini akan diskusi untuk mencari solusinya!!" kata pak Ba menenangkan Radithya yang terlihat begitu syok. Pak Jo dan Davina pun ikut menenangkan dengan reflek menepuk-nepuk punggung serta tangan bosnya pelan.


"Penyakit aneh yang diderita kamu dengan kamu itu kakak beradik alias sama. Si dhukhun itu telah menggunakan ilmu pheleth si kembar penarik cinta jilid 1 dan 2 yang memiliki tema yang sama pula, hanya saja yang membedakan adalah levelnya saja. Karena dhukhun yang mengerjai kalian itu adalah orang yang sama, jadi ilmu pheleth yang dilancarkannya pun mirip." kata pak Ba sambil melirik ke arah Radithya dan pak Jo bergantian, lalu ia pun menyeruput minumannya hanya sekedar ingin membasahi tenggorokannya yang terasa kering akibat banyak bicara.


Kini gilaran pak Jo yang pias, ia tidak menyangka bahwa dirinya pun telah menjadi salah satu target si dhukhun somplak gak ada akhlak alias dhukun culas tak berperikemanusiaan yang sembarangan saja ngerjain orang yang tidak bersalah. Itu fikir pak Jo.


"Kenapa saya juga bisa kena pheleth itu pak, memangnya saya telah meminum ramuan-ramuan aneh itu apa?!" tanya pak Jo penasaran.


Sambil tersenyum pak Ba kembali menerangkan :


"Kalau kamu caranya lain nak!, coba kamu ingat-ingat!, apa pernah kamu jalan sama perempuan?, karena salah satu cara sebuah pheleth bisa mengenai tubuh seseorang adalah dengan menggunakan salah satu dari anggota tubuh kamu, misal rambut kamu atau mungkin nama dan nama orang tua kamu serta poto kamu juga bisa, mereka dengan mudah bisa mengerjai atau me' mheleth kamu supaya kamu menjadi tergali-gali dengan si perempuan itu!, bahkan akal sehat pun tidak akan berfungsi dengan baik jika pengaruh ilmu pheleth penarik cinta tanpa batas dan waktu itu telah meracuni seluruh tubuh dan fikiranmu!!.. seumur hidup kamu akan menjadi budak cintanya kalau si perempuan itu selalu meng' apdet ' pheleth nya itu.!!" terang pak Ba yang sontak membuat pak Jo berdiri saking kagetnya, sama persis dengan reaksi bos nya ketika mendengar penjelasan pak Ba tadi.


bersambung

__ADS_1


like dan komennya yaaa... biar si akutuh cemangat nulisnya...❤❤❤🙏🏻


__ADS_2