Terlihat Miskin Padahal Sultan

Terlihat Miskin Padahal Sultan
Bab 34


__ADS_3

Saat ini Angel dan kedua orang tuanya sedang menunggu Raka di luar rumah, setelah mendengar ketegasan kedua pengawal pribadi Raka, ketiganya merasa begidik dan takut.


Apalagi patrik sendiri pernah berhadapan langsung dengan si kembar di masa lalu, dan dia kalah telak.


"Sebenarnya kemana sih kamu, aku sudah menunggu di sini seharian," gumam Angel pelan dan merasa putus asa.


"Kamu tenang, kita akan menunggunya sampai datang,." Jawab Patrik tegas.


"Kenapa menjadi serumit ini yah,.??" Tanya Angel pada Patrik.


"Ya mau bagaimana lagi,. Kamu memang bersalah dan apakah kamu siap menanggung konsekuensinya,.??" Bentak Alice yang sudah tidak bisa membendung emosinya.


Ini semua ulah anaknya dan dia harus menunggu Tuan Muda Randika selama seharian, bahkan belum makan dan minum.


"Tapi bu, aku kan.... maaf bu semua salahku.!!" Hampir saja Angel mengucapkan bahwa dia tidak bersalah, saat Angel melihat tatapan ganas Alice, dia mengurungkan niatnya dan lebih memilih meminta maaf.


"Sudah jangan bertengkar disini, jangan buat aku semakin stres,.!!!" Bentak Patrik kepada keduanya.


Setelah mendengar kemarahan Patrik, keduanya diam.


***


Disisi lain, saat ini Raka dan Mizuka sedang menikmati bakso beranak kembar 5 di pasar malam (dibuka siang hari).


"Apakah kamu bisa menghabiskan dua porsi,.??" Tanya Mizuka pada Raka, merasa seolah Raka membual akan menghabiskan dua porsi, sedangkan Mizuka menghabiskan satu saja sudah kuwalahan.


"Hahaha, pokoknya lihat aja entar.," jawab Raka sambil tertawa.


Semua orang yang melihat ini hanya menggelengkan kepala, 'ternyata orang kaya juga rakus makan,' batin penjual bakso saat tertawa kecil.


"Eh, kalau kamu masih kurang nanti boleh nambah kok,." Tambah Raka pada Mizuka.


"Apa??, bagaimana aku nambah, satu saja gak muat perutku.," jawab Mizuka seraya menggelengkan kepalanya menatap kagum pada Raka yang saat ini sedang menikmati makan bakso dengan rakusnya.


Akhirnya Raka selesai menghabiskan 2 posri besar bakso beranak. Mizuka menatap Raka dengan penuh tanda tanda tanya. 'bagaimana perutnya cukup untuk makan sebanyak itu," batin Mizuka sambil tertawa kecil.


"Kenapa kamu tertawa,.??" Sahut Raka yang melihat Mizuka tertawa.


"Ah tidak apa, kamu ternyata lucu ya.,?" Jawab Mizuka masih menutup mulutnya agar tak terlihat tertawa.


"Aku bukan pelawak, masa lucu sih..." ucap Raka seraya menggelitiki Mizuka.


"Ah, jangan, iya iya, ah ah tidak ampun, ampun. Aku nyerah oke aku nyerah hahahaha aku nyerah sayang aku nyerah..." Mizuka hanya bila tertawa terus sebelum berlari keluar seperti anak remaja.


"Stop sayang aku nyerah, geli sangat...." ucap Mizuka yang melihat bahwa Raka seperti akan mengejarnya.


"Hihihi, ternyata mudah sekali ngalahin kamu..." jawab Raka sambil terkekeh.


"Apa, ah jadi kamu sengaja bikin aku kalah,?? Tau gini aku gantian gelitiki kamu,." Jawab Mizuka sekarang dia tak mau kalah dan maju untuk gelitikin Raka,


"Ah sayang aku geli, sudahsudah iya kamu menang, kamu menang,aku kalah deh,.." ucap Raka dengan kedua tanganya memohon pada Mizuka.


"Yeeee aku menang, wlekkkk," ejek Mizuka sambil menjulurkan lidahnya saat Raka mengakui kekalahanya.


"Dasar anak muda,." Sahut pedagang bakso sambil terkekeh juga, bahkan sebagian orang juga ikut terkekeh karena tingkah kedua pasangan ini.


"Hehe maaf ya pak jadi ganggu,." Ucap Raka minta maaf pada pedagang bakso karena sedikit malu, sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


"Gapapa mas, malah jadi rame,." Jawab pedagang bakso yang masih terkekeh dan juga senang. Siapa yang tidak senang coba, Raka dan Mizuka yang naik mobil semewah itu membeli baksonya di pasar malam (dibuka siang hari).


"Yaudah pak, jadi berapa pak harga nya,.??" Tanya Raka pada pedagang bakso saat seraya mengambil dompetnya.


"49 ribu saja mas, oh iya gunakan uang pas ya, gak ada kembalian soalnya,." Jawab pedagang bakso ramah.


Raka mengeluarkan uang 100 ribu dan tidak meminta kembalian.


"Kembalianya buat bapak saja ya, itung-itung ganti rugi karena sudah bikin rusuh di sini pak hehe,." Ucap Raka sopan sebelum tersenyum dan berpamitan pergi.

__ADS_1


"Lihat mereka orang kaya sejati...." ucap seorang tamu.


"Benar juga, mereka yang tidak malu makan dimana pun asal yang makan bersih adalah orang kaya sejati.," ucap tamu lainya.


Sekarang bahkan di tempat bakso tadi semakin rame setelah banyak yang mendiskusikan bahwa seorang pasangan remaja kaya raya telah makan di tempat itu.


Hal ini terbukti sangat berpengaruh, bahkan sudah banyak gadis yang mengabadikan berfoto dengan mobil Raka bahkan ada yang mencuri foto Raka dan Mizuka setelah itu mereka unggah di sosial media. Dengan cepat banyak komentar yang tidak percaya bahwa mobil semewah itu akan pergi kepasar malam (dibuka siang hari).


"Itu pasti editan.,"


"Iya, mana mungkin seseorang yang masih sangat muda bisa punya kendaraan semewah itu, juga mana mungkin pergi ke pasar malam hahaha,"


"Palingan cuma berhenti sebentar terus pergi lagi..."


"Itu foto asli, saya saksinya... tadi sempat ingin berfoto juga, sayangnya pemilik mobil sudah datang dan langsung pergi, dia juga makan bakso di sini..."


"Iya itu asli, ini aku juga berfoto dengan pacarku..." ding!!! Sebuah foto masuk kekolom komentar di Facebook.


"Ah aku pengen berfoto dengan pemiliknya saja, tapi apakah mungkin,!!!"


"sepertinya itu anak dari Temanggung, lihat saja plat nomor nya,.


"iya, tapi siapa di temanggung yang memiliki Ferrari, sepertinya tidak ada..


"Mungkin salah satu dari penguasa Abadib Jaya Grup...


"Ah benar juga, perusahaan itu sangat berkwmbang sekarang... dan pembangunanya sangat cepat,. Apakah ada dari kalian yang pernah mendengar bahwa Villa puncak gunung sedang dalam proses pembangunan di pucuk gunung Sindoro, juga saya dengar dari ayah saya, bahwa ada sebuah tanah luas yang meliputi 3 kecamatan sekarang di gali dan akan jadi danau buatan di Kabupaten itu, gedung pencakar langit tertinggi di Dunia, juga sedang dalam proses pengerjakan....


Bahkan masih banyak lagi


"Sungguh perusahaan yang sangat besar...


Semakin rame komentar di grup Facebook, dan sudah di bagikan ke berbagai grup. Tentang seorang yang mengendarai Ferrari datang kepasar malam (dibuka siang hari). Bahkan banyak orang berdatangan dan meramekan pasar malam (dibuka siang hari), mereka banyak dari remaja yang berkeinginan bertemu dengan pedagang bakso untuk sekedar bertanya tentang bagaimana pasangan itu saat makan di sini.


Bahkan banyak yang terkejut saat mendengar cerita pedagang bakso pada mereke, karena Raka menghabiskan 2 porsi sendirian.


Gadis-gadia hanya semakin iri dan berharap bisa mengenal lelaki itu.


Risna teman Raka yang melihat ini langsung kaget


"Bukankah ini Raka??? Dia menjadi viral hanya karena ke pasar malam,." Gumamnya pada diri sendiri.


Tentu saja Risna juga mengenal gadia itu, karena pernah melihatnya saat di WAPIT.


"Siapa nak,.??" Tanya mama Risna saat mendengar suara anaknya membicarakan seseorang.


"Ah ini ma, dia Raka yang pernah bantu kita,." Jawab Risna seraya menunjukan foto Raka di medsosnya.t


"Ternyata memang temanmu itu anak yang baik dan rendah hati, terlihat dia tidak malu makan di tempat terbuka seperti itu walaupun dia kaya,." Ucap mama Risna mengagumi sosok Raka.


"Iya ma, tapi apakah Raka juga yang membantu kita mendapatkan banguan dari Abadi Jaya Grup,.?? Disini banyak yang berkomentar tentang Abadi Jaya Grup.,,"  tanya Risna pada mama nya.


"Kemungkinan itu ada, kamu kan tahu sendiri, temanmu itu sangat misterius, dia juga kaya... bahkan Widodo membungkuk padanya, sejak Widodo membungkuk padanya, tidak ada yang pernah berani berbuat seenaknya disini.." jawab mama Risna penuh terimakasih.


Risna tidak melanjutkan bicara dengan mama nya karena mama nya langsung pergi setelah bicara, mama nya pergi untuk melayani tamu lainya yang berdatangan, karena Rumah Makan ini menjadi semakin ramai.


"Hemmm, Raka terlihat semakin tampan... ah apaan sih aku ini..." gumam Risna merasa ada yang aalah dengan dirinya.


***


Di tempat lain, Dista yang melihat ini senyum-senyum sendiri. "Ternyata kamu lebih dari yang ku bayangkan,." Gumamnya pelan.


***


Di tempat lain lagi Dina juga melihat ini, tapi dia bingung.


Wanita yang saat ini bersama Raka bukan Angelica yang pernah bertemu denganya.

__ADS_1


"Apakah setelah menjadi kaya kembali kamu menjadi seorang playboy bajingan Raka,.??" Gumam Dina pelan.


Dia tidak berani berkomentar jelek ke Raka di medsos, karena pasti akan banyak yang menghujatnya.


Dan lagi jika sampai di ketahui Raka, rencananya untuk dekat kembali dengan Raka bisa kacau. Raka bisa semakin membenci nya.


***


Raka sendiri saat ini sedang dalam perjalanan langsung ke warung bakso malang. Saat Raka tiba, terlihat warung sudah sangat ramai dan sesak.


Tapi Raka tidak malu, dia mendekatkan mobilnya dan berhenti tepat di depan warung bakso.


Mizuka membuka kaca mobilnya dan membuat semua orang menatapnya.


"Jadi benar, anak remaja yang mengendarai Ferrari pernah makan disini,." Ucap salah satu gadis yang masih belum bisa percaya dengan yang di lihatnya.


"Sekarang kamu harus traktir kita semua karena perjanjianya seperti itu haha," jawab temanya yang lain. Sepertinya mereka telah taruhan setelah mendengar seorang remaja kaya makan di warung bakso sederhana, apalagi saat ini di medsos juga sudah ramai membicarakan seorang remaja kaya makan bakso dan bermain di pasar malam (dibuka siang hari).


"Tapi aku.." gadis itu sangat malu karena semua terbukti benar.


"Tenang saja, semua bakso yang kalian pesan akan ada pada saya untuk hari ini makanlah sepuasnya,." Sahut Mizuka yang telah mendengar taruhan perdebatan sekitar 6 gadis.


"Pak Aris, tolong bungkuskan dua ya, kami baru makan bakso di pasar malam jadi sudah kenyang, tapi pengen makan bakso malang nanti di rumah saja!!!," ucap Mizuka pada Pak Aris.


"Iya mbak,." Jawab Pak Aris ramah.


"Dan juga sekalian untuk semua bakso akan saya beli, tolong gratiskan untuk semua orang yang datang pada hari ini, karena saya sedang merayakan sesuatu hehe,." Ucap Mizuka lagi.


"Tolong minta rekening bapak, saya akan transfer sekarang,." lanjut Mizuka.


"Oh baiklah sebentar saya carikan nomornya dulu , karena tidak hafal,." Jawab Pak Aris seraya mencari nomor rekeningnya di ponsel.


Setelah ketemu dia memberikan rekeningnya pada Mizuka, dengan sangat cepat Mizuka mentransfer uang.


"30 juta ya Pak,. ini sudah masuk ke rekening bapak,." Ucap Mizuka ramah.


"Apa??,. Hanya itu yang keluar dari mulut semua orang. Keheningan pun terjadi.


Bahkan Pak Aris juga kaget,..


"Itu terlalu banyak mbak, ini paling hanya 700 ribu,." Ucap Pak Aris ingin menolak uang itu, tapi bagaimana caranya karena sudah di transfer langsung.


"Tidak apa pak, itu buat keluarga bapak, nanti sekalian saya akan perkenalkan anda dengan pengusaha lain di bawah perusahaan Abadi Jaya." Jawaban Mizuka sangat mengagetkan semua orang.


Terjadi keheningan karena tidak ada yang berani berbicara. Pak Aris yang bingung hanya memilih untuk menyiapkan 2 porsi bakso malang sebelum menyerahkanya pada Mizuka yang tidak turun dari mobilnya. Raka pun tidak turun karena saat ini terlalu ramai.


"Baiklah terimakasih pak, kami permisi dulu,.!!" Ucap Mizuka berpamitan.


"Saya permisi pak,." sahut Raka sambil tersenyum ramah.


Setelah itu Raka menginjak pedal gas dan meninggalkan semua orang tercengang.


"Ternyata mereka benar-benar salah satu dari orang-orang Abadi Jaya Grup."


Tidak tahu siapa yang memecahkan keheningan ini.


Pak Aris sangat berterimakasih pada Raka dan Mizuka. Kemudian dia menyiapkan semua bakso dengan gratis kepada semua orang yang datang, bahkan tidak membicarakan alasanya, hanya bicara bahwa saat ini semua bakso gratis per porsi, agar tidak habis salah satu jenis saja.


Rombongan tadi yang melongo pun hanya bisa makan bakso dengan senang karena di traktir orang kaya sejati. Di sebut kaya sejati karena mereka melihatnya sendiri Mizuka mentransfer uang sebesar 30 juta tanpa mengedipkan mata.


Semua orang membicarakan Raka dan Mizuka.


Saat semua itu terjadi, Raka sudah sampai di Kranggan Temanggung, dia berniat menjenguk temanya yang tanganya hampir di patahkan Angelica.


"Kita mampir ke RSUD Temanggung dulu ya, mau jenguk teman,.??" Pinta Raka ke Angelica.


"Iya, aku ngikut kamu saja,." Jawab Mizuka menanggapi dengan senyum dan anggukan.

__ADS_1


__ADS_2